11/04/2020
Ilham Cahaya Allah tidak akan masuk kepada hati
yang risau, hati yang di dalamnya ada kebencian,
hati yang di dalamnya tersimpan kesombongan,
hati yang berpaling dari Tuhan nya, hati yang Riya
dalam ibadahnya sehingga salah dalam sandaran jiwa. Walau Bertahun tahun ibadah, akhlak tidak
akan
pernah berubah, rasa marah keluar begitu saja
tanpa bisa di cegah, rasa gelisah selalu ada walau
lidah sudah biasa menyebut namaNya, rasa buruk
sangka dan dengki mendrong nafsu untuk selalu menyelimuti ke angkuhan diri. Mengapa ini terjadi,
bukankah shalat dapat
mencegah dari perbuatan keji dan mungkar,
bukankah dengan ber dzikir dapat mendatangkan
ketenangan jiwa, bukankah bersedekah dapat
membuat rezeki berkah, tapi hal ini malah tidak berdampak apa apa pada kehidupan ini. aku tahu
keadaan diri ini, aku tahu karena inilah
aku Nurani yg tidak pernah berbohong dan selalu
ingin berada di jalan yang benar.
Aku tahu ketika diri lalai dari Tuhanku, mereka
orang orang itu tidaklah tahu keadaan hatiku yg kadang munafiq ini, sebagaimana aku mengetahui
keadaan hatiku sendiri.
Inilah dinding penghalang antara aku dan Tuhan,
karena sesungguhnya aku masih menipu diri
sendiri dalam ketaatan yang palsu.
Allah memberikan resep obat yang sangat mujarab sehingga Dia Mau menyapaku lagi, tidak ada jalan
lain kecuali, Taubat dan kembali dengan sebenar
benarnya kepada Allah. Sehingga aku tidak
menjadi manusia yang tertipu..! Sehingga ibadahku
benar benar hanya untukNya saja, sehingga
cahaya Allah menyinari hati dan mampu berakhlak mulia, sehingga dapat melihat mendengar dan
berbicara melalui kedalaman jiwa, sehingga
enggan untuk menyakiti siapapun, enggan untuk
mengeluhkan nasib, enggan untuk menuntut
Tuhan dalam pengaduan doa doa yang hadir dari
nafsu amarahku, dan sehingga dapat membedakan mana baik dan buruk, dan dengan
cahaya Ke imanan itu maka dapat membedakan
mana yang datang dari Allah dan mana yang dari
syaitan, dan aku harus memilihnya..!
Allahβ€β€β€ππππβπππ