The Dream Team
melodi climb
Sport Climbing Enthusiast. SMAN 7 BDG, Indonesia Sport Climbing Academy(ISCA), Rumah Manjat Indonesia(RMI) & FPTI Kab.Bandung
27/08/2026
Tim nasional panjat tebing muda Indonesia sukses membawa pulang total empat medali—satu emas dan tiga perunggu—dari ajang bergengsi World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 yang berlangsung di Guiyang, China.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia di peringkat keempat dalam klasemen perolehan medali. Kejutan manis datang dari nomor boulder putra kelompok usia U-17.
Selama ini Indonesia lebih dikenal tangguh di nomor speed, namun Ardana Cikal Damarwulan berhasil mendobrak dominasi tersebut dengan mempersembahkan medali emas pertama.
Cikal meraih poin tertinggi sebesar 69,7 pada babak final, mengungguli pesaing ketatnya dari Jepang dan Korea Selatan.
Atlet yang belum genap 16 tahun ini membagikan kiat suksesselama masa persiapan kompetisi.
"Untuk beberapa minggu mendekati kompetisi ini aku kemarin ada beberapa simulasi di pelatnas dan project-project jalur, menyelesaikan jalur-jalur susah," kata Cikal.
Meski meraih emas, ia tetap rendah hati dan ingin terus berkembang.
"Ya, tentunya masih banyak sekali yang harus saya tingkatkan terutama di bagian strength dan mungkin menyelesaikan jalur slab (pemanjatan di dinding yang memiliki kemiringan negatif) atau balance," tambahnya.
Selain emas dari Cikal, Indonesia juga menambah pundi-pundi lewat tiga medali perunggu. Laksamana Krido Swarnabhumi membuka perolehan perunggu di nomor speed putra U-17 dengan catatan waktu 5,43 detik, yang juga menjadi catatan waktu pribadi terbaiknya.
Keberhasilan ini diperkuat oleh dua perunggu tambahan dari kategori speed relay yang baru pertama kali dipertandingkan.
Pasangan Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwoe mengamankan podium ketiga pada nomor speed relay putri U-17 dengan waktu 18,81 detik setelah mengalahkan wakil Korea Selatan.
Sementara itu, pasangan Amirul Rizqi Febriansyah dan Malik Baqmuhyibar juga sukses menyabet perunggu pada nomor speed relay putra U-19 setelah membukukan waktu 11,09 detik di babak final.
Langkah Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan 13 atlet muda ke China terbukti efektif dalam memberikan jam terbang internasional sekaligus mengukur peta persaingan di tingkat Asia. (RD)
22/08/2026
Medali Emas Pertama Untuk Indonesia pada disiplin boulder putra U-17 di World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 diraih oleh Ardana Cikal Damarwulan
Selamat Cikal Damarwulan 🔥🔥
tiket.com Sido Muncul AREI OUTDOOR GEAR Official Primaya Hospital Bekasi Timur
Final Speed WR Putri
ISCC 2026
#
18/08/2026
Selamat kepada para pemenang EISCC 2026
Final Speed WR Putra
ISCC 2026
16/08/2026
Lead Putri EISCC
Opening ceremonial
Eiger Indepedence
Climbing Competition
2026
Berangkat sekolah dulu bestie
Finger Battle
Click here to claim your Sponsored Listing.