Distro Badminton

Distro Badminton

Share

Ayo Dukung Terus Bulutangkis INDONESIA ! Official Fans Page Online Shop Distro Badminton. Order :0895333295492
LINE: iqbaalls

Distro Badminton merupakan tempat berkumpulnya para fans bulutangkis dari seluruh tanah air. Kami menyediakan kaos badminton untuk dipakai sehari hari dengan kualitas terbaik. Kami berkomitmen untuk memajukan badminton di tanah air ini.

Photos 23/06/2016

Presiden Nantikan Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Rio 2016

LIKE dan SHARE !!

Presiden Joko Widodo berharap kontingen olimpiade Indonesia berhasil meraih medali emas di Rio de Janeiro 2016. Hal ini disampaikan Presiden saat melepas tim olimpiade Indonesia di halaman Istana Negara, pada pagi ini, Rabu (22/6).

Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi serta Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir.

”Dari Tanah Air, saya menanti lagu Indonesia Raya berkumandang di Rio De Janeiro,” kata Presiden yang juga berharap atlet Indonesia dapat melanjutkan tradisi medali di olimpiade, setelah 27 medali berhasil dikumpulkan tim Merah-Putih.

Presiden pun meyakini bahwa atlet-atlet Indonesia memiliki semangat juang dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah sebesar olimpiade.

Para atlet juga disebutnya membawa semangat yang sama saat Indonesia untuk pertama kalinya berlaga di Olimpiade 1952 di Helsinki, Finlandia. Dituturkan Presiden, ia membayangkan semangat para atlet yang luar biasa pada olimpiade yang berlangsung 64 tahun yang lalu tersebut.

“Saya percaya, semangat yang sama juga bergelora di dada saudara-sadara tim Indonesia yang sekarang ini akan berangkat ke Rio de Janeiro," ujar Presiden yang mengenakan batik berwarna hijau.

Sementara 25 atlet Indonesia sudah dipastikan lolos ke olimpiade, jumlah ini kemungkinan masih akan bertambah. Sedikitnya enam cabang olahraga yang akan diikuti diantaranya bulutangkis, angkat besi, panahan, dayung, atletik dan sepeda.

Tim yang dipimpin oleh Raja Sapta Oktohari yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI), akan berangkat pada 27 Juli 2016 mendatang.

"Saya harap para atlet bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang tangguh, bangsa yang sanggup bersaing, bangsa yang bermental pemenang.

Tunjukkan bahwa bangsa Indonesia bisa selalu menjaga fair play, disiplin, dan tidak jumawa. Sebab, saya percaya semua warga Indonesia memiliki nilai-nilai keutamaan tersebut, hanya saja masih banyak yang terpendam," ujar Presiden dalam siaran pers Tim Komunikasi Presiden yang diterima Badmintonindonesia.org.

Photos 22/04/2016

PBSI PASTIKAN 10 WAKIL INDONESIA DI OLIMPIADE

Perhitungan poin menuju Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil baru akan diakumulasi akhir Mei mendatang. Tapi, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) pastikan akan mengirim 10 atlet ke ajang multievent terbesar di dunia yang bakal dihelat 5-21 Agustus 2016.

“Paling tidak ada 10 pemain sudah aman yang terdiri dari pemain ganda putra dan putri, dua ganda campuran dan dua pemain tunggal putra dan putri,” kata Wakil Sekjen PP PBSI, Achmad Budiarto di sela pembukaan Liga Bulu Tangkis Wartawan (LBW) 2016 di lapangan Kemenpora, Jakarta, Kamis (21/4).

Menurut dia, 10 pemain yang akan membela Indonesia di Olimpiade Brasil ini adalah pasangan Hendra Setiawan-Muhammad Ahsan, Greysia Polii-Nitya Khrishinda, Tontowi Ahmad-Lilyana Natsir, Praveen Jordan-Deby Susanto serta Tommy Sugiarto.

Khusus untuk tunggal putri hingga saat ini masih diperebutkan oleh dua pemain terbaik Indonesia saat ini yaitu Maria Febe yang saat ini berada di posisi 24 dan Linda Wenifanetri yang berada diposisi 21. Untuk kepastian siapa yang lolos bakal ditentukan berdasarkan hasil keduanya di Kejuaraan Asia.

“Poin kejuaraan ini sama dengan super series. Makanya siapa yang berprestasi bagus pada kejuaraan ini bakal mewakili Indonesia. Kita tunggu saja hingga penghitungan poin terakhir selesai,” katanya, menambahkan.

Untuk masalah target dua emas pihaknya tetap optimistis. Apalagi perkembangan atlet Indonesia terus mengalami peningkatan terutama untuk ganda putri. Dengan demikian, akan menambah peluang Indonesia untuk meraih hasil terbaik.

“Greysia-Nitya performanya terus meningkat. Kami harapkan bisa dalam kondisi puncak pada Olimpiade nanti meski masih ada beberapa pertandingan yang harus dijalani,” ucapnya, menegaskan.

Prestasi bulu tangkis Indonesia saat ini memang lagi naik turun. Bahkan, pada Olimpiade 2012 London tidak ada atlet Indonesia yang mampu menyumbangkan medali emas. Dengan kompetisi pemain yang ada diharapkan tradisi emas bisa kembali diraih. Begitu juga dengan Piala Thomas dan Uber yang akan digelar di Tiongkok pertengahan Mei mendatang.

Photos 18/04/2016

Indonesia Mendominasi Tittle SuperSeries sementara dengan 5 Gelar di susul China dan jepang yang sama 4 gelar..

Gelar Indonesia di buka oleh pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby susanto di AllEngland , berlanjut pada gelaran India SuperSeries dimna Kevin Sanjaya/Gideon Fenaldi berhasil menjadi jawara tren positif terus berlanjut pda gelaran Malaysia Open Ganda campuran no1 indonesia berhasil comeback TontowiAhmad/Liliyana Natsir mendapat 1 Gelar tambahan..

Yang terakhir Disumbang oleh GreysiaPolli/NityaMaheswari dan kembalinya sang Bronze medal Olympic Athena 2004 Sony Dwi Kuncoro ..

Ini merupakan Hal yang positif tentunya , setelah 2015 Atlet kita boleh dibilang tidak terlalu mentereng walaupun masih di selamatkan oleh AhsanHendra menggondol Juara Dunia dan SuperSeriesFinal..

Ya sekali lagi kita doakan Tren Positif ini terus berlanjut sampai Olympic nanti karena di sana Target sebernarnya wink emoticon
SuperSeries Menyisahkan Indonesia Open 30 mei dan Australia Open Juni , sebelum ke Olympic yang akan berlangsung pada Agustus mendatang

Thomas Uber pada 15 mei
Yang terdekat adalah kejuaraan Asia 26 april sebentar lagi :))

Photos 31/03/2016

Berikut adalah hasil dari India Super Series
KEEP SUPPORT BADMINTON INDONESIA !!

Result Round 2 Yonex Sunrise India Open Super Series 2016 (31/03)

XD
Riky Widianto/Richi Puspita Dili [INA] vs Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah [6][HKG]
21-19 21-15 0:31
MD
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi [7][INA] vs Takeshi Kamura/Keigo Sonoda [JPN]
10-21 21-8 21-18 0:45
MS
Viktor Axelsen [5][DEN] vs Sony Dwi Kuncoro [Q][INA]
21-18 18-21 21-16 1:00
WD
Christinna Pedersen/Kamila Rytter Juhl [2][DEN] vs Anggia Sh*tta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani [INA]
21-8 21-18 0:32
MD
Gideon Markus Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo [INA] vs Chai Biao/Hong Wei [1][CHN]
22-20 19-21 21-18 0:51
MS
Tommy Sugiarto [8][INA] vs Tanongsak Saensomboonsuk [THA]
24-22 21-19 0:46
WD
Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii [1][INA] vs Gauri Asaji/Karishma Wadkar [IND]
21-5 21-7 0:16
Source: tournamentsoftware

Photos 31/03/2016

Tommy Melenggang ke QF India SS 2016

MS : Tommy Sugiarto [8][INA] - Tanongsak Saensomboonsuk [THA] 24-22 21-19

Source : TS

Photos 24/02/2016

Kabar Gembira ALL ENGLAND Akan tayang di Kompas TV guys!!
Berikut Full drawingnya !!

LIKE dan SHARE yaa !!

Full Draw Tunggal Putra (MS) Yonex All England Open Super Series Premier 2016

Dates: 08-13 Maret 2016
Category: Super Series Premier
Venue: Barclaycard Arena, Birmingham, England

[MAIN DRAW]
[Pool Atas]

• Chen Long [1][CHN] - Q1
• Xue Song [CHN] - H. S. Prannoy [IND]
• Viktor Axelsen [6][DEN] - Q2
• Son Wan Ho [KOR] - Takuma Ueda [JPN]
• Jan O Jorgensen [3][DEN] - Hsu Jen Hao [TPE]
• Ng Ka Long Angus [HKG] - Ajay Jayaram [IND]
• Lin Dan [5][CHN] - Lee D**g Keun [KOR]
• Sho Sasaki [JPN] - Wei Nan [HKG]

[Pool Bawah]

• Q3 - Hu Yun [HKG]
• Wong Wing Ki Vincent [HKG] - Tian Houwei [8][CHN]
• Rajiv Ouseph [ENG] - Kidambi Srikanth [IND]
• Q4 - Kento Momota [4][JPN]
• Boonsak Ponsana [THA] - Marc Zwiebler [GER]
• Tommy Sugiarto [INA] - Chou Tien Chen [7][TPE]
• Hans-Kristian Vittinghus [DEN] - Wang Zhengming [CHN]
• Parupalli Kashyap [IND] - Lee Chong Wei [2][MAS]

[QUALIFICATION]

[Q1]
• B. Sai Praneeth [1][IND] - Wei Feng Chong [MAS]
• Kenta Nishimoto [JPN] - Thomas Rouxel [FRA]

[Q2]
• Brice Leverdez [4][FRA] - Tanongsak Saensomboonsuk [THA]
• Tzu Wei Wang [TPE] - Pablo Abian [ESP]

[Q3]
• R. M. V. Gurusaidutt [IND] - Vladimir Malkov [RUS]
• Sameer Verma [IND] - Ginting Anthony [3][INA]

[Q4]
• Christie Jonatan [INA] - Zulfadli Zulkiffli [MAS]
• Kenichi Tago [JPN] - Ihsan Maulana Mustofa [2][INA]
Full Draw Tunggal Putri (WS) Yonex All England Open Super Series Premier 2016

Dates: 08-13 Maret 2016
Category: Super Series Premier
Venue: Barclaycard Arena, Birmingham, England

[MAIN DRAW]
[Pool Atas]

• Carolina Marin [1][ESP] - Bae Yeon Ju [KOR]
• Karin Schnaase [GER] - Maria Febe Kusumastuti [INA]
• Ratchanok Intanon [6][THA] - Sun Yu [CHN]
• Kirsty Gilmour [SCO] - Akane Yamaguchi [JPN]
• Wang Yihan [4][CHN] - Cheung Ngan Yi [HKG]
• Pai Yu Po [TPE] - Q3
• Nozomi Okuhara [8][JPN] - Nitchaon Jindapol [THA]
• Lindaweni Fanetri [INA] - Jing Yi Tee [MAS]

[Pool Bawah]

• Q1 - Minatsu Mitani [JPN]
• Line Kjaersfeldt [DEN] - Wang Shixian [7][CHN]
• Pusarla V. Sindhu [IND] - Porntip Buranaprasertsuk [THA]
• Hsu Ya Ching [TPE] - Li Xuerui [3][CHN]
• Tai Tzu Ying [TPE] - Sayaka Sato [JPN]
• Q4 - Sung Ji Hyun [5][KOR]
• Q2 - Busanan Ongbumrungphan [THA]
• Michelle Li [CAN] - Saina Nehwal [2][IND]

[QUALIFICATION]

[Q1]
• Beiwen Zhang [1][USA] - Bye
• Chen Hsiao Huan [TPE] - Fontaine Mica Chapman [ENG]

[Q2]
• Olga Konon [3][GER] - Kate Foo Kune [MRI]
• Kati Tolmoff [EST] - Lalita Dahiya [IND]

[Q3]
• Nadia Fankhauser [SUI] - Ksenia Polikarpova [RUS]
• Lyddia Yi Yu Cheah [MAS] - He Bingjiao [4][CHN]

[Q4]
• Kristina Gavnholt [CZE] - Hadia Hosny [EGY]
• Bye - Yip Pui Yin [2][HKG]
Full Draw Ganda Putra (MD) Yonex All England Open Super Series Premier 2016

Dates: 08-13 Maret 2016
Category: Super Series Premier
Venue: Barclaycard Arena, Birmingham, England

[MAIN DRAW]
[Pool Atas]

• Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong [1][KOR] - Takeshi Kamura/Keigo Sonoda [JPN]
• Q4 - Liu Cheng/Lu Kai [CHN]
• Kim Gi Jung/Kim Sa Rang [7][KOR] - Michael Fuchs/Johannes Schoettler [GER]
• Marcus Ellis/Chris Langridge [ENG] - Chen Hung Ling/Chi-Lin Wang [TPE]
• Mathias Boe/Carsten Mogensen [4][DEN] - Q1
• Berry Angriawan/Ryan Agung Saputra [INA] - Liu Xiaolong/Qiu Zihan [CHN]
• Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding [8][DEN] - Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata [JPN]
• Q2 - Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov [RUS]

[Pool Bawah]

• Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi [INA] - Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin [TPE]
• Q3 - Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa [6][JPN]
• Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol [KOR] - Wang Yilyu/Zhang Wen [CHN]
• Gideon Markus Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo [INA] - Fu Haifeng/Zhang Nan [3][CHN]
• Bodin Issara/Nipitphon Puangpuapech [THA] - V Shem Goh/Wee Kiong Tan [MAS]
• Puavaranukroh Dechapol/Kedren Kittinupong [THA] - Chai Biao/Hong Wei [5][CHN]
• Manu Attri/B. Sumeeth Reddy [IND] - Kien Keat Koo/Boon Heong Tan [MAS]
• Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen [DEN] - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [2][INA]

[QUALIFICATION]

[Q1]
• Jhe-Huei Lee/Yang Lee [1][TPE] - Bye
• Bastian Kersaudy/Gaetan Mittelheisser [FRA] - Peter Mills/Sean Vendy [ENG]

[Q2]
• Raphael Beck/Peter Kaesbauer [4][GER] - Bye
• Christopher Coles/Adam Hall [ENG/SCO] - Vineeth Manuel/S. Sanjeeth [IND]

[Q3]
• Mark Lamsfuss/Marvin Emil Seidel [GER] - Oliver Baczala/Gregory Mairs [ENG]
• Bye - Peter Briggs/Tom Wolfenden [3][ENG]

[Q4]
• Martin Campbell/Patrick Machugh [SCO] - Matthew Nottingham/Harley Towler [ENG]
• Bye - Liao Min Chun/Tseng Min Hao [2][TPE]
Full Draw Ganda Putri (WD) Yonex All England Open Super Series Premier 2016

Dates: 08-13 Maret 2016
Category: Super Series Premier
Venue: Barclaycard Arena, Birmingham, England

[MAIN DRAW]
[Pool Atas]

• Luo Ying/Luo Yu [1][CHN] - Eom Hye Won/Kim Ha Na [KOR]
• Hsu Ya Ching/Pai Yu Po [TPE] - Chen Qingchen/Jia Yifan [CHN]
• Chang Ye Na/Lee So Hee [8][KOR] - Hsieh Pei Chen/Wu Ti Jung [TPE]
• Eefje Muskens/Selena Piek [NED] - Go Ah Ra/Yoo Hae Won [KOR]
• Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi [3][JPN] - Q2
• Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai [THA] - Johanna Goliszewski/Carla Nelte [GER]
• Tian Qing/Zhao Yunlei [5][CHN] - Ekaterina Bolotova/Evgeniya Kosetskaya [RUS]
• Q1 - Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai [THA]

[Pool Bawah]

• Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari [INA] - Isabel Herttrich/Birgit Michels [GER]
• Q4 - Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan [7][KOR]
• Anggia Sh*tta Awanda/Mahadewi Istirani Ni Ketut [INA] - Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva [BUL]
• Q3 - Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl [4][DEN]
• Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa [IND] - Samantha Barning/Iris Tabeling [NED]
• Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon [MAS] - Tang Yuanting/Yu Yang (F) [6][CHN]
• Shizuka Matsuo/Mami Naito [JPN] - Heather Olver/Lauren Smith [ENG]
• Naoko Fukuman/Kurumi Yonao [JPN] - Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii [2][INA]

[QUALIFICATION]

[Q1]
• Maiken Fruergaard/Sara Thygesen [1][DEN] - Bye
• Linda Efler/Lara Kaepplein [GER] - Bye

[Q2]
• Nadine Ashraf/Menna Eltanany [4][EGY] - Bye
• Chen Hsiao Huan/Huang Mei Ching [TPE] - Peiy Yee, Payee Lim/Peiy Zhean Lim [MAS]

[Q3]
• Jennifer Karnott/Franziska Volkmann [GER] - Jenny Moore/Victoria Williams [ENG]
• Bye - Sophie Brown/Kate Robertshaw [3][ENG]

[Q4]
• Bye - Nadia Fankhauser/Sannatasah Saniru [SUI/MAS]
• Bye - Huang Yaqiong/Tang Jinhua [2][CHN]
Full Draw Ganda Campuran (XD) Yonex All England Open Super Series Premier 2016

Dates: 08-13 Maret 2016
Category: Super Series Premier
Venue: Barclaycard Arena, Birmingham, England

[MAIN DRAW]
[Pool Atas]

• Zhang Nan/Zhao Yunlei [1][CHN] - Solgyu Choi/Eom Hye Won [KOR]
• Q2 - Bodin Issara/Savitree Amitrapai [THA]
• Xu Chen/Ma Jin [6][CHN] - Ronan Labar/Emilie Lefel [FRA]
• Niclas Nohr/Sara Thygesen [DEN] - Q1
• Liu Cheng/Bao Yixin [3][CHN] - Keigo Sonoda/Naoko Fukuman [JPN]
• Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah [HKG] - Lu Kai/Huang Yaqiong [CHN]
• Praveen Jordan/Debby Susanto [8][INA] - Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo [SIN]
• Kenta Kazuno/Ayane Kurihara [JPN] - Q4

[Pool Bawah]

• Shin Baek Cheol/Chae Yoo Jung [KOR] - Jacco Arends/Selena Piek [NED]
• Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba [POL] - Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen [5][DEN]
• Michael Fuchs/Birgit Michels [GER] - Wang Yilyu/Tang Jinhua [CHN]
• Peng Soon Chan/Liu Ying Goh [MAS] - Ko Sung Hyun/Kim Ha Na [4][KOR]
• Vitalij Durkin/Nina Vislova [RUS] - Kim Gi Jung/Shin Seung Chan [KOR]
• Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani [INA] - Chris Adcock/Gabrielle Adcock [7][ENG]
• Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja [INA] - Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan [TPE]
• Q3 - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [2][INA]

[QUALIFICATION]

[Q1]
• Lee Yong Dae/Lee So Hee [1][KOR] - Puavaranukroh Dechapol/Sapsiree Taerattanachai [THA]
• Ben Lane/Jessica Pugh [ENG] - Raphael Beck/Jennifer Karnott [GER]

[Q2]
• Yoo Yeon Seong/Chang Ye Na [3][KOR] - Matthew Nottingham/Emily Westwood [ENG]
• Oliver Baczala/Victoria Williams [ENG] - Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich [GER]

[Q3]
• Peter Kaesbauer/Franziska Volkmann [GER] - Yang Lee/Hsieh Pei Chen [TPE]
• Gregory Mairs/Jenny Moore [ENG] - Nico Ruponen/Amanda Hogstrom [4][SWE]

[Q4]
• Marvin Emil Seidel/Linda Efler [GER] - Ryan Jing Quek/Meera Sivakumaran [ENG]
• Abdelrahman Kashkal/Hadia Hosny [EGY] - Jhe-Huei Lee/Wu Ti Jung [2][TPE]

Sumber : Tournamentsoftware written by Amazing Badminton Community

Photos 24/02/2016

Bukan Karena Juara

Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Thomas Indonesia berhasil menjuarai babak kualifikasi Piala Thomas zona Asia atau juga disebut Kejuaraan Beregu Asia. Bukan lantaran trofi juara yang berhasil diangkat yang membuat bangga, melainkan karena materi pemain yang membawa Indonesia jadi juara.

Bila dibandingkan status Indonesia sebagai pemenang Piala Thomas sebanyak 13 kali, juara zona Asia yang pada edisi kali ini mendapatkan trofi hanyalah sebuah hal kecil.

Namun Indonesia menggapai gelar juara ini dengan mengandalkan banyak pemain muda di dalamnya. Pada babak final melawan juara Piala Thomas 2014, Jepang, Indonesia bahkan tidak menurunkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan juga Tommy Sugiarto.

Tim Pelatih memutuskan untuk menurunkan Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Ginting, dan Jonatan Christie di nomor tunggal, serta Angga Pratama/Ricky Karanda dan Rian Agung/Berry Anggriawan di nomor ganda.

Jepang sendiri menurunkan empat wakil yang juga merupakan bagian dari tim juara dua tahun lalu yaitu Kento Momota, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, Sho Sasaki, dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Karena itulah kemenangan ini termasuk sebuah kemenangan besar.

Dari jalannya laga, para pemain muda terlihat mampu mengatasi tekanan yang ada pada pertandingan final tersebut. Anthony yang menghadapi Sasaki, pemain yang jauh lebih berpengalaman dari dirinya, berhasil tampil tenang sepanjang laga dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Kemenangan Ginting ini jadi salah satu titik balik keberhasilan Indonesia mengalahkan Jepang. Setelah tertinggal 0-1 di pertandingan pertama, Indonesia untuk pertama kalinya unggul 2-1 di laga ini.

Jepang sendiri sudah menghitung laga tunggal kedua ini sebagai laga yang bisa mereka menangkan dan perhitungan mereka meleset berkat kegemilangan Anthony.

Meskipun Berry/Rian gagal mengamankan kemenangan Indonesia lantaran kalah dari Kamura/Sonoda, Jonatan sukses menunjukkan mental bertanding yang cukup kuat. Kalah di game pertama, Jonatan tetap tenang dan menang di dua game selanjutnya. Indonesia pun menyempurnakan tiket kualifikasi dengan status juara di tangan.

-----------------------

Jangan langsung membumbungkan harapan tinggi bahwa tim ini layak ditargetkan juara di putaran final Mei. Satu hal saja yang pasti, tim tahun ini cukup kompetitif dan bisa bersaing dengan negara kuat lainnya di Piala Thomas 2016 nanti.

Walau telah berhasil jadi juara zona Asia, bukan berarti Indonesia saat ini tim terbaik di Asia. Masih ada China yang belum menurunkan Chen Long dan Lin Dan, serta Korea yang juga tak menurunkan kekuatan terbaiknya.

Namun satu yang pasti, regenerasi Indonesia telah berada di jalurnya. Gambaran tim yang turun di partai final lawan Jepang kemarin adalah gambaran kekuatan Tim Thomas Indonesia dua tahun mendatang.

Dua tahun lagi, Indonesia bisa jadi sudah tanpa Ahsan/Hendra karena itu Angga/Ricky dan Rian/Berry harus ambil peranan, termasuk juga Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya yang tak masuk tim kali ini.

Sementara itu di sektor tunggal, Indonesia memiliki banyak nama pemain muda yang tengah merintis jalur menuju puncak dunia.

Nomor tunggal putra pelatnas saat ini dihuni oleh pemain-pemain muda. Mereka bersaing satu sama lain demi jadi yang terhebat, baik itu di Indonesia maupun dunia.

Ihsan, Ginting, Jonatan, dan sejumlah nama pemain muda lainnya di pelatnas saat ini adalah rombongan dari generasi bernama generasi harapan. Generasi yang diiringi angan-angan agar bisa mengulang kejayaan pemain-pemain tunggal putra Indonesia di dekade sebelumnya.

Usia yang hampir sama di antara para pemain muda yang dimiliki Indonesia membuat aroma persaingan sudah tercium kuat sejak hari-hari latihan. Jonatan pernah lebih unggul, Ihsan pernah lebih sering dibicarakan, namun saat ini Anthony yang sedang jadi buah bibir.

Ada harapan besar mereka bisa seperti Rudy Hartono, Liem Swie King, Taufik Hidayat, atau bahkan secara bersama-sama menjadi pemain papan atas dunia seperti tunggal putra generasi 1990-an, yaitu Alan Budikusuma, Ardy B. Wiranata, Hariyanto Arbi, Joko Supriyanto, dan Hendrawan.

Setelah Olimpiade Rio de Janeiro 2016, jalan pergantian generasi di nomor tunggal putra terbuka lebar seiring bakal gantung raketnya Lin Dan dan Lee Chong Wei.

Nama-nama pemain muda seperti Kento Momota dan Viktor Axelsen, serta Chen Long, bakal jadi musuh utama yang bakal diburu oleh pemain-pemain muda Indonesia.

Pada momen itulah, pemain-pemain muda Indonesia harus bekerja keras melesat masuk ke deretan papan atas peringkat dunia. Dan rintisan perjuangan pemain muda Indonesia untuk menembus papan atas dunia sudah dimulai sejak dua tahun belakangan dengan giatnya mereka mengikuti berbagai rangkaian seri turnamen.

Dari gambaran di atas, tahun 2018, termasuk Piala Thomas 2018, jadi tahun ideal untuk dipatok sebagai target periode emas bagi pemain-pemain muda Indonesia. Meski demikian, rakyat Indonesia pasti tak akan menolak bila mereka bisa membawa pulang Piala Thomas lebih cepat tahun in

Photos 22/01/2016

[Malaysia Masters 2016] Perjumpaan ke 10 Linda vs Sindhu

Jika di tunggal putra Indonesia tinggal diwakili oleh Tommy Sugiarto, maka di nomor tunggal putri, merah putih masih bisa berhadap melalui kiprah Lindaweni Fanetri. Peraih perunggu Kejuaraan Dunia 2015 lalu ini berhasil lolos ke perempat final Malaysia Masters 2015.

Di pertandingan yang digelar kemarin (21/1), Linda berhasil mengatasi finalis Indonesian Masters 2015 lalu, Chen Yufei. Pertarungan sendiri berlangsung sengit. Linda baru bisa meraih tiket perempat finalnya setelah dipaksa bertarung selama 42 menit dengan skor akhir 21-18 dan 21-15.

Linda sendiri sudah dinanti pebulutangkis India, Shindu Pusarla Venkata. Unggulan tiga itu terlebih dahulu memastikan diri untuk berlaga di perempat final setelah dipaksa bertarung tiga game oleh pebulutangkis Jepang, Kaori Imabeppu dengan 21-13, 13-21 dan 21-14.

Perjumpaan antara Linda melawan Shindu di perempat final hari ini (22/1) di Penang, Malaysia akan menjadi perjumpaa ke 10 mereka. Catatan Linda atas Sindhu memang kurang begitu baik, ia baru bisa memenangkan dua dari sembilan kali pertemuan mereka.

Linda sukses mencatat kemenangan atas Sindhu terakhir di tahun 2013 silam, kala itu di penyisihan grup A piala Sudirman, Linda yang dipercaya untuk mengemban tugas di nomor tunggal putri sukses mengalahkan Sindhu dengan 21-15 dan 21-10.

Kemenangan pertama Linda atas Sindhu bahkan terjadi di tahun 2012 silam, Linda berhasil menang 21-15, 18-21 dan 21-18 atas unggulan dua India Grand Prix Gold 2012 itu.

Linda masih belum bisa berbicara banyak atas Sindhu di lima pertemuan terakhirnya. Dimana Linda selalu dipaksa menyerah baik dalam dua maupun tiga game. Perjumpaan mereka terjadi di tahun 2015 lalu di babak kedua Macau Open 2015. Kala itu, Linda harus mengakui keunggulan Sindhu dengan 17-21 dan 18-21.

Melajunya Linda ke babak perempat final gagal diikuti oleh pebulutangkis putri PB Djarum, Maria Febe Kusumastuti. Menghadapi unggulan tujuh asal Jepang, Yui Hashimoto, Febe terhenti dengan 13-21 dan 7-21. Sementara Hana Ramadhini pun masih belum bisa mengatasi unggulan teratas, Sung Ji Hyun dari Korea. Hana harus angkat koper dari Penang dengan 17-21 dan 7-21.

Photos 07/01/2016

Nemu meme ini !
Mau dikemanain hukum di negara ini !!

LIKE & Share!!

Photos 07/01/2016

Selamat siang guys biar kamu semangat kerjanya !!
😝

Photos 03/01/2016

Minngu pagi ada baiknya manfaatin buat olahraga

Yuk olahraga bareng aku !

Photos 02/01/2016

Bener banget

Like and Share !!

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Bogor?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Bogor
16820

Opening Hours

Monday 08:00 - 21:00
Tuesday 08:00 - 21:00
Wednesday 08:00 - 21:00
Thursday 08:00 - 21:00
Friday 08:00 - 21:00
Saturday 08:00 - 21:00
Sunday 08:00 - 21:00