Info sepak Bola Indonesia

Info sepak Bola Indonesia

Share

info sepak bola

23/12/2024

Keluar atau Sekadar Mengeluh

Setiap kali Timnas gagal di Piala AFF, cerita ini selalu berulang. Kekalahan demi kekalahan terasa seperti babak baru dari sinetron yang tak ada ujungnya. Kali ini, Filipina jadi antagonis utama, dibantu wasit yang konon lebih layak memimpin festival drama ketimbang pertandingan sepak bola. Skor 0-1. Indonesia tersingkir. Seperti biasa, desakan untuk keluar dari AFF menggema lagi, lantang dan penuh amarah.

“Keluar saja dari AFF! Apa gunanya ikut kalau selalu dicurangi?” seru netizen. Desakan itu menyeruak, seperti api kecil yang disiram bensin. Dalihnya sederhana, turnamen ini cuma buang waktu, energi, dan perasaan. Toh, AFF bukan agenda resmi FIFA. Apa untungnya? Bukankah lebih baik fokus ke turnamen yang lebih bergengsi?

Bayangkan, Wak! Jika Indonesia benar-benar keluar. Apa yang terjadi? Mungkin kita bisa mulai bermimpi melawan Jepang atau Korea Selatan. Lawan yang lebih kuat, lebih kejam, dan jauh lebih siap menggilas Timnas kita. Di atas kertas, itu mungkin terlihat heroik. Tapi apa jadinya jika kita kalah 0-10? Atau lebih parah, jika pertandingan selesai sebelum Timnas sempat mencetak peluang? Apakah kita siap?

Namun, tetap saja, keluar dari AFF selalu terdengar seperti keputusan berani. Tidak ada lagi drama dicurangi wasit. Tidak ada lagi “pertandingan penuh darah” melawan Thailand atau Vietnam yang kerap diwarnai kartu kuning dan keributan di lapangan. Tidak ada lagi alasan untuk kecewa berlebihan karena kalah di turnamen yang dianggap tidak penting.

Tapi, apakah benar sesederhana itu? Keluar dari AFF artinya kita kehilangan panggung. Panggung untuk belajar, meski dari kekalahan. Panggung untuk para pemain muda, meski diwarnai caci maki. Panggung untuk membuktikan bahwa kita mampu, meski lebih sering gagal.

Piala AFF, s**a atau tidak, adalah cermin kita. Cermin yang selalu menunjukkan kelemahan. Dari lini pertahanan yang sering lupa pulang, hingga lini serang yang lebih sibuk mencari alasan daripada gol. Keluar dari AFF hanya akan memecahkan cermin itu, tanpa pernah benar-benar menyelesaikan masalah.

Ketua PSSI, Erick Thohir, berjanji akan melakukan evaluasi besar-besaran. Janji yang terdengar akrab, karena ini bukan pertama kalinya diucapkan. Evaluasi yang katanya akan menyentuh segala aspek. Dari pemain, pelatih, hingga strategi. Tapi mari kita jujur. Evaluasi ini sering kali tak lebih dari sekadar pidato panjang di depan kamera. Ketika sorotan meredup, janji-janji itu pun ikut pudar.

Lantas, apa yang harus kita lakukan? Keluar dari AFF? Tetap bertahan dan berharap? Atau, mungkin, berhenti mengeluh dan mulai benar-benar bekerja?

Drama ini akan terus berlanjut, selama kita tidak mau berubah. AFF, FIFA, atau apapun namanya, hanya panggung. Dan Timnas Indonesia, sayangnya, masih sibuk menjadi pemain figuran di atasnya.

Keluar dari AFF bukanlah solusi jika kita hanya ingin lari dari kenyataan. Karena masalah sesungguhnya bukan pada turnamennya, tapi pada diri kita sendiri.

21/12/2024

Hasil Indonesia Vs Filipina: Kalah 0-1, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF

Timnas Indonesia menyerah 0-1 dari Filipina dalam matchday terakhir fase Grup B Piala AFF atau ASEAN Championship 2024. Hasil ini membuat perjuangan Skuad Garuda gagal lolos ke semifinal.
Indonesia Vs Filipina tersaji Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024). Indonesia kalah dramatis dari Filipina.

21/12/2024

Striker Timnas Indonesia, Hokky Caraka, memberikan jaminan bahwa tim telah siap menghadapi laga krusial melawan Filipina dalam lanjutan Piala AFF 2024..

"Kami sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Semua pemain memiliki semangat yang sama untuk membawa Timnas Indonesia melaju ke babak berikutnya. Tolong dukung kami semua besok," ujar Hokky dengan penuh keyakinan dalam sesi wawancara.
"Setelah imbang melawan Vietnam dan kebobolan di menit akhir, kami tidak menyerah. Malahan, semangat tim semakin tinggi. Kami yakin besok bisa menunjukkan performa terbaik," jelas Hokky.

Semangat Hokky dan skuad Garuda!

20/12/2024

Ketua umum PSSI, Erick Thohir memastikan lokasi pertandingan Timnas Indonesia kontra Timnas Bahrain tidak akan berpindah dari Stadion Utama Gelora B**g Karno.

19/12/2024

Tantangan selanjutnya der!!
⚽🔥 Jangan lewatkan laga seru ASEAN MITSUBISHI ELECTRIC CUP 2024!
🇵🇭 filipina vs Indonesia🇮🇩
Sabtu, 21 Desember 2024, pukul 19.00 WIB! 💥

18/12/2024

📊 | 𝐊𝐋𝐀𝐒𝐄𝐌𝐄𝐍
Klasemen sementara indonesia ada di peringkat ke 2 pertandingan terakhir indonesia harus memenangkan 3 poin atau imbang saat melawan Filipina utuk lolos ke pase berikut nya

17/12/2024


FT : Singapura 2 - 4 Thailand

Sempat tertinggal 2-0, Thailand berhasil COMEBACK di menit akhir babak kedua. 👏🤩

17/12/2024

Pengamat sepak bola asal Vietnam, Phan Anh Tu, menilai kekuatan timnas Indonesia hanya tim biasa tanpa pemain naturalisasi.

Seperti yang diketahui, tak sedikit yang menjagokan timnas Indonesia sebagai kandidat terkuat juara ASEAN Cup 2024.

Hal tersebut tak terlepas dari adanya sosok Shin Tae-yong.

Namun, jalan timnas Indonesia di babak fase Grup B kurang berjalan lancar sejauh ini.

Timnas Indonesia harus bersusah payah mengalahkan Myanmar (1-0) pada laga perdana.

Skuad Garuda lalu ditahan Laos pada laga kedua.

Hasil ini tentu cukup memalukkan.

Pasalnya, timnas Indonesia dan Laos terpaut jauh di rangking FIFA.

Timnas Indonesia kini bertengger diurutan ke-125.

Di sisi lain, timnas Laos tercecer diurutan ke-186.

Belum lagi, Laos juga baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Vietnam pada laga sebelumnya.

Atas dua hasil tersebut, Phan Anh Tu menilai keliru telah memberikan penilain tinggi terhadap timnas Indonesia.

Menurutnya, timnas Indonesia hanya tim biasa tanpa pemain naturalisasi.

"Melalui dua laga terakhir tim-tim sudah menunjukkan diri dengan jelas."

"Kami menilai timnas Indonesia terlalu tinggi."

"Mereka tidak punya apa-apa lagi, mereka tidak punya banyak pemain naturalisasi (hanya satu)."

"Para pemain muda Indonesia yang bermain seperti ini adalah sudah baik untuk mereka, tidak lebih," kata Phan Anh Tu, dilansir BolaSport.com dari Soha.

Sementara itu, timnas Indonesia akan ketemu Vietnam pada laga selanjutnya.

Duel tersebut rencananya digelar di Stadion Viet Tri, Vietnam, 15 Desember 2024.

Ini merupakan matchday ketiga Grup B ASEAN Cup 2024.

Shin Tae-yong wajib mengalahkan Vietnam guna memperbesar peluang lolos ke semifinal.

Timnas Indonesia sementara menempati peringkat pertama dengan raihan 4 poin.

Vietnam menempel ketat diurutan kedua dengan 3 poin.

Vietnam memiliki keunggulan karena mempunyai satu laga lebih sedikit ketimbang skuad Garuda.

15/12/2024

Klasemen Grup B Piala AFF 2024: Dihantam Vietnam 1-0, Timnas Indonesia Turun Peringkat

Dua pertandingan lanjutan Grup B Piala AFF 2024 telah rampung digelar, Minggu (15/12/2024). Hasilnya, Timnas Indonesia turun satu peringkat.

Laga lanjutan Grup B Piala AFF 2024 ditandai dengan hasil imbang 1-1 Laos vs Filipina di New Laos National Stadium. Pada pertandingan ini tuan rumah lebih dulu unggul melalui gol bunuh diri Baldisimo pada menit 34.

Namun keunggulan itu tak mampu dipertahankan setelah Reyes mencetak gol penyeimbang di menit 77. Hasil imbang ini membuat Laos berada di peringkat keempat dengan nilai dua poin.
Sementara Filipina menempati peringkat ketiga dengan nilai dua poin. Di pertandingan lainnya, Timnas Indonesia gagal mencuri poin setelah kalah 0-1 dari Vietnam.

Gol semata wayang Vietnam dicetak Nguyen Quang Hai di menit 77 setelah tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Cahya Supriadi. Kekalahan ini membuat posisi Timnas Indonesia turun ke peringkat kedua. Sementara Vietnam naik ke peringkat pertama dengan nilai enam poin.

15/12/2024

Hasil Timnas Indonesia melawan Vietnam pada pertandingan babak penyisihan Grup B Piala AFF 2024 yang berlangsung di Stadion Viet Tri, Minggu, 15 Desember 2024, berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Pertandingan berjalan ketat. Barisan pertahanan Indonesia tampil solid sehingga mampu menahan gempuran serangan yang dilancarkan The Golden Warriors di sepanjang babak pertama. Kedudukan 0-0 bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, Indonesia memiliki beberapa peluang melalui serangan balik yang dilakukan. Akan tetapi, tim asuhan Shin Tae-yong tak mampu mencetak gol.
Dengan kemenangan ini, Vietnam naik ke puncak klasemen Grup B dengan enam poin dari dua laga, menggeser Indonesia di urutan kedua dengan empat poin dari tiga pertandingan. Posisi ketiga ditempati Filipina dengan dua poin dari dua laga. Di urutan keempat dihuni Laos dengan dua poin dari tiga pertandingan. Posisi juru kunci diduduki Myanmar dengan satu poin dari dua pertandingan.

Shin Tae-yong Bakal Pimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Pakai Pemain Timnas U-23?
Sebelumnya, The Golden Warriors menang 4-1 di kandang Laos pada pertandingan pertama. Sementara, Indonesia mengawali turnamen level Asia Tenggara ini dengan menang 1-0 atas tuan rumah Myanmar, lalu bermain imbang melawan Laos 3-3 di kandang pada Kamis.

Setelah pertandingan ini, Indonesia akan menjamu Filipina pada laga terakhir penyisihan grup di Stadion Manahan Solo, Sabtu, 21 Desember nanti. Sementara, Vietnam masih memiliki dua pertandingan, yakni menghadapi Filipina dalam laga tandang pada Rabu, 18 Desember, dan menjamu Myanmar pada Sabtu, 21 Desember.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Pemain Vietnam Van Vi Nguyen mengawali pertandingan ini dengan melakukan tendangan dari luar kotak setelah mendapatkan umpan dari Quang Hai Nguyen pada menit ketiga. Namun, bola sepakannya bisa diblok.

Pada menit ke-12, Vietnam kembali memiliki peluang mencetak gol melalui sundulan kepala Tien Linh Nguyen yang berdiri di kotak penalti, setelah menerima umpan dari Tan Tai Ho. Tetapi bolanya masih melenceng.

Berikutnya, para pemain Vietnam memiliki sejumlah peluang. Namun, mereka masih belum mampu mencetak gol meski mendominasi penguasaan bola hingga lebih dari 70 persen.

Di satu sisi, barisan pertahanan skuad Garuda mampu meredam gempuran serangan Vietnam. Kadek Arel dan rekan-rekannya di barisan belakang mampu tampil solid. Kiper Cahya Supriadi juga bermain apik dengan beberapa kali mampu menghalau bola yang mengarah ke gawangnya. Skor imbang tanpa gol menjadi akhir babak pertama.

Pada pertandingan babak pertama ini, Rafael Struick masuk dari bangku cadangan pada menit ke-40 menggantikan Rivaldo Pakpahan yang mengalami cedera.

Babak Kedua

Setelah jeda turun minum, pelatih Shin Tae-yong memasukkan penyerang Victor Dethan untuk menggantikan Hokky Caraka. Selain itu, Pratama Arhan juga dimasukkan sebagai pengganti Mikael Tata di awal babak kedua.

Masuknya Victor dan Arhan memberikan dampak terhadap intensitas serangan Indonesia. Pergerakan Victor saat skuad Garuda menyerang cukup merepotkan pemain belakang Vietnam. Arhan melalui lemparan ke dalam yang dilakukannya juga mampu menciptakan peluang.

Ketika Indonesia mulai meningkatkan intensitas serangan dan mampu menciptakan beberapa peluang melalui skema serangan balik, gawang Cahya Supriadi kebobolan pada menit ke-77. Penyerang Vietnam Nguyen Quang Hai berhasil menaklukkan hadangan pemain belakang skuad Garuda sebelum melakukan tembakan keras ke gawang.

Tak lama setelah kebobolan, penyerang muda Ronaldo Kwateh dimasukkan. Dia menggantikan Rayhan Hannan pada menit ke-80.

Setelah mencetak gol, Vietnam semakin nyaman membangun serangan. Beberapa peluang kembali bisa diciptakan Nguyen Quang Hai dan rekan-rekannya. Namun, tidak ada gol tambahan yang terjadi. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir.

15/12/2024

Jadwal sepak bola Timnas Indonesia !!! saksikan aksi keren para pemain timnas Indonesia di Asean Mitsubishi Electric cup 2024/2025 Saksikan pertandingan sampai final selesai!!!

📅 Vietnam vs Indonesia
Minggu, 15 Desember 2024
Kick Off 20:00 WIB

dukung terus timnas Indonesia...!!!

Piala AFF/Asean Mitsubishi Electric cup 2024/2025

13/12/2024

Ketua Umum PSSI menjelaskan keinginannya terhadap Timnas Indonesia yang akan bertandang ke Vietnam pada Minggu (15/12/2024) pada ASEAN Championship 2024. Dia menginginkan permainan yang lebih baik dibanding saat imbang melawan Laos.
Erick mengungkapkan ketidakpuasannya atas performa Pas**an Garuda saat ditahan oleh Laos. Timnas harus berjibaku dan kesulitan kala harus bermain imbang 3-3 melawan tim peringkat 186 FIFA itu.

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Cianjur Regency?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address

Cianjur Regency
43275

Opening Hours

Monday 09:00 - 20:00
Tuesday 07:00 - 22:00
Wednesday 07:00 - 22:00
Thursday 07:00 - 22:00
Friday 06:00 - 20:00
Saturday 07:00 - 20:00