Jabar Explorer

Jabar Explorer

Share

membahas segala sesuatu di jawa barat

Vibes di Kampung Halaman Singaparna Tasikmalaya 10/12/2022

Suasana Pagi di Tasikmalaya
Hijau asri dan bikin adem

Vibes di Kampung Halaman Singaparna Tasikmalaya balik kampung dulu buat ngerecovery mental dan fisik..Suasana di kampung emang sangat cocok untuk melepas penat, pikiran stress kepala berkabut brasa rontok ...

25/07/2021

Presiden jokowi mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 mulai 26 juli sampai 2 agustus 2021. Hal tsb di sampaikan melalui saluran youtube sekertarian presiden dari istana negara pada hari minggu tanggal 25 juli 2021.
Menurut pak presiden, perpanjangan tersebut dilakukan dengan sejumlah penyesuaian., diantaranya kegiatan ekonomi masyarakat diizinkan beroprasi dg protokok kesehatan yang ketat.


Sholawat Jibril Membuka Pintu Pintu Rizki 12/04/2021

Bissmilaah...
Sholawat jibril mendatangkan Rizki dari segala arah..
Keutamaan dan tatacara ada di deskripsi ya

😊😊

Sholawat Jibril Membuka Pintu Pintu Rizki πŒπ€ππ…π€π€π“ π’π‡πŽπ‹π€π–π€π“ π‰πˆππ‘πˆπ‹βœ“ Sholawat Jibril ini untuk memperoleh salam dan sambutan dari para malaikat saat ajal menjelang, dengan cara mi...

08/04/2021

Seperti telah diketahui Urang Sunda bahwa Raja terasmhur dan yang sangat kita hormati adalah Prabu Siliwangi. Meskipun sosoknya masih menjadi perdebatan para ahli mengenai Raja yang tepat menyandang gelar "Siliwangi" adalah yang mana? Karena di Kerajaan Sunda-Galuh-Pajajaran terdapat 40 Raja.

Menagapa kita kesulitan menentukan sosok Prabu Siliwangi? Siliwangi adalah sebuah nama julukan rakyat sunda pada saat itu kepada sang raja yang memerintah dengan adil dan bijaksana. Hal ini tercantum dalam naskah wangsakerta : β€œKawalya ta wwang sunda lawan ika wwang carbon mwang sakweh ira wwang jawa kulwan anyebuta prabhu siliwangi raja pajajaran. Dadyeka dudu ngaran swaraga nira”

Nama Siliwangi juga tercantum dalam kropak 306 fragmen carita parahyangan. Juga tertulis dalam naskah sanghyang siksa kandang karesian yang ditulis pada 1518 (KF.Holle 1867 : 457). οΏΌ

Untuk itu, secara umum dalam Naskah ini memfokuskan bahasan bahwa yang dimaksud Prabu Siliwangi adalah Sri Jayadewata atau Sri Baduga Maharaja yang berkuasa di Pakuan Pajajaran. Sosok Gusti Prabu yang memerintah Kerajaan Sunda Galuh selama 39 tahun (1482-1521)

Youtube :
https://youtube.com/channel/UCRZ1GYdpZgRoMuhz5NtBVTQ







07/04/2021

-Pengertian Mojang Priangan/ParaHyangan dan makna nya-

Mojang merupakan sebutan bagi seorang gadis di daerah Jawa Barat. Mojang memiliki ciri khas yang digambarkan dalam lagu Mojang Priangan. Priangan merupakan sebutan bagi Jawa Barat di zaman dahulu. Mojang disana digambarkan sebagai seorang gadis yang tidak hanya cantik secara fisik, tetapi juga secara rohaninya. Mojang yang ramah, baik hati, cantik, sederhana, dan memiliki innerbeauty. Di Jawa Barat ada pemilihan Mojang Jajaka, yaitu duta wisata Jawa Barat sekaligus icon dari Jawa Barat. Mojang pertama kali dikonsep oleh sanggar Tiara Kusumah dengan pakaian adat Jawa Barat, menggunakan sinjang dan bagian depannya menggunakan lamban serta memakai selop. selain pakaian khas, Mojang juga menggunakan sanggul mojang dengan disisipkan bunga melati di atas sanggul. Tak lupa aksesoris mojang berupa anting, kalung dan bros.

Youtube :
https://youtube.com/channel/UCRZ1GYdpZgRoMuhz5NtBVTQ

Mengenal Suku Baduy 07/04/2021

Yang mesti kalian tau tentang suku baduy...
Yuk simak videonya 😊😊

Mengenal Suku Baduy Urang Kanekes, Orang Kanekes atau Orang Baduy/Badui merupakan kelompok etnis masyarakat adat suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Pop**asi mereka ...

07/04/2021

-Tandatangan Prabu Siliwangi dan Sunda Kalapa (Jakarta) Sebelum Keruntuhannya. (Prasasti "Padrao" dan Surat Perjanjian kerjasama Sunda -Portugis)

Pada tanggal 21 Agustus 1522 dibuatlah suatu perjanjian yang menyebutkan bahwa orang Portugis akan membuat loji (perkantoran dan perumahan yang dilengkapi benteng) di Sunda Kalapa, sedangkan Sunda Kalapa akan menerima barang-barang yang diperlukan. Raja Sunda akan memberikan kepada orang-orang Portugis 1.000 keranjang lada tiap tahun untuk ditukarkan dengan muatan sebanyak dua "costumodos" (kurang lebih 351 kuintal) sebagai tanda persahabatan.

Sebuah batu peringatan atau padraΓ΅ dibuat untuk memperingati peristiwa itu. Padrao dimaksud disebut sebagai layang salaka domas dalam cerita rakyat Sunda Mundinglaya Dikusumah. PadraΓ΅ itu ditemukan kembali pada tahun 1918 di sudut Prinsenstraat (Jalan Cengkeh) dan Groenestraat (Jalan Nelayan Timur) di Jakarta.

Tome Pires yang menyusuri pesisir utara Pulau Jawa pada tahun 1513 telah singgah di enam kota pelabuhan di wilayah Kerajaan Sunda, yaitu Banten, Pontang, Cikande, Tangerang, Kalapa dan Cimanuk. Beliau singgah p**a di kota pelabuhan Cirebon. (Cortesao 1944: 167-173). Kerajaan Sunda telah dijelaskan Tome Pires (Cortesao Ibid: 166): First the king of Γ‡unda with his great city of Dayo, the towns and lands and port of Bantam, the port of Pontang (Pomdam), the port of Cheguide, the port of Tamgaram, the port of Calapa, the port of Chi Manuk (Chemano); this is Sunda, because the river of Chi Manuk is the limit of both kingdoms.

Joao de Barros, orang Portugis lain yang pada tahun 1516 mencatat tentang Kerajaan Sunda telah menerangkan bahwa pedalaman Sunda lebih bergunung-gunung daripada wilayah pedalaman Jawa. Negeri ini sangat kaya dengan bermacam-macam makanan. Penduduknya tidak s**a perang, dan hidup mereka mengutamakan penyembahan dewa. Namun, dari seluruh kerajaan dapat dikerahkan sebanyak 100.000 orang tentera (Djajadiningrat 1983:83-84). Ternyata maklumat itu sejalan dengan keadaan alam Tatar Sunda masa sekarang.

Sumber : Wiki, Historiana & Heukeun 2007.
Cek youtube :
https://youtube.com/channel/UCRZ1GYdpZgRoMuhz5NtBVTQ

06/04/2021

Mengenal suku baduy

Suku Baduy:

Suku Baduy Share your videos with friends, family, and the world

06/04/2021

Salah satu naskah sastra Sunda kuna, bahkan bisa dibilang salah satu naskah yang terpenting di Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Mendapatkan tempat paling Istimewa karena naskah ini seperti Ensiklopedi Geografi p**au Jawa. Naskah ini dibuat pada abad 15. Di dalam naskah ini disebutkan ada 450 nama tempat yang ia singgahi, termasuk diantaranya 90 nama gunung dan 50 nama sungai terbentang dari Sunda bagian barat (Pakuan) hingga p**au Bali. Dimana sebagian-sebagian nama geografis tersebut masih dikenal hingga kini dan ada sebagian yang hilang atau sudah berubah nama. Menurut A. Teeuw kritikus sastra asal Belanda, naskah Bujangga Manik sama seperti naskah Sunda lainnya, bersifat otentik tidak disalin dan hanya satu-satunya di dunia ( Codex Uniqus). Sayangnya hingga kini naskah Sunda kuno ini tersimpan di perpustakaan di Bodleian, Oxford, Inggris. Naskah ini diteliti oleh seorang peneliti asal Belanda, Jacobus Noorduyn dan sebagian naskah sudah ada yang rusak tidak bisa terbaca dan belum semua selesai diterjemahkan. Naskah ini diangkut oleh seorang Inggris bernama Richard Thomas yang memboyong dua naskah ke Inggris sejak 1627, kemudian Naskah Kuna Bujangga Manik baru ditemukan 340 Tahun Kemudian. Dari 1.641 baris syair di naskah Bujangga Manik, tak satupun memuat kata-kata atau bahasa yang mengindikasikan pengaruh Arab atau Islam. Semuanya bahasa Sunda, Ketiadaan unsur bahasa Arab itu memberikan petunjuk naskah ditulis pada masa pra-Islam di P.Jawa. Tokoh dalam naskah ini adalah Bujangga Manik atau Ameng Layeran alias Prabu Jaya Pakuan, seorang bangsawan Kerajaan Sunda.

Sumber : Berbagai sumber.

CEk YOUTUBE πŸ‘‡πŸ‘‡
https://youtube.com/channel/UCRZ1GYdpZgRoMuhz5NtBVTQ

06/04/2021

Pura Parahyangan Agung Jagatkarta ("alam dewata suci sempurna") atau sering disebut hanya Pura Jagatkarta adalah pura agama Hindu Nusantara yang terletak di Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Setelah dibangun, Pura Jagatkarta adalah pura terbesar di Jawa Barat dan terbesar ke-2 di Indonesia setelah Pura Besakih di Bali, dianggap sebagai tempat persemayaman dan pemujaan terhadap Prabu Siliwangi dan para hyang (leluhur) dari Pakuan Pajajaran yang pernah berdiri di wilayah Parahyangan.
Pura Jagatkarta terletak di kaki Gunung Salak, di Ciapus, Kecamatan Tamansari di Kabupaten Bogor. Pura Jagatkarta dibangun di lokasi unik di Gunung Salak karena konon Pakuan Pajajaran Sunda pernah berdiri di lokasi tersebut. Pakuan Pajajaran adalah wilayah ibukota Kerajaan Sunda Galuh, Kerajaan terakhir di Nusantara (bersama Majapahit) yang mengalami masa keemasannya di bawah pemerintahan Prabu Siliwangi, sebelum ditaklukkan oleh Musuh pada abad ke-16. mana Prabu Siliwangi mencapai moksabersama para prajuritnya, sehingga sebelum dibangun, sebuah Candi dengan patung macan berwarna putih dan hitam (lambang Prabu Siliwangi) didirikan sebagai penghormatan terhadap Kerajaan Pajajaran, Kerajaan Hindu terakhir di tanah Parahyangan. Sebagian peninggalan Pajajaran kini tersimpan di Museum Nasional Indonesia di Jakarta. Jejak kaki Prabu Siliwangi tercetak pada sebuah batu yang lalu dikenal sebagai Prasasti Ciaruteun.

πŸ‘‰ Kekhawatiran suku baduy :
https://youtu.be/ouUW0niUbh8

πŸ‘‰ Keindahan tanah parahyangan
https://youtu.be/jlh3YV99m00

Sumber : wikipedia
Youtube : https://youtube.com/channel/UCRZ1GYdpZgRoMuhz5NtBVTQ

Sumedang tempo doeloe 05/04/2021

Sumedang tempo doeloe beda banget ya, dengan zaman sekarang....

Sumedang tempo doeloe Kabupaten Sumedang adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah kecamatan Sumedang Utara, Sumedang,[4] sekitar 45 km Timur L...

04/04/2021

Menurut sumber turun-temurun, mahkota ini dibuat atas prakarsa Sanghyang Bunisora Suradipati, raja Galuh (1357-1371). Mahkota ini digunakan oleh raja-raja Sunda selanjutnya dalam upacara pelantikan raja baru dan menjadi benda pusaka kerajaan hingga kerajaan Sunda runtuh. .

Pada waktu ibukota kerajaan Sunda di Pakuan Pajajaran diserbu oleh pas**an Banten (1579), mahkota ini berhasil diselamatkan oleh para pembesar kerajaan Sunda yang berhasil meloloskan diri, yaitu: Sayang Hawu, TΓ©rong PΓ©ot, dan Kondang Hapa. Mahkota ini dibawa ke Sumedanglarang dan diserahkan kepada Prabu Geusan Ulun dengan harapan dapat menggantikan dan melanjutkan keberadaan dan kejayaan kerajaan Sunda. Sejak itu mahkota ini menjadi benda pusaka para raja Sumedanglarang dan kemudian para bupati Sumedang. .

Sejak pemerintahan Bupati Pangeran Suria Kusumah Adinata atau Pangeran Sugih (1937-1946) mahkota tersebut dipakai untuk hiasan kepala pengantin keluarga bupati Sumedang. MAHKOTA Binokasih dan Siger Emas menjadi daya tarik pengunjung yang datang ke Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang. Mahkota yang mempunyai nama lengkap Makuta Binokasih Sanghyang Pake ini merupakan salah satu simbol dan peninggalan Kerajaan Pajajaran (Sunda). Hingga kini, mahkota tersebut masuk dalam Pusaka Leluhur Sumedang dan menjadi peninggalan Prabu Geusan Ulun 1578 - 1601. .

Mahkota ini disimpan di gedung pusaka kompleks Museum Prabu Geusan Ulun. Tersimpan dalam lemari kaca segi delapan dengan pengamanan super ekstra. Ini dilakukan, karena mahkota tersebut merupakan mahkota asli raja Pajajaran akhir sebelum runtag atau runtuh. .

Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Sumedang_Larang?wprov=sfla1

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Bandung
40161