23/01/2019
Intisari-Online.com - Ada delapan jenis cerdasan menurut Howard Gardner. Linguistik, matematik, visual-spasial, musik, interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan kinestesik.
Dari sekian jenis itu, kecerdasan kinestesik mungkin yang terdengar asing.
(Baca juga: Kalau Boleh Jujur, Ada Tidaknya Komputer, Kecerdasan Anak Sama Saja)
Menurut Gardner, jika anak sangat pintar menggunakan kemampuan motoriknya, semisal mahir menari, bermain sepak bola, atau berenang, itu pertanda anak Anda punya kecerdasan kinestetik tinggi.
Gampangnya, kecerdasan kinestesik adalah kecerdasan dalam melakukan gerakan tubuh dan anggota badan.
Itu artinya, jika anak Anda tak bisa diam, s**a melompat, berlari, menari, berjoget, naik sepeda, dan lain sebagainya, mungkin kecerdasan kinestetiknya bagus sehingga perlu distimulasi supaya berkembang lebih maksimal.
Tak hanya itu, anak yang punya kecerdasan kinestesik tinggi biasanya menyukai permainan yang melibatkan fisik, seperti mengendarai sepeda, berenang, melempar dan menangkap bola, bermain di area permainan, memiliki koordinasi mata dan tangan yang baik, lebih mudah belajar dengan praktik, pandai menggunakan bahasa tubuh, dan sebagainya.
Tapi sebaliknya.
Jika kecerdasan kinestetik anak biasa-biasa saja, umumnya mereka lebih s**a dengan aktivitas yang tidak melibatkan terlalu banyak gerak anggota tubuh.
Namun, bukan berarti kita mendiamkannya saja, justru harus kita rangsang anak untuk lebih banyak bergerak karena di dalam bergerak anak bisa mempelajari dan meningkatkan kemampuannya.
Tak Bisa Diam dan Gemar Lompat-lompat, Itu Pertanda Anak Anda Punya Kecerdasan Kinestetik Tinggi - Intisari.Grid.ID Itu artinya, jika anak Anda tak bisa diam, s**a melompat, berlari, menari, berjoget, naik sepeda, mungkin ia kecerdasan kinestetiknya bagus sehingga perlu distimulasi supaya berkembang lebih maksimal.
15/10/2014
15/10/2014
13/01/2014
12/01/2014
12/01/2014
06/01/2014
06/01/2014
05/01/2014