Musim Media

Musim Media

Share

Content hiburan

05/03/2026

SENADA SEIRAMA X ROOFTOP COFFEE VOL. 12 ✨

FREE ENTRY!

Senada Seirama balik lagi nemenin malammu di Rooftop Coffee 1896.
Saatnya nongkrong santai, dengerin musik enak, dan seirama bareng kawan-kawan 👀

🗓️: Jumat, 6 Maret 2026
📍: Rooftop Coffee 1896

Lineup:








Fully Supported:


rising
bandungsquad


SENADA:



SEIRAMA:



media
id



waves



musik






sampaimasukangin

Photos from Musim Media's post 27/02/2026

Setelah terakhir merilis single di tahun 2024, Fiersa Besari resmi kembali menyapa pendengarnya lewat lagu ‘Tulang Punggung’ yang dirilis tahun ini. Lagu ini jadi karya pertama Fiersa setelah kurang lebih satu tahun vakum dari industri musik yang juga sekaligus jadi sebuah penanda fase baru dalam perjalanan karier kreatifnya. Single ‘Tulang Punggung’ ditulis dan digarap langsung oleh Fiersa sebagai refleksi tentang sosok-sosok yang bekerja tanpa lelah demi keluarga. Lagu ini seakan jadi pengingat akan kerasnya perjuangan mereka yang banting tulang setiap hari, menghadapi realita hidup yang tak sellau ramah, namun tetap memilih untuk bertahan dan tidak menyerah. Lewat sentuhan lirik yang jujur dan membumi, Fiersa Besari kembali hadirkan narasi yang dekat dengan keseharian banyak orang.

Proses rekaman ‘Tulang Punggung’ dilakukan selama satu hari penuh sebelum memasuki tahap produksi musik bersama tim. Hasilnya, adalah sebuah komposisi yang tetap setia pada karakter khas Fiersa, intim, hangat, penuh makna, namun terasa lebih matang secara emosional. Tak hanya dalam format audio saja, untuk single ini, Fiersa juga menghadirkan music video yang telah tayang di kanal YouTube pribadinya. Ini jadi hal yang memperkuat pesan yang ingin dia sampaikan lewat visual yang sederhana namun menyentuh.

‘Tulang Punggung’, single terbaru dari Fiersa Besari, kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Meski belum mengumumkan rencana album dalam waktu dekat, Fiersa tetap menegaskan keinginannya untuk terus berkarya. Kembalinya dia ke panggung musik Indonesia juga telah dimulai sejak penampilannya di Big Bang Festival, Jakarta pada tanggal 2 Januari 2026 yang lalu. Penanda bahwa babak baru setelah masa jeda yang cukup panjang.

16/02/2026

Petjah banget semalam, sukses di gelar event yang bertajuk “Your Everyday Themes Of ❤️ Concert” bertempat di

Sampai Ketemu Di event berikutnya.

Photos from Musim Media's post 13/02/2026

Band emo asal Jakarta, Killing Me Inside Re:union comeback dan merilis single terbaru berjudul Senyawa dan Candu. Setelah terakhir manggung pada September tahun lalu dan Onad menjalani rehabilitasi selama 3 bulan, Killing Me Inside Re:union langsung tancap gas dengan single terbaru yang berbeda dengan karya-karya mereka sebelumnya. Senyawa dan Candu diciptakan oleh Onad saat dirinya tengah direhabilitasi. Lagu ini punya kisah yang sangat personal bagi pemilik nama lengkap Onadio Leonardo tersebut.

“Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal. Saat rehab, gue nggak tau mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi,” katanya. “Gue belum pernah bikin lagu se-personal ini. It’s all about me,” lanjutnya. Onad menulis lagu dan lirik Senyawa dan Candu sendiri. Sementara dari segi musik, penggarapan lagu ini dibantu Raka, Sansan, dan Rudye, eks personel yang juga masih turut membantu Killing Me Inside Re:union. Onad mengaku rekan band lain langsung menerima karyanya yang cukup beda dari lagu-lagunya sebelumnya.

Photos from Musim Media's post 03/02/2026

Mario G Klau kembali dengan single terbarunya berjudul ‘Salah Kaprah’, sebuah lagu yang mengangkat kisah tentang keberanian menghadapi rasa, alih-alih terjebak pada asumsi dan ketakutan yang belum tentu nyata. Dengan nuansa hangat dan emosional, lagu ini merefleksikan pengalaman jatuh cinta yang kerap dimulai dari prasangka, lalu berubah ketika keberanian akhirnya mengambil alih.

‘Salah Kaprah’ berangkat dari kisah personal Mario, tentang mengenal seseorang dari kejauhan terlalu lama hingga akhirnya menyimpulkan banyak hal tanpa pernah benar-benar mencoba mendekat. Menurut Mario, terlalu sering seseorang memilih mundur sebelum memberi dirinya sendiri kesempatan. “Kadang kita keburu nyerah dan ambil kesimpulan sebelum benar-benar mencoba. Padahal kalau kita nggak maju dulu, kita nggak akan pernah tahu jawabannya. Ditolak atau diterima itu urusan belakangan, yang penting berani maju,” ungkap Mario G Klau.

Lagu ini juga menangkap momen ketika pertemuan yang selama ini ditakuti justru berujung pada kehangatan yang tak terduga. Perasaan jatuh cinta yang hadir dengan cepat menjadi inti emosi dalam ‘Salah Kaprah’, digambarkan melalui lirik-lirik visual dan intim. “Pertemuan itu ternyata nggak seseram yang aku bayangkan. Justru indah, seolah tanpa banyak kata kita sudah saling mengerti, padahal baru pertama kali benar-benar bertemu,” tambahnya.

Photos from Musim Media's post 02/02/2026

Penyanyi ternama Indonesia, Marcell Siahaan, kembali menghadirkan karya terbaru berjudul ‘Mulanya Disini’, sebuah intepretasi ulang dari lagu klasik tahun 80-an milik band Malaysia bernama Freedom. Dalam versi terbarunya ini, Marcell menggandeng Rima Melati Adams, yang tak hanya hadir sebagai kolaborator, tetapi juga sebagai pasangan hidupnya. Lewat ‘Mulanya Disini’, Marcell memilih pendekatan yang jujur nan bersahaja. Lagu ini disampaikan tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan, justru dengan menjaga ruang agar maknanya tumbuh secara alami. Pesan tentang kebersamaan, kesabaran serta tanggung jawab dalam sebuah hubungan menjadi inti yang ingin disampaikan Marcell dan Rima di lagu ini.

“Lagu ini tidak perlu dibuat lebih besar dari dirinya sendiri,” kata Marcell. “Keindahannya ada pada kejujuran. Tugas kami hanya menyampaikannya dengan tulus,” lanjutnya. Kehadiran Rima Melati Adams justru memberikan lapisan makna yang sangat personal di lagu ini. ‘Mulanya Disini’ sudah dia kenal sejak kecil, saat dirinya tumbuh besar di Singapura. Kini, setelah menjalani lebih dari tujuh belas tahun pernikahan bersama Marcell, ‘Mulanya Disini’ hadir kembali bukan untuk sekedar sebagai nostalgia semata, melainkan jadi sebuah refleksi perjalanan hidup yaitu tentang cinta yang terus dipilih, dipelihara dan dimulai kembali.

Photos from Musim Media's post 02/02/2026

Setelah menjadi cerbung digital pertama di Indonesia tahun 2007 silam, ia lahir menjadi buku cetak tahun 2008. Enam tahun setelahnya, tepatnya tahun 2012, buku itu diadaptasi dan lahir menjadi film Perahu Kertas 1 & 2 tahun 2012—yang juga menandai lahirnya lagu OST “Perahu Kertas”, dinyanyikan oleh Maudy Ayunda sebagai pemeran Kugy dalam film. Lagu “Perahu Kertas” pun beroleh Piala Maya 2012 sebagai original soundtrack terbaik.

Empat belas tahun kemudian, tepatnya akhir Januari 2026 ini, Perahu Kertas lahir menjadi pentas musikal yang digawangi oleh Trinity Optima Production dan Indonesia Kaya. Namun, perjalanannya tak berhenti sampai di sana. Untuk mengisi album solo ketiganya, Dee Lestari, penulis buku dan skenario film Perahu Kertas, akhirnya menyanyikan sendiri lagu “Perahu Kertas” yang diciptakannya empat belas tahun silam.

Tentunya, membuat versi baru lagu yang amat populer dengan ratusan juta streaming merupakan tantangan tersendiri. Untuk itu, Dee Lestari dan Tim Management memutuskan beberapa langkah strategis, antara lain dengan menggandeng salah satu Produser terbaik saat ini, Petra Sihombing. Di tangan Petra, aransemen “Perahu Kertas” berhasil dibarukan dan memiliki distingsi serta karakter tersendiri. Alih-alih gitar akustik, pada aransemen baru ini, Petra mengangkat gitar elektrik yang lebih edgy. Grafik lagu dibuat lebih dinamis dan klimaks. Bersama vocal director Kamga Mo, yang juga ikut mengisi suara latar, harmoni vokal dalam aransemen baru “Perahu Kertas” menjadi lapisan kaya yang ikut menambah kedalaman dimensi lagu ini.

Photos from Musim Media's post 31/01/2026

Musisi berbakat Rio Clappy kembali menyapa para pendengar dengan single terbarunya yang penuh semangat, berjudul “Belia”. Lagu ini merupakan persembahan manis yang merayakan perjalanan cinta sejati, mulai dari masa-masa indah yang bersemi di bangku sekolah hingga komitmen untuk terus bersama hingga usia senja. Berbeda dari karya-karya Rio Clappy sebelumnya, “Belia” hadir dibalut dengan nuansa musik yang jauh lebih ceria, upbeat, dan menyegarkan. Lagu ini dengan apik menangkap kegembiraan dan kepolosan kisah cinta yang dimulai saat remaja—momen-momen rahasia, janji-janji kecil, dan getaran hati yang tak terlupakan.

Liriknya bercerita tentang sepasang kekasih yang menjalin asmara di masa sekolah, melewati berbagai tantangan dan kebahagiaan, hingga akhirnya berhasil menjaga ikatan cinta mereka tetap kuat seiring waktu. “Belia” adalah pengingat bahwa cinta sejati dapat bertahan, tumbuh, dan menjadi semakin indah bersamaan dengan perjalanan hidup. “Lagu ini adalah soundtrack bagi mereka yang menemukan cinta pertamanya dan berjuang untuk menjaganya tetap menyala,” ujar Rio Clappy. “aku ingin menghadirkan energi positif dan kebahagiaan murni yang terasa saat kita pertama kali jatuh cinta, dan menunjukkan bahwa kebahagiaan itu bisa bertahan hingga kita tua.”

Photos from Musim Media's post 31/01/2026

Penyanyi dan penulis lagu, Canti, akhirnya kembali dengan single terbarunya yang bertajuk ‘Anggap Aku Ada’. Lagu ini bernuansa R&B yang hangat dan intim serta mengangkat tema tentang jarak emosional dalam sebuah hubungan. Berbeda dengan rilisan sebelumnya, ‘Anggap Aku Ada’ jadi salah satu karya paling personal Canti dalam perjalanan menuju album terbarunya. ‘Anggap Aku Ada’ lahir dari situasi yang kerap terasa akrab, ketika seseorang masih hadir secara fisik namun perlahan terasa menjauh secara emosional. Tanpa konflik besar atau perpisahan yang dramatis. Lagu ini berhasil menangkap rasa kehilangan yang datang diam-diam, terasa sunyi namun tetap membekas.

“Dia sebenarnya ada di depan mata, tapi rasanya jauh,” ungkap Canti bercerita tentang kisah dibalik lagu ini. “Lagu ini ceritanya tentang jarak yang ga kelihatan,” tambahnya. Secara musikalitas, ‘Anggap Aku Ada’ dibalut dengan aransemen R&B yang tenang namun terdengar bersih sembari memadukan instrumen organik dengan groove yang subtle. Pendekatan ini justru memberi ruang bagi vokal Canti untuk terdengar jujur dan ekspresif dalam menyampaikan rasa rindu, bingung sekaligus lelah secara emosional tanpa perlu terasa berlebihan.

Photos from Musim Media's post 29/01/2026

Namanya jatuh cinta, pasti berjuta rasanya, perasaan selalu berbunga-bunga, dan harapan untuk memiliki sang idaman hati untuk selamanya selalu tumbuh setiap harinya Itulah perasaan yang tengah dirasakan oleh Nabila Taqiyyah di single terbarunya berjudul “Cegil”. Single ini dirilis di bawah label rekaman Universal Music Indonesia. Berbicara tentang cegil, buat kamu yang belum tahu, cegil itu suatu akronim dari ‘Cewek Gila’ yang terobsesi dalam mengejar cinta atau perhatian. Istilah ini ramai dan viral banget di media sosial, terutama TikTok. Tapi jangan salah kaprah, cegil bukan istilah yang punya konotasi negative ya, guys. Istilah ini tuh lebih digunakan buat menggambarkan cewek dengan tingkah laku yang ada ada saja bahkan terkadang di luar dugaan ketika sedang jatuh cinta.

Nah, di single ini Nabila Taqiyyah mengulas dan menerjemahkannya dalam suatu sisi positif, di mana ia mengharapkan seseorang yang tengah dikejarnya untuk saling mencintai. “Cerita singkatnya tuh, cewek ini cuman mau sama cowok ini, karena dia udah secinta itu. Udah kecintaan deh, jadinya dia berharap banget si cowok bisa bersama dengan dia untuk selamanya. Kadang kalau sudah jatuh cinta gak bisa dipungkiri pasti kita punya pemikiran pokoknya harus jadi sama si dia,” ujar Nabila Taqiyyah menceritakan tentang single “Cegil” ini.

29/01/2026

🎶 SENADA SEIRAMA X ROOFTOP COFFEE VOL. 11

FREE ENTRY!

Vol. 11 is on!
Senada Seirama balik lagi nemenin malammu di Rooftop Coffee 1896.
Saatnya nongkrong santai, dengerin musik enak, dan seirama bareng kawan-kawan ✨☕️

🗓️: Jumat, 30 Januari 2026
📍: Rooftop Coffee 1896

🎤 Lineup:




nasa_
id


✨ Fully Supported:

event

rising
bandungsquad


🎧 SENADA:



🎵 SEIRAMA:



media
id



waves









sampaimasukangin

Photos from Musim Media's post 26/01/2026

Nama Yerri Meiryan, musisi yang dikenal sebagai salah satu anggota grup band T-Five, kembali menyapa penikmat musik Indonesia dengan karya terbarunya. Pada 16 Januari 2026, Yerri resmi merilis single terbaru berjudul “Lebih Baik Sendiri”, sebuah lagu yang merefleksikan sudut pandang kedewasaan dalam memaknai hubungan dan perjalanan hidup.
Sebagai musisi yang telah lama berkarya bersama T-Five dan menelurkan beberapa album, Yerri Meiryan terus menunjukkan konsistensinya di industri musik Tanah Air. Setelah sebelumnya merilis dua single solo berjudul “Mentari” dan “Good Morning”, kini Yerri kembali menghadirkan karya yang lebih personal dan emosional melalui “Lebih Baik Sendiri”.
Lagu “Lebih Baik Sendiri” diciptakan oleh Yerri Meiryan bersama Erawan. Proses pembuatannya dilakukan secara mandiri oleh Yerri, mulai dari produksi rekaman hingga tahap mixing dan mastering. Seluruh proses tersebut memakan waktu kurang lebih satu bulan, mencerminkan dedikasi dan keseriusan Yerri dalam menghadirkan karya yang matang secara musikal maupun emosional.
Kini lagu ‘Lebih Baik Sendiri Sudah dapat dinikmati diberbagai platform musik digital streaming

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Bandung