18/01/2026
Pernah menunggu balasan email dari atasan selama berjam-jam, lalu kepalamu mulai menulis skenario horor?
"Apa saya salah bicara?" "Apa angka di laporan saya keliru?" "Jangan-jangan mereka sedang mencari pengganti saya."
Padahal faktanya cuma satu: Email belum dibalas. Titik.
Sebagai Head of Delivery yang mengelola tim global, saya melihat banyak manajer hebat tumbang bukan karena kurang kompeten, tapi karena energi mereka habis dibakar oleh "Drama" buatan otak sendiri.
Dalam studi Syariah yang saya jalani, saya belajar bahwa overthinking seringkali adalah bentuk Suudzon (prasangka buruk) pada takdir.
Saya baru saja merilis edisi ke-2 Newsletter "The Unshakeable Leader" yang membahas cara mematikan alarm palsu di kepala kita. Saya sertakan juga PDF Cheat Sheet The Two Columns of Truth untuk kamu gunakan di meja kerja.
Mari pimpin diri dengan data, dan sandarkan hasilnya pada iman (Tawakkal).
Simak selengkapnya di tautan LinkedIn ini.
Berhenti Mempercayai Otakmu. (Serius).
Dia sedang membohongimu. Saat ini juga.
18/06/2025
"𝗖𝗼𝗮𝗰𝗵, 𝘀𝗶𝗮𝗽𝗮 𝘀𝗮𝘆𝗮 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗮𝘀𝗰𝗮 𝗿𝗲𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘁𝘂𝗿𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶?"
Client saya duduk di seberang, tatapannya kosong. Baru kena dampak reorganisasi perusahaan.
"Saya merasa bingung. Tidak tahu mau bagaimana. I feel hopeless. Selama ini identitas saya tied to my position. Sekarang apa?"
𝗧𝗛𝗘 𝗥𝗘𝗙𝗥𝗔𝗠𝗘 𝗠𝗢𝗠𝗘𝗡𝗧:
I paused. Then asked her: "Apakah karena restrukturisasi ini, semua 7 tahun experience kamu di perusahaan itu hilang begitu saja?"
She shook her head slowly.
"Exactly. Your job title was what you DID. But who you ARE never changed."
𝗣𝗥𝗔𝗖𝗧𝗜𝗖𝗔𝗟 𝗜𝗗𝗘𝗡𝗧𝗜𝗧𝗬 𝗔𝗨𝗗𝗜𝗧:
Framework yang saya berikan (works for anyone facing identity crisis):
𝟭. 𝗩𝗮𝗹𝘂𝗲𝘀 𝗜𝗻𝘃𝗲𝗻𝘁𝗼𝗿𝘆: What principles guide your decisions?
- Integrity, innovation, family-first, excellence
- These don't change with job status
𝟮. 𝗦𝗸𝗶𝗹𝗹𝘀 𝗖𝗮𝘁𝗮𝗹𝗼𝗴: List 10 core competencies you've developed
- Project management, team leadership, crisis handling
- Skills yang portable across companies
𝗧𝗛𝗘 𝗥𝗘𝗙𝗥𝗔𝗠𝗘:
"I'm not a former Manager. I'm an experienced leader currently exploring my next opportunity."
𝗧𝗛𝗘 𝗥𝗘𝗦𝗨𝗟𝗧:
4 weeks later, dia dapat tawaran posisi yang lebih baik. Bukan karena title, tapi karena dia sudah see herself clearly.
If you're struggling with identity post-restrukturisasi atau career transition, try this exercise. Your worth was never your job title.
𝗪𝗵𝗮𝘁'𝘀 𝗼𝗻𝗲 𝗰𝗼𝗿𝗲 𝘀𝗸𝗶𝗹𝗹 𝗼𝗿 𝘃𝗮𝗹𝘂𝗲 𝘁𝗵𝗮𝘁 𝗱𝗲𝗳𝗶𝗻𝗲𝘀 𝘆𝗼𝘂 𝗯𝗲𝘆𝗼𝗻𝗱 𝘆𝗼𝘂𝗿 𝗷𝗼𝗯? Silakan share pengalaman Anda, siapa tahu ada yang membacanya dan menarik manfaat dari sharing Anda.
--
Mulai pekan ini, saya membuka 𝟲 𝘀𝗹𝗼𝘁 untuk 𝗙𝗥𝗘𝗘 𝗱𝗶𝘀𝗰𝘂𝘀𝘀𝗶𝗼𝗻 tiap pekan. Bagi Anda yang ingin berdiskusi permasalahannya: silakan.
Booking di sini: https://ipositivemind.com/free-career-discussion/
16/06/2025
"𝗖𝗼𝗮𝗰𝗵, 𝗷𝗮𝗺 𝟭𝟬 𝗽𝗮𝗴𝗶 𝗶𝗻𝗶 𝗵𝗮𝘁𝗶 𝘀𝗮𝘆𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗱𝗲𝗴𝘂𝗽 𝗸𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗴. 𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝘁𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴."
Ini kisah dari seorang client yang datang ke saya kira-kira setahun lalu.
"Banyak alternatif untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi saya tidak happy dengan semua pilihan. Saya merasa tidak bisa bergerak apa-apa. Saya juga tidak tahu apa yang mesti dilakukan sekarang. I'm frozen."
Brain mode dia: OVERANALYZE EVERYTHING.
Sudah 3 minggu mikir terus. Bikin spreadsheet perbandingan. Tanya ke 10 orang berbeda. Google sana-sini. Loop ini endless.
Analysis paralysis: MAXIMUM LEVEL.
Result: ZERO progress. MAXIMUM confusion.
---
𝗧𝗛𝗘 𝗕𝗥𝗘𝗔𝗞𝗧𝗛𝗥𝗢𝗨𝗚𝗛 𝗠𝗢𝗠𝗘𝗡𝗧:
Saya ingat mentor saya dulu pernah bilang: "Iman, you're not thinking your way to a better decision. You're thinking your way out of ANY decision."
"But I need to be sure!" saya jawab saat itu.
"There's no perfect choice. There's only the choice you make work."
"What do you mean?"
"Stop looking for the right answer. Start looking for the answer you can make right."
GUBRAK. Pikiran saya pecah saat itu. Seakan seperti melayang. Namun saya tersadarkan.
𝗦𝗮𝘆𝗮 𝘀𝗵𝗮𝗿𝗲 𝘄𝗶𝘀𝗱𝗼𝗺 𝗶𝗻𝗶 𝗸𝗲 𝗰𝗹𝗶𝗲𝗻𝘁 𝘀𝗮𝘆𝗮.
---
𝗜𝗡𝗦𝗜𝗚𝗛𝗧/𝗥𝗘𝗙𝗥𝗔𝗠𝗘: Overthinking isn't analysis. It's anxiety disguised as productivity.
Perfect decisions don't exist. Good decisions + strong ex*****on do.
𝗧𝗛𝗘 𝗗𝗘𝗖𝗜𝗦𝗜𝗢𝗡-𝗠𝗔𝗞𝗜𝗡𝗚 𝗙𝗥𝗔𝗠𝗘𝗪𝗢𝗥𝗞 yang saya berikan:
𝗧𝗛𝗘 𝟴𝟬% 𝗥𝗨𝗟𝗘:
- If you have 80% of information you need, DECIDE
- The last 20% takes 80% more time
- Perfectionism kills momentum
𝗧𝗛𝗘 𝟭𝟬-𝟭𝟬-𝟭𝟬 𝗧𝗘𝗦𝗧: Ask yourself:
- How will I feel about this decision in 10 minutes?
- How will I feel about it in 10 months?
- How will I feel about it in 10 years?
𝗧𝗛𝗘 𝗘𝗡𝗘𝗥𝗚𝗬 𝗔𝗨𝗗𝗜𝗧: Ask: "Is this thinking session giving me clarity or draining my energy?"
- Clarity thinking: Moves you toward decision
- Anxiety thinking: Loops without progress
Bismillah.
---
Saya bilang ke client saya: "Set deadline. 20 minutes untuk final decision. After that: CHOOSE. Then commit to that choice for 24 hours minimum."
𝗧𝗛𝗘 𝗥𝗘𝗦𝗨𝗟𝗧:
Beberapa waktu berselang kemudian ketika bertemu: "Mas Iman, I decided. And it feels LIBERATING. I can finally move forward instead of stuck in my head."
𝗧𝗛𝗘 𝗙𝗢𝗟𝗟𝗢𝗪-𝗨𝗣 𝗜𝗡𝗦𝗜𝗚𝗛𝗧:
- Successful people don't make perfect decisions. They make decisions perfectly.
- They commit, execute, adapt. They don't second-guess, they problem-solve.
Need accountability? Silakan comment dan share your decision + timeline.
-----
Mulai pekan ini, saya membuka 𝟲 𝘀𝗹𝗼𝘁 untuk 𝗙𝗥𝗘𝗘 𝗱𝗶𝘀𝗰𝘂𝘀𝘀𝗶𝗼𝗻 tiap pekan. Bagi Anda yang ingin berdiskusi permasalahannya: silakan.
Booking di sini: https://ipositivemind.com/free-career-discussion/
11/06/2025
After 27+ years in corporate leadership (Unilever + others), here's what I learned about career transitions:
The biggest mistake professionals make? Waiting for "perfect timing."
There's no perfect timing. There's only:
✅ Market opportunity (26K+ professionals need guidance NOW)
✅ Your skillset readiness
✅ Economic necessity
I've seen too many capable leaders stuck because they overthink instead of execute.
Your experience + right guidance = Breakthrough.
Starting this week: Sharing insights on transforming career uncertainty into career clarity.
Follow if you're ready to level up. 💪
04/06/2025
[Polling] Kalau tiba-tiba dikasih tau PHK, reaksi pertama kamu apa? 🤔
Setiap orang punya response yang beda saat menghadapi unexpected career transition. Ada yang freeze, ada yang langsung action mode, ada juga yang justru merasa relieved.
React dengan emoji sesuai reaksi pertama kamu:
😵 SHOCK TOTAL - Mind goes blank, butuh waktu process
😡 MARAH & KECEWA - Feel betrayed, unfair treatment
😌 LEGA (AKHIRNYA!) - Secret relief, chance to escape
🎯 LANGSUNG MIKIR NEXT STEP - Immediately strategizing forward
No judgment here - semua reaksi ini natural dan valid! Understanding your response pattern bisa help you prepare better untuk navigate uncertainty.
Sharing pengalaman di komentar juga sangat welcome! Your story might help someone else yang sedang struggle. 💪
Kalau ada teman yang pernah atau sedang mengalami hal serupa, feel free to tag mereka. Sometimes we all need to know we're not alone in this journey.
03/06/2025
Dalam perjalanan karir, ada momen-momen yang mengubah segalanya.
Saya pernah mengalami periode uncertainty yang initially felt overwhelming.
Tapi kemudian saya sadari - sometimes disruption is exactly what we need untuk realign dengan purpose.
Yang saya pelajari:
- Career transitions, meski challenging, often lead to breakthrough
- Resilience adalah skill yang bisa dipelajari
- Community support makes all the difference
- Ada blessing tersembunyi dalam setiap struggle
Pengalaman itu shaped my perspective dan drove me to help others navigate their professional crossroads.
Today, saya punya hope:
- Hope untuk semua yang sedang struggle dengan career uncertainty
- Hope untuk professionals yang lebih resilient
- Hope untuk companies yang treat people with dignity
- Hope untuk economy yang creates meaningful opportunities
Career disruption isn't the end of your story. Dengan pertolongan Yang Maha Kuasa, it can be your greatest breakthrough.
If you're navigating career uncertainty, you're not alone.
Keep going. Keep growing. Keep hoping.