Smart Leaders Club

Smart Leaders Club

Share

Smart Leaders Club (SLC) adalah lembaga bimbingan akademik yang berdasar pada pengembangan karakter serta pembekalan leadership dan softskill training.

Photos 30/01/2016

HALO PELAJAR BANDUNG &SEKITARNYA
Ada Event Keren nih

SAMPURASUN 2016

Bentar lagi UN nih, udah siap? udah kebayang sama kampusnya? udah selfie depan kampus dan apdet PP nya? hhe
Sementara kompor otw UN-SBMPTN lagi dinyalain, dateng yuk kang teh, di acara kami
SAMPURASUN 2016
tanggal 31 Januari 2016
di SMAN 3 Bandung, Jalan Belitung no.8
ada banyak wahana yang bisa 'dicobain'

TOGather
Kerjasama saat Try Out gak pernah ada kan?
More info and regist: bit.ly/TOGather

Bidik Jurusan BAPER Test
yang masih bingung, galau bin gundah, bisa dicobain wahana testnya, cuman 30 menit
dan hasil bisa diakses saat hari H (pas closing)
bisa minta konsultasi tambahan juga, private tentu saja..

BeSan
Bedah Jurusan sama akang teteh alumni ITB UNPAD UPI yang udah lulus, udah kerja juga
tapi ga kayak edufair biasanya
bentuknya kayak mini seminar, di mana akang tetehnya bakal mengupas tuntas dari gimana kuliahnya ampe gimana abis kuliahnya
Mungkin jurusannya keren, tapi kalau lahan kerjanya gak sesuai sama passion kan jadi sayang

Refreshing dulu
biar ga stress abis TO, kita sediakan berbagai wahana mainan tekno dari ekskul dan himpunan ekskul Astro (Astrophile)
ada juga wahana inspirasi dari akang teteh Aku Masuk ITB 2016, Forum Indonesia Muda dan Karisma Salman
karena Kuliah ga cuman Nguli-ah

So, langsung dateng aja
free entry, free souvenir
terbuka buat temen-temen kelas 1 dan 2 juga yg belum kebayang sama dunia kuliah

Acara ini diselenggarakan oleh
Komunitas Pelajar CAKEP Kota Bandung
Gerakan ManTepGAN
Himpunan Ekskul Astronomi SMA Bandung, Astrophile

bekerjasama dengan
Karisma Salman ITB
Forum Indonesia Muda Regional Bandung (FIM Kece)
Aku Masuk ITB 2016
PKPU Bandung
Rabbani

disponsori oleh
Lembaga Bimbingan Belajar Advantage Course

More info: http://line.me/ti/p/%40tlp8765b

Photos from Smart Leaders Club's post 29/01/2016

Community Based Education #15

MUNCULNYA SANG INTEGRATOR

Ara Kusuma selalu dikenal dengan "SUSU dan SAPI", Karena memang sejak kecil anak ini paling s**a dengan susu dan sapi. Mulai dari mengumpulkan pernak-pernik tentang sapi, minum susu sapi sampai main di pasar sapi bersama para blantik-blantik sapi.

Hal inilah yang memicunya untuk menjalankan projek based learningnya di bidang persapian, dengan nama "MOO"S PROJEK", yang dimulai saat usia 10 th. Aktivitas selengkapnya bisa dilihat disini https://www.youtube.com/watch?v=bm_jprMNeog

Moo's Projek ini dijalankannya selama 4 tahun di desa Sukorejo, Boyolali. Di projek inilah Ara banyak belajar, mulai dari budaya di pedesaan, komunikasi pedesaan, sampai menggerakkan desa incorporation. Tugas utama yang dia lakukan saat itu adalah sebagai integrator, menghubungkan berbagai macam orang hebat untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak. Salah satu contoh, Ara menghubungi dosen peternakan di UNS Solo, Prof Soeharto, untuk hadir di desanya dan memberikan pembinaan ke para peternak. Kemudian kerjasama dengan pemerintahan setempat untuk menyelenggarakan berbagai event pedesaan. Mendatangkan para ahli masak, untuk mengajari cara mengelola susu, agar keluar dari desa tidak dalam kondisi bahan mentah.Mendatangkan para tamu-tamu dari luar untuk berwisata ke desanya.

Tugas saya,lagi-lagi menemani jalan-jalan ke UNS (Universitas Sebelas Maret) untuk bertemu dengan Prof. Soeharto (yang saya sendiri juga baru kenal saat itu), jalan-jalan ke pasar sapi, meski tidak tahan dengan baunya.Intinya cuma jalan-jalan :)

Tugas bapaknya , sekali lagi melatihkan struktur berpikir, mengkristalisasikan gagasan, menjadi mentor selama ara menjalani projek.Memanage perasaan saat ara mengalami naik turun emosinya.

Selama menjalankan projek, Ara menjadi semakin paham, ternyata orang-orang Indonesia itu pintar memproduksi tetapi kurang lihai dalam memasarkan. Akhirnya pengalaman ini yang membuat Ara memutuskan untuk mengambil jurusan marketing saat kuliahnya.

Setelah selesai kuliah, apakah Ara menekuni dunia persapian kembali? sekali lagi saya katakan ternyata TIDAK. Tahun ini Ara lulus dari S1 nya dan memutuskan dirinya untuk menjalankan peran INTEGRATOR. Januari 2016 ini Ara Kusuma membuat usahanya sendiri dengan nama URTravellearner. Klien pertamanya adalah 20 siswa dari Korea, yang ingin belajar tentang social enterpreneur di Indonesia. Maka mulailah Ara menjalin hubungan dengan Ashoka Foundation, meminta list para social enterpreneur di Indonesia. Menghubunginya satu persatu, mengarrange aktivitas, membuat janji, dan mendampingi para pelajar Korea berkeliling 12 hari di Indonesia. Sang mentorpun sudah bukan lagi ayah ibunya, melainkan ada satu orang yang ahli di eco-tourism dan satu lagi di bidang Halal-Tourism, yang menjadi tempat Ara berdiskusi setiap saat menyampaikan gagasannya sebagai sang integrator.

Ternyata tugas kita sebagai orangtua adalah MENEMANI anak-anak menemukan jalan suksesnya, bukan menjadikan dia sebagai apa, menjudge dengan satu cara sukses, atau bahkan lebih parah menitipkan mimpi kita ke anak-anak.



Photos 28/01/2016

INFORMASI SNMPTN 2016

Photos from Smart Leaders Club's post 26/01/2016

INFO [SNMPTN-SBMPTN 2016]

SEMANGAT BERJUANG...!!

Photos 23/01/2016

"Ilmu bukan berasal dari pendidikan,Tapi dari proses belajar yang dilakukan :)
akademik bertemu dengan kepemimpinan #

AYO GABUNG SLC!

LINE:

Kitabisa.com - Indonesia's Fundraising Platform 20/01/2016

Diskusi 19 Januari 2016
"Pasca Kampus Bukan Melulu Soal S2"
Pemateri: Iqbal Hariadi ( Storyteller at kitabisa.com).

Persiapan dalam menghadapi pasca kampus yang pertama adalah mempunyai visi besar kedepan, dengan bertanya kepada diri sendiri 20 tahun ke depan teman2 ingin menjadi apa?. Kedua dengan tau visi besar teman2 bisa mempersiapakan pertanyaan berikutnya, apa yang ingin saya pelajari yang mmbantu saya untuk mncapai visi besar saya. Cara mempertahankan idelisme saat menginjak pasca kampus kuncinya pada pelajari komunikasi dan toleransi dengan banyak orang, sehingga kita tetap bisa jalan dengan idelisme tanpa mengorbankan kesempatan berprestasi. Dalam menjalani idealisme kita PR terbesar adalah komunikasi bagaimana meyakinkan orang tua, dll untuk memahami pilihan kita, tapi disisi lain kita pun harus realistis dan punya perencanaan yang matang. Ingat waktu kita terbatas, bagaimana caranya kita bisa manfaatkan hidup kita untuk bermanfaat sebesar-besarnya. Dunia pasca kampus banyak tantangnnya, karena bisa banyak skenario yang trjadi misal: pengen s2 ternyata orangtua sakit harus ada yang jaga, pengen bisnis ternyata kita punya tanggungan keluarga sehingga harus kerja. Jadi sesuaikan dengan kondisi dan lanjutkan visi besar dengan berbagai cara. Saya percaya cara mencapai visi besar tidak cuma satu. Jadi ya idealisme tetap dipertahankan metodenya harus kreatif.
Setelah S1 saya tidak langsung S2 karena saya belum menemukan, ilmu spesifik apa yang akan saya pelajari di S2 nanti. Buat saya S2 tidak boleh kayak S1 outputnya harus spesifik, setelah S2 kita harus bisa menguasai ilmu tertentu. Sekarang saya cari tahu dan gali lebih dalam dengan berkarir, nanti ketika ketemu jawabannya saya akan S2. Saya tidak setuju dgn orang2 yg setelh lulus langsung S2 tanpa pernah tau apa yg sebenarnya mau dia pelajarisecara spesifik. Akhirnya ketika kembali dari S2 dia masih bingung mencari pekerjaan dan mencri tempat yang bisa menampung skill dia. Saya banyak kenal teman sperti itu. Memurut saya itu kurang ideao apalagi kalau pakai beasiswa uang negara macam lpdp. Idealnya dia tau dulu skill dia akan terpakai dmna lalu S2 baru kembali dan sudah bisa langsung mengaplikasikan ilmunya.
Cara menghadapi krisis ketika mendirikan pergerakkan yang berasaskan idealisme secara teori, solusinya memahamkan idealisme itu ke semua anggota. Untuk NGO atau bisnis berbasis value, value adalah kompas utama yg selalu jadi pegangan saat kita berjalan dan menghadapi masalah. Namun secara teknis biasanya banyak hambatan, terutama finansial. Ini yg seringkali "mengkorupsi" idealisme kita. Nah ini yg jg mesti disiasati secara kreatif, membuat gerakan kita sustainable secara mandiri. Jadi harus punya pemas**an yg konstan. Step2 membangun gerakan:
° Akuisisi, mencari tim inti dan orang2 yg sevisi
°Aktivasi, membuat suatu kegiatan yg menjadi wadah aktivitas gerakan
° Retention, bikin sesuatu yg membuat orang selalu kembali peduli dengan gerakan kita
° Revenue, buat penghasil uang agar gerakan kita mandiri dan sustainable Silahkan bisa google dan pelajari AARRR Pirate metrics, bisa djadikan pedoman mindset untuk membangun bisnis atau gerakan. Btw kalo emang sudah jadi NGO, saya megang program google for nonprofit di indonesia. Kalo mau tau bisa email saya ke [email protected].
Dana utk NGO yg baru berdiri supaya tidak ada lagi istilah 'mengkorupsi' idealisme dengan:
1. Modal sendiri
2. Cari modal dr orang lain
3. Punya branding dan komunikasi fundraising yg keren (cek charitywater.org)
4. Punya lini bisnis

Cara memulai membuat startup. Hal pertama yg harus disadari: bikin startup itu susah. Banget. Jangan anggap bikin startup itu enak dan mudah. Banyak anak muda dan mahasiswa yg salah kaprah, termasuk saya dlu pun begitu. Jadi kalo mau masuk ke dunia startup harus siap lahir batin dan finansial. Semuanya akan terkuras Pasti. Kalo udah siap, hal pertama yg harus dilakukan adalah
1. Pelajari dunia startup, banyak baca buku dan artikel, dengerin podcast, nonton youtube, ada banyak resource. Untuk awalan bisa baca startupbisnis.com. Baca untuk bekal awal aja, biar ada gambaran.
2. Lakukan riset tentang bisnis yg mau kita buat. Jangan sampai kita membuat bisnis yg tidak ada orang yg mau membeli, atau membuat solusi yg tidak menyelesaikan masalah apapun. Startup sukses selalu dimulai dari masalah. Jadi PR pertama, pastikan masalah yg ingin kita tackle benar2 sebuah masalah yg membutuhkan solusi.
3. Kalau poin 1 dan 2 sudah dilaksanakan, masuk ke poin 3: TERJUN. All out menjalankan startup, jalankan terus sambil terus belajar. Fail fast, learn fast, succeed faster.
Tambahan: tidak semua orang ditakdirkan berbisnis, dan tidak ada masalah dengan bekerja. Punya startup sendiri belum tentu lebih keren dr bekerja di perusahaan orang. Yang terpenting kiya bahagia, keluarga bahagia, dan hidup kita ada manfaatnya. Dulu pernah bikin beberapa bisnis dan ga ada yg bertahan ampe sekarang karena ga punya ilmu dan skillnya. Buat gaya2an aja, ikut pameran, ikut komunitas, punya kartu nama, dll. Tapi revenue nya ga ada. Baru kemudian sama teman2 jalanin kitabisa.com dan belajsr banyak banget. Susahnya banyak: gimana dapetin user, gimana biar orang kenal dengan produk, gimana biar mereka mau share ttg kita, gimana dapetin investor, gimana dapetin klien, dll. Dan semua tim kita anak muda yg minim pengalaman, jd bener2 banting tulang.
Mimpi terbesar saya menjadi storyteller yg punya pengaruh besar. Punya karya sebagai penulis, pembicara, dan punya acara tv sendiri, karena mimpinya itu, dr kuliah saya rajin nulis di blog dan media online. Ikut jadi jurnalis di salah satu media, belajar nulis, dan akhirnya itu jg yg bikin saya gabung di kitabisa. Sebagai storyteller. Sampai sekarang alhamdulillah masih onthetrack, karena pekerjaannya menulis dan berbicara mewakili kitabisa.
Kalo di kitabisa.com, kita tergerak untuk memudahkan orang2 untuk membantu orang lain. Caranya dengan membuat platform yg mempermudah penggalangan dana. Dan bicara soal motivasi, kita selalu termotivasi karena we are in the business of helping.
Jika teman2 mau liat tulisan saya bisa cek website kitabisa.com atau cek instagram kita, . Di situ saya tulis cerita2 ttg orang2 yg berbuat baik via kitabisa. Cari hashtag , iqbalhariadi.com, tumblrnya academicus.tumblr.com.
Btw saya pernah ikutan ajang mapres di bidang entrepreneurship dan ga kepilih, cuma di urutan 3. Waktu itu kesel, tp skrg bersyukur karena mgkn kalo kepilih jadi sombong dan mgkn ga bisa ada di tempat saya skrg.

Biologi ini kan ilmu yg luar biasa. tp ka iqbal memilih utk ga mendalaminya. ada yg salah diawal pilihan, atau passion yg berubah? Kalo dibilang salah jurusan sih sebenarnya ga juga. Biologi pilihan pertama saya, dan saya semakin cinta biologi selama 4,5 tahun kuliah. Tapi yg saya sadari setelah berkuliah: saya tidak bisa berkarir sebagai saintis, baik field scientist maupun lab scientist. Saya sudah coba semuanya, merasakan experiencenya. Dan saya menyadari bahwa saya tidak cocok sebagai saintis. Saya tetap cinta tp passion saya bukan di sains, tapi di menulis, marketing, dan komunikasi. Jadi sejak 2 tahun terakhir kuliah, saya memperluas jaringan dan pengalaman dengan ikut komunitas bisnis, marketing, dll untuk belajar lagi.
Momentum ujian terberat ketika saya memutuskan "jalan ini", sampai saat ini soal gaji. Gaji selalu ditanyakan orangtua, "kamu mau sampai kapan kerja di startup yg penghasilannya cuma segini? Sementara kalo kerja di tempat lain, kamu jelas gajinya akan naik, dpt tunjangan ini itu, dst". Buat saya pribadi ga ada masalah. Orangtua juga ga masalah, tp orangtua selalu mengingatkan, kamu akan punya keluarga, jadi semua harus direncanakan dengan matang.
Pada saat memilih jalan ini, waktu itu saya punya 2 pilihan: lanjut s2 atau yg skrg. Saya udh dpt beasiswa, tinggal 1 langkah lg. Tapi akhirnya setelah mempertimbangkan poin yg saya ceritakan di atas soal s2, saya pilih di kitabisa. Kalo skrg, saya masih akan terus di kitabisa sampai setidaknya 2 tahun ke depan. Rencana ke tempat lain belum ada.
Bagi saya nulis dan menjadi penulis sama sja. Tips menulis bisa cek:
http://iqbalhariadi.com/post/134797177190/kak-gimana-sih-caranya-supaya-bisa-rajin-nulis
http://iqbalhariadi.com/post/131915831095/kak-iqbal-abis-acara-ymf-tadi-aku-baca2-blog-kamu
http://iqbalhariadi.com/post/131915831095/kak-iqbal-abis-acara-ymf-tadi-aku-baca2-blog-kamu
http://iqbalhariadi.com/post/99731568150/menulis-to-express-not-to-impress
http://iqbalhariadi.com/post/99048176483/4-tips-berani-berkarya-ala-raditya-dika

nulis itu kan metode ya, konten/topiknya bisa apa aja. Jadi tips menulisnya sama aja kok untuk semuanya :)
Alhamdulillah sedang proses membuat buku. Rencananya tahun ini, masih explore sana sini. Semoga bisa terealisasi :).
Pesan-pesan khusus untuk kita yang masih muda yaitu:
Perubahan itu dibawa oleh 4 elemen; pemerintah, pebisnis, pergerakan masyarakat (NGO, komunitas, dll), dan Media.
Semasa kuliah, manfaatkan waktu untuk kegiatan yg mengeksplorasi: kira2 saya akan ambil peran apa dalam perubahan? Sebagai pemerintah? Pebisnis? Civil movement? Atau media? Food for thought.
Berani eksplorasi, coba2 hal baru, jangan terpaku pada kegiatan yg itu2 aja. Berani gagal dan berani jatuh. Optimalkan waktu agar saat lulus, kita sudah tahu jalan mana yg mau kita ambil :) Kalo mau kontakan, saya ga aktif di line. Bisa twitter atau email.

Twitter:
Email: [email protected] (email pribadi)
[email protected] (email buat diskusi soal NGO dari google nonprofit Indonesia)
Soundcloud buat dengerin podcastnya: soundcloud.com/iqbalhariadi
Tumblr: academicus.tumblr.com
Website: iqbalhariadi.com



Moderator: Mutia Adia Risjad
Notulen: AmaliaCC

Kitabisa.com - Indonesia's Fundraising Platform Situs donasi dan menggalang dana (fundraising) untuk inisiatif, campaign dan program sosial. Mari bergotong royong membangun Indonesia!

13/01/2016

Inspiring Story...

SURAT SUSI PUDJIASTUTI. UNTUK ANAK CUCU KITA, PEMIMPIN INDONESIA MASA DEPAN - DISAMPAIKAN SEBAGAI PENYEMANGAT AWAL TAHUN 2016.

Kepada Semua Pemuda, Pemimpin Indonesia Masa Depan!

Inilah sepenggal kisah dari saya;

Saya mengenal dunia usaha sejak remaja. Tepatnya sejak saya memutuskan untuk meninggalkan bangku sekolah tahun 1982. Waktu itu saya baru kelas 2 SMA.

Saya sadar dengan hanya berbekal ijazah SMP, tak akan ada satu pun perusahaan yang mau mempekerjakan saya. Kalaupun ada hanya sebatas sebagai cleaning service.

Tapi pada saat itu saya yakin bahwa putus sekolah bukanlah akhir dari segalanya. Meskipun mungkin keputusan itu salah; sy tidak pernah menyesalinya.

Yang saya sangat tahu waktu itu adalah "School was just not my thing". Saya selalu punya keyakinan kalau kita mau berbuat sesuatu pasti akan ada jalan, saya selalu percaya bahwa manusia diberi pilihan untuk menciptakan jalan hidup yang dipilihnya.

Saya ciptakan sebuah usaha, pekerjaan yang saya yakin akan menghasilkan uang, di mana akhirnya saya tidak harus tergantung pada orang lain.

Sy tidak s**a ketergantungan, karena ketergantungan akan mengurangi kemandirian. Tanpa kemandirian kita akan selalu dalam keterbatasan dalam menciptakan atau mengerjakan sesuatu, sehingga akhirnya hasilnya tidak sesuai dengan yang kita rencanakan.

Kehidupan nelayan di Panganda ran dan pesisir Pantai Selatan Jawa begitu keras dan penuh resiko: dinihari melaut, siang/sore baru pulang, setiap hari tidak peduli ombak atau cuaca hanya untuk sebuah keyakinan.

Kenyataan itu banyak membe rikan kepada saya ttg perlunya keyakinan & utk lebih mengerti makna hidup adalah sebuah keyakinan.

Masa-masa itu untuk bertahan hidup saya jualan bed cover, cengkeh, hingga akhirnya menjual ikan hasil tangkapan para nelayan. Pokoknya apa saja yang bisa saya kerjakan akan saya kerjakan.

Ketika pada akhirnya saya fokus di bisnis hasil tangkapan lobster nelayan, peluang besar itu akhirnya datang. Tantangan nya adalah saya harus memba wa Lobster hidup dari Pangan daran ke Jakarta untuk diekspor ke luar negeri.

Perjalanan yang jauh, berjam-jam membuat angka kematian lobster sangat tinggi. Hal ini membuat saya bertekad mener bangkan lobster2 hidup tadi dengan pesawat kecil ke Jakarta.

Hai Pemuda, calon para pemim pin masa depan Indonesia, dalam hidup ini kita juga harus berani mengambil resiko.

Ini terjadi ketika saya kembali nekat memutuskan mendarat kan pesawat kecil saya di Meulaboh dan Pulau Simeuleu, setelah tsunami menggerus pesisir timur provinsi NAD pada bulan Desember 2004..

Semua orang tergerak untuk membantu, termasuk saya. Tanpa izin terbang bahkan ijin operasi, tanpa kepastian bisa mendarat atau tidak, saya akhirnya bisa meyakinkan semua pihak bhw Meulaboh bisa ditembus lewat udara.

Dan sejak hari itu bantuan mengalir ke sana. Ini bukanlah kisah heroik saya. Namun, ada perasaan "hangat" (saya merasakan "good feeling" yang luar biasa !) menyusup ke dalam hati kita, ketika kita mampu berbuat sesuatu untuk orang lain dan karena kita bisa & memutuskan utk melakukan nya.

Keyakinan & keberanian seperti inilah yang membuat saya bertahan dan menjadi seperti sekarang ini; dgn membawa pesawat-pesawat kecil saya menembus pedalaman di selu ruh pelosok Indonesia.

Hai Pemimpin Indonesia Masa Depan, saya tahu tidaklah mudah memulai sebuah usaha di negeri kita tercinta ini.
Begitu banyak barikade yang harus kita hadapi, dari regulasi yang tidak fleksibel, paper work exercise yang berlapis dan mencekik kita, bahkan setelah kita menjadi sebesar sekarang.

Tapi itulah tantangan kita, untuk membuat lingkungan usaha lebih kondusif bagi semua pihak, untuk menciptakan lapangan kerja dan kesempatan utk lebih banyak anak bangsa.

Yang saya lakukan hanyalah sebagian dari tujuan kita untuk menjadi bagian dari Indonesia. Memudahkan, mendekatkan anak-anak bangsa dengan ibu kota, atau kabupaten dengan propinsi.

Mengubah hari perjalanan menjadi hanya satu jam atau dua jam saja. Ikut berpartisipasi menjaga NKRI.

Pesan saya untuk para Pemim. pin Indonesia Masa Depan: mulailah ubah pola pikir kita, untuk selalu mau bekerja keras. Jangan berleha-leha.

Sangatlah tidak pantas di negeri yang kaya raya, kita menjadi miskin seperti tikus mati di lumbung padi. Sumber daya apa yang kita tidak punyai di negeri ini?

Saya tahu saya orang yang tidak mau diatur, diperintah atau disuruh untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan hati nurani, tapi itulah yang membuat saya menjadi manusia dengan pikiran merdeka.

Pemimpin Indonesia Masa Depan, yakinlah keberhasilan kita untuk masa depan bangsa kita hanya kita dapatkan dengan jiwa & pikiran yang merdeka & mandiri.

Selamat berjuang!

Salam hangat,

SUSI PUDJIASTUTI
Alumnus SMA Neg Yogyakarta (cuma kelas 2).

Photos 01/01/2016
22/12/2015

Terjemahan pidato Mark Zuckerberg pendiri/pemilik Facebook di hadapan pengagumnya di China. Semoga bermanfaat.

Menjawab pertanyaan mengapa saya memperisteri seorang wanita berparas tidak cantik?
Sy, Mark Zuckerberg dari Facebook, sy adalah orang yang diberitakan sebagai seorang anak muda kaya raya yang tidak punya berita gossip, seseorang yg sangat mencintai istri, dan si Mark yang mempunyai tampang baby face. Hari ini sy ingin menggunakan waktu bbrp menit utk ngobrol dgn teman2 di China, istilah kalian Curhat.

Sama halnya pada awal tahun ini saya pidato di Beijing Qing Hua University, saya berusaha semaksimal mungkin menggunakan bahasa Mandarin, namun karena keterbatasan kemampuan bahasa Mandarin saya, saya mohon maaf bila ada yang kurang berkenan dan berusaha berbicara sebaik mungkin.

Kemarin dulu saya baru menjadi seorang ayah, teman2 seluruh dunia menyampaikan ucapan selamat kepada saya dan kami sekeluarga, saya sangat terharu, namun tidak sedikit teman chinese yang menyampaikan kecurigaan mereka, utamanya 2 pertanyaan tsb:
1. Mengapa saya memperisteri seorang wanita tidak berparas cantik?
2. Mengapa saya menyumbangkan harta/saham facebook saya sebesar USD 45 milliard, apakah utk menghindari pajak?

Teman2 saya menganjurkan saya tidak usah menjawab pertanyaan2 yang beredar. Bill Gates, penyanyi terkenal Shakira dan teman2 saya berpendapat tidak perlu menjawab pertanyaan2 tsb.
Saya mengerti pemikiran mereka, menggunakan perumpamaan yg digunakan filsuf terkenal China Zhuang Zi, yaitu kodok di dasar sumur tdk bisa diibaratkan sebagai laut, ulat di musim panas tidak bisa diibaratkan sebagai es.

Mereka juga katakan, cara anda memandang dunia, dunia seperti itulah yang anda lihat. Anda yg tidak percaya keindahan dunia, dengan sendirinya anda tidak akan memiliki keindahan dunia.
Banyak Chinese yg mempunyai berbagai modus, mirip banyak rumput belukar didalam hatinya, mereka enggan membuka hati agar bisa menerima sinar matahari yg begitu elok.

Mereka(teman2 saya) bukan meremehkan kalian, hanya kawatir. Saya berpikir walaupun saya jelaskan kalian jg tdk mengerti atau mungkin tdk mau mengerti. Dengan demikian saya menjadi orang idiot, selain membuang waktu dan pikiran juga membuat mulut kering saja.

Saat ini, zaman internet, walapun ulat musim panas belum pernah merasakan musim dingin, kita bisa menggunakan teknology masa kini membuat mereka merasakan musim dingin, begitupun kodok yg belum pernah melihat lautan, kita mampu membuat mereka merasakan seperti apa lautan. Saat ini berbagai hal dapat diwujudkan dgn teknologi.

Untuk itu saya putuskan menjawab 2 pertanyaan kalian. Sekaligus menjawab lbh banyak pertanyaan kalian, umpamanya, mengapa saya tidak membeli mobil mewah, dan juga mengapa selalu hanya memakai T-shirt yang sama.

Tahun ini saya bertemu ibu negara kalian saat mengunjungi Amerika, saat itu saya ngobrol dengan Jack Ma/Ma Yun (pendiri/pemilik Alibaba) dan Pony Ma/Ma Hua Teng (pendiri/pemilik Tencent/QQ/We Chat) perihal mengapa saya menikahi seorang wanita tdk berparas cantik. Saat itu saya belum menyumbangkan harta/saham facebook saya, jadi belum waktunya menilai sumbangan tsb utk menghindari pajak atau bukan. Saya hanya perjelas duduk persoalan, tapi bukan memberi penjelasan. Saya tidak perlu memberi penjelasan hal2 pribadi saya. Namun saya tidak bisa menahan diri menjelaskan kepada Jack Ma dan Pony Ma perasaan dan pemikiran saya.

Entah mereka berdua mengerti tidak apa yang telah saya sampaikan, saya menduga mereka belum sepenuhnya mengerti. Namun tidak apa2, saya akan mengulangi menjelaskan dgn detail kepada teman2 di China yang bersimpati ke saya.

Saya tidak tahan menutupi kegembiraan atas kelahiran putri saya. Entah kalian mengetahui tidak, sebelumnya, kami mempunyai pengalaman pahit yakni isteri saya mengalami 3 kali keguguran, sebelum ini kami sangat menginginkan mempunyai anak, namun isteri saya mengalami 3 kali keguguran.

Saat anda mengira segera mendapatkan anak, anda akan merasakan segalanya penuh harapan. Anda mulai berpikir anak2 akan seperti apa, dan merencanakan segala sesuatu utk mereka di masa akan datang. Namun kemudian, semuanya tidak terjadi.

Teman2 sekalian! Apa kalian bisa membayangkan, sebagai seorang ibu lulusan jurusan kedokteran Harvard University dan seorang ayah yang kaya raya, namun 3x gagal untuk memiliki anak, kalian bisa bayangkan seperti apa perasaan dan pengalam kami. Sebagai pasangan suami isteri pada umumnya, saat ini kami begitu gembira mendapatkan anak dan juga begitu sedih saat dulu kehilangan anak karena keguguran. Kami saling berpelukan, saling mengasihi, saling mendukung, ber-sama2 melewati masa yang sulit, siang maupun malam.

Pengalaman buruk yang kami alami, umumnya orang tidak akan membicarakan hal keguguran dgn orang luar, sama halnya anda mempunyai kekurangan, atau telah melakukan kesalahan yg menyebabkan hal tsb terjadi. Untuk itu anda cuman bisa menghadapinya sendiri.
Seorang lelaki yang begitu mendambakan menjadi seorang ayah, tapi mengalami 3x kegagalan, namun sekarang mimpi tsb telah menjadi keyakinan, saya sungguh tergugah.. Mohon doakan si kecil Max supaya sehat dan bahagia selalu.

Sekarang saya menjawab pertanyaan kalian. Pertanyaan pertama, mengapa saya memperisteri seorang wanita tidak berparas cantik.

Pertama2 saya ingin membahas, apa itu wanita cantik, apa itu wanita tidak cantik.
Saya mempunyai banyak kesempatan bertemu berbagai wanita cantik, namun apa yang disebut wanita cantik kebanyakan berhati seperti kaca, jika sakit manjanya seperti seorang putri raja, dan juga penyakit angkuh, dan juga akan bertanya kepada saya mengapa begitu kaya namun tidak mau berganti mobil. Saya tahu tujuan mereka adalah mau pamer dilingkungan teman.
Wanita demikian walaupun secantik apapun, bila sanubari nya hanya menuntut/meminta, tetap kelihatan jelek, jiwanya jg kotor. Wanita demikian barulah dikatakan sebagai wanita berparas jelek, diberikan gratispun saya tidak mau.

Kecantikan diluar akan berkurang nilainya seiring bertambahnya usia, namun kecantikan dari dalam akan bertambah nilainya seiring bertambahnya usia. Dalam hal ini para ahli ekonomi di wall street pasti mengerti, makanya saya sama dengan mereka, tidak akan bersentuhan dengan benda yang secara cepat turun nilainya.

Apa yang saya s**ai Priscilla Chan isteri saya?

Raut wajah seorang wanita adalah cermin hati sanubari seseorang, senyumnya memukau selamanya. Sejak hamil, Priscilla sama sekali mengabaikan perubahan yang terjadi pada raut mukanya akibat kehamilannya, tetap berpakaian sederhana, tanpa dandan, namum kebahagiaannya saya rasakan sepenuhnya dan juga nampak kepada orang lain.

Saya mencintai kesederhanaan Priscilla. Saya mencintai penampilannya : bersemangat namun bijak, berani namun penuh kasih, berjiwa pemimpin namun juga bisa mendukung orang lain. Saya mencintai keseluruhannya, saat bersamanya, saya merasa sangat nyaman dan relax.

Saya sama sekali tidak merasa Priscilla bersanjung kepada saya, selain memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, dia juga memiliki kecerdasan emosi/sosial yg tinggi, jangan lupa bahwa Priscilla adalah lulusan jurusan kedokteran Harvard University, anda bisa coba test masuk universitas tsb, jurusan hukum, kedokteran, ekonomi adalah jurusan yang menjadi rebutan orang, walaupun lulus test masuk belum tentu anda bisa lulus penuh, kalau mau dikatakan bersanjung ,lebih tepat saya yang bersanjung kepada Priscilla bukan sebaliknya. Perkawinan ibarat sepasang sepatu, hanya yg memakainya tahu sepatunya nyaman dipakai atau tidak, Priscilla paling cocok buat saya, saya dan Priscilla adalah pasangan yg paling ideal di bumi ini, saya berkenalan dgn Priscilla saat antrian toilet, di mata Priscilla, saya adalah seorang kutu buku. Ini adalah jodoh.

Di mata kalian, Priscilla ada wanita tidak cantik, namun di mata saya, dia adalah wanita cantik dan paling serasi dengan saya.

Saya tidak bs menahan diri memamerkan foto saya dgn Priscilla yg begitu berbahagia.
Dalam foto nampak saya dan Priscilla begitu bahagia, damai dan alami.
Tips bagi kalian: sebagian wanita hanya melihat keburukan orang lain, tidak melihat kecantikan orang lain, dengan demikian, kebahagiaan akan meninggalkan kalian, tidak berjodoh. Sebab, apa yang ada dalam hati itulah yang ada dalam kenyataan. Sekarang membahas tentang penghindaran pajak yang dituduhkan kepada saya.

Kalian berpikir, saya menyumbang USD 45 milliard apa utk pamer kekayaan atau menghindari pajak. Apa otak kalian atau otak saya yang bermasalah?

Apa yang kami sumbangkan USD 45 milliard berbentuk saham sebetulnya bukan nilai sebenarnya, tapi hanya nilai pasar, bisa lebih tinggi atau lebih rendah nilainya, ini tergantung pasar yang menentukan.

Dana yang kami sumbangkan untuk digunakan sebagai dana abadi untuk diinvestasikan ke sekolah dan rumah sakit.

Saat kelahiran anak kami, kami berkunjung ke rumah sakit, bermaksud untuk bisa ikut berkontribusi dalam dunia pengobatan.

Seiring perkembangan teknologi yang maju pesat, kami sungguh berharap 100 tahun mendatang, hampir semua penyakit dapat dicegah dan diobati. Saat ini, kebanyakan manusia meninggal akibat penyakit jantung, kanker, stroke, dan penyakit menular lainnya. Diharapkan berbagai penyakit tsb dapat teratasi dgn lbh cepat. Saat menyadari anak kami dan banyak anak lainnya berkemungkinan bisa menghindari berbagai penyakit, kita semua punya tanggung jawab untuk mewujudkan impian tsb. Saya tegaskan sekali lagi, saya dan isteri saya akan berkontribusi semaksimal mungkin untuk tujuan tsb.

Di Silicon Valley, " Mengubah Dunia " kata tsb bukan hanya sebuah slogan, ia merupakan sebuah keyakinan dan kekuatan. Mimpi kami berharap melalui usaha keras kami untuk memperbaiki kwalitas pendidikan, pengobatan, intergrasi dunia, untuk disumbangkan kembali ke masyarakat, mengubah dunia, membangun suatu dunia yang lebih baik untuk semua umat manusia.
Teman2 sekalian, kami sedang melakukan upaya "Change The World", apa yang telah kalian lakukan? Saya mendengar diantara kalian banyak mengeluh, saya ingin katakan bahwa tidak ada artinya mengeluh, tindakanlah yang lebih bermakna.

Saya dan Priscilla menyumbangkan 99% saham kami di facebook, mendekati semua saham milik kami, apa kalian masih menganggap yang kami lakukan utk menghindari pajak? Apa masih ada maknanya menghindari pajak? Banyak teman2 di China yang kaya raya, mengapa mereka tidak ikut menyumbangkan 99% harta mereka untuk menghindari pajak?

Lalu, tentang baju dan mobil apa yang saya pakai. Betul, sepanjang tahun saya memakai T shirt abu2 dan mobil yang sangat sederhana. Saya tegaskan, saya bukan orang yang ber-hari2 tidak ganti baju, namun saya membeli banyak T shirt berwarna abu2, saya berusaha menjalani hidup ini sesederhana mungkin, supaya menghemat pikiran dan waktu memutuskan berbagai hal yg tidak penting. Sebab memilih memakai pakaian, makan pagi, dan berbagai hal kecil tsb menyita cukup banyak waktu dan pikiran, saya tidak ingin membuang waktu hanya untuk hal2 kecil tsb, sehingga saya bisa lebih konsentrasi melakukan berbagai hal yang lebih bermanfaat utk masyarakat.

Saya memiliki 3 buah mobil, satu Toyota seharga USD 16 ribu, VW golf seharga USD 18 ribu dan Chevrolet TSX seharga USD 30 ribu. Setelah facebook go public, saya ganti VW GTI seharga USD 30 ribu. Saya berpendapat, mobil hanya sebuah alat transportasi, tidak perlu yang mahal2.
Saya tidak memakai berbagai barang branded, yang penting saya merasa nyaman, mengapa butuh barang2 yang berlebihan? Kalau yang menyangkut kebutuhan berlebihan, justru otak, perasaan sendiri lebih butuh diutamakan.

Kata bijak chinese zaman dulu, manusia harus menaklukkan benda bukan ditaklukkan benda , maksudnya adalah, berbagai materi kehidupan untuk digunakan/dikendalikan manusia, bukan sebaliknya, saya sangat setuju dgn pemikiran tsb.

Saya sangat salut ucapan yang pernah diucapkan Mandella yaitu jiwa saya adalah pemimpin saya, nasib saya dikendalikan oleh diri saya sendiri . Makanya saya tidak gila branded, tidak ada manfaatnya dan sangat tidak masuk akal.

Apa yang ada dalam hati itulah kenyataan yang ada di dunia. Percayalah bahwa dunia ini adalah alam semesta yang indah, jika anda tidak percaya, anda tidak akan bisa memiliki dunia/alam semesta yang indah, tidak akan memiliki kehidupan yang indah dan penuh kedamaian. Hal tsb diatas merupakan keyakinan saya dan Priscilla.

Akhir kata, bila ada yang tidak berkenan, mohon petunjuk! Anda bisa tinggalkan pesan utk saya. Terima kasih telah luangkan waktu mendengar yang saya sampaikan.

Terima kasih.

Salam, Mark Zuckerberg.

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Bandung Barat
Bandung