10/10/2026
🚨Sebelum jadi kiper, Emil Audero sempat hampir menekuni Tenis.
Siapa sangka, perjalanan Emil Audero di dunia olahraga ternyata hampir dimulai dari lapangan tenis. Sang ayah, Edy Mulyadi, mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengajak Emil mencoba olahraga tersebut saat mereka tinggal di Italia. Namun, pelatih tenis yang ditemuinya menyarankan agar Emil tidak menekuni tenis karena pertimbangan postur tubuhnya.
Dari situlah Emil akhirnya diperkenalkan dengan sepak bola. Pada usia baru 5 tahun, ia sudah bergabung dengan sekolah sepak bola lokal di Italia, meski umumnya anak-anak baru diterima ketika berusia 6 tahun.
Menariknya, sejak awal Emil tidak hanya belajar mengolah bola. la juga dibiasakan menjalani kedisiplinan dan kemandirian. Mulai dari membawa perlengkapan latihan sendiri, mengganti pakaian tanpa bantuan, hingga mandi sendiri sebelum dan sesudah berlatih.
Menurut sang ayah, kebiasaan sederhana tersebut menjadi pelajaran berharga yang membentuk karakter Emil sejak usia dini. Sepak bola bukan sekadar soal teknik dan kemampuan bermain, tetapi juga tentang disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian.
Dari pengalaman kecil di Italia, Emil Audero belajar bahwa menjadi pemain hebat dimulai dari kebiasaan yang baik.
🚨Source: Tribun Lombok