Kepak Sayap Garuda

Kepak Sayap Garuda

Share

Mari satukan langkah untuk mengaktualisasikan kekayaan Indonesia bagi kemakmuran seluruh bangsa Indo

20/10/2019
05/07/2019

1分間のスピーチ
(Dialog Klowor dan Kliwir tentang KTT G20 Osaka)

Ki: Lho kok butheg lagi, Kang? Kan kemarin dah sadar doamu termasuk yang dikabulkan.. he he he. Yang sumringah gitu, lho Kang.

Ko: Jelas butheg, Wir. Wong pilihanmu jadi bahan tertawaan di forum international, gitu.

Ki: Yang mana? Yang di KTT G20 itu? Lah kan tampak presiden ketawa ketiwi dengan banyak orang. Malah "guyon" sama anaknya Trump, gitu, lho.

Ko: Bukan itunya... itu lho yang pidato semenit. Cik nemenne Rek... Presiden haré pidato kok mik semenit. Lha wong Marcon saja bisa 87 menit, Putin 82 menit, Trump 44 menit... terus sapa tuh... 62 Menit, PM India 29 menit... apa gak malu-maluin itu, Wir?

Ki: Halaaah itu malah tandanya presiden RI tahu diri, Kang... pangerten, boso Jowoné.

Ko: Kok bisa, alah itu kan presiden itu pilihanmu, ya?

Ki: Lha iya, kalau benar itu pidato di pertemuannya, ya waktunya dah habis dipakai Mercon, Puting dan Teram..coba berapa tuh, 87 + 82 + 44 = 213 menit.... hampir 4 jam hanya untuk 3 orang. Apanya gak mbleneg sing ngeungokno, Kang?

Ko: Wah iyo yo... lha terus yang semenit itu apa?

Ki: Makanya to Kang ngati-ati nonton video potongan. Kan videonya pas pembawa acara nunjuk angka 1 menit... ippun kan... lalu benderanya merah putih lalu bilang Joko presiden Indonesia... judul tabelnya ga ada... padahal itu cuma lamanya waktu presiden RI ketemu PM Jepang... ho'o to?

Ko: Wah iyo yo... padahal yang berpendapat itu pidato semenit ada juga yang pernah hadir dalam forum ilmiah di Jepang sana lho, Wir. Kok bisa, ya?

Ki: Maksudmu, Kang?

Ko: Ha ha ha... tumben tanya... ya kata juragannya mBah SoeL, pertemuan di sana ketat selali waktu untuk pesertanya ngomong.

Ki: Lha ya itu, makanya Pak Presiden pidato eh.. speech... halah... ngomong di forum itu pada 2 sesi. Pertama 3 menit dan kedua 5 menit. Katanya juga memang jatah waktu para pemimpin G20 itu masing-masing 5 menit.

Ko: Oooo... yo wis, wah 2 kali aku kudu maturnuwun sama kamu, Wir... q q q q.

(mBah SoeL, Pagelaran 5 Juli 2019: 20:40)

05/05/2019

FAKTA MENGEJUTKAN, JOKOWI DIMINTA JADI PEMIMPIN ISLAM DUNIA..

Teman saya kemarin datang dari Teheran. Dia menawarkan kerjasama mengembangkan pabrik Turbine, yang rencana akan di bangun di China. Yang menarik apa yang dia katakan adalah “ Kini satu satunya hanya Jokowi, yang pantas menjadi pemimpin umat islam se dunia. “ Saya terkejut. Mengapa dia sampai simpulkan. Padahal Iran adalah negara yang punya banyak mullah dan tak henti ingin digaris depan memperjuangkan nilai nilai islam berhadapan dengan pihak lain. Menurutnya, adalah karena sikap tegas Jokowi terhadap konplik regional. Ketika Arab berseteru degnan Qatar, saya membayangkan Jokowi akan berada di belakang Arab. Tapi saya salah. Jokowi dengan tegas tidak mendukung siapapun. Justru minta masalah di selesaikan dalam kuridor OKI.

Nampaknya Jokowi ingin melaksanakan masalah internal islam, sebagai sebuah keluarga yang tak perlu melibatkan orang luar menyelesaikan konplik. Kembali ke keluarga. Islam punya OKI untuk duduk bersama secara ukhuah dan berdamai demi mencari Ridho Allah. Dalam kasus Suriah, pemerintah Liga Arab dan Turki berkali kali minta agar Indonesia ikut larut dalam konplik menjatuhkan Bashar tapi Jokowi tidak pernah mau terlibat. Jokowi tetap inginkan masalah itu di selesaikan dalam kuridor OKI, Dan dia akan tampil sebagai penengah dengan segala resiko. Sementara sebagai presiden, Jokowi sangat patuh dengan UUD 45 yaitu Politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Kalau Jokowi tetap mendukung Bashar karena memang Bashar presiden yang terpilih lewat pemilu yang legitimate.

Jokowi tidak pernah takut dengan tekanan AS , China atau Rusia dalam konstelasi konplik di Timur Tengah atau wailayah lain yang melibatkan Islam. Dia tidak terseret kemana mana. Dia focus penyelesaian secara ukhuah islamiah. Dan untuk itu dia tidap pernah kehilangan harapan untuk terus memberikan inspirasi bagi pemimpin muslim dimana saja. Puncaknya, ketika ada aksi 411 dan 212. Andaikan itu kejadian di Turki, atau di Arab atau Mesir, mungkin sudah jadi lautan darah, dan penangkapan ribuan orang masuk penjara. Tapi dunia melihat lewat televisi, bagimana hebat akhlak islam itu terpancarkan kedunia. Seorang presiden yang di kawal 500.000 tentara dan 500.000 Polisi tapi tak satupun peluru lepas dari bedil. Bahkan dengan rendah hati dia mendatangi massa islam yang marah dan menghujatnya. Dia membalasnya dengan cinta.

“ Bro, tidak ada pemimpin sehebat itu. Tanpa akhlak islam yang mendidiknya tak mungkin dia sehebat itu. Makanya, kehadiran Jokowi, memaksa dunia harus bertafakur atas hidup ini. Sehebat apa sih pemimpin itu? , sehebat apa sih ulama itu? , kalau selalu jalan konflik sebagai solusi menyelesaikan masalah maka mereka belum menjalankan akhlak islam. Justru mereka membuat syiar islam semakin meredup. Dan kehadiran Jokowi menyadarkan dunia bahwa akhlak islam seharusnya di garis depan menciptakan perdamaian dunia diatas banyak perbedaan. Seperti pidato Obama baru baru ini: Islam itu rahmat bagi semua. “ Katanya.

Saya tersenyum. Saya hanya bisa berdoa semoga rakyat indonesia menyadari ini, bahwa kehadiran Jokowi adalah rahmat Tuhan yang harus di syukuri agar kita tidak kufur nikmat…jangan lagi anggap Jokowi sebagai anti islam. Jokowi bukan Raja Salman yang menangkapi ulama aliran keras. Bukan Erdogan yang menangkapi ribuan demonstran dan menjadikan ulama terpidana karena terlibat kudeta. Bukan... Jokowi adalah jokowi...

(EJB DDB)

20/08/2018

Entah benar entah tidak, tetapi yaaaa begitulah:

Baca ini mbrebes mili.... air mata jatuh.....

Kepada bpk presiden RI
Saya bukan pendukungmu, bahkan sy pembencimu. Sy tak rela engkau kembali jadi presiden.
Bukan karna harga2 pada mahal spt kata orang, toh kami masih pada mampu untuk belanja, padahal kami bukan orang mampu.
Sy menolakmu karna masalah idiologi, masalah kapasitasmu dan semua predikat tentangmu spt yg sy yakini selama ini.
Maka ketika gempa menimpa kami, dan engkau datang berkunjung. Sy tetap tdk respek. Toh itu tugasmu pak presiden.
Maka ketika engkau datang ke Lombok Utara dan masyarakat pada menyambutmu, sy diam saja dan hanya melihatmu dari jauh dgn rasa sinis. Bahkan sy melarang anak istri untuk ikut larut dlm euforia kegembiraan menyambutmu. Padahal sy lihat istri sy pengen juga mendekat, ikut salaman bahkan berfoto2 spt yg dilakukan masyarakat lainnya.
Sampai datang waktu sholat. Kulihat bapak presiden tetap ingin sholat jamaah bersama kami walau diingatkan sarana yg tdk memungkinkan.
Dgn tenang bpk presiden menuju gentong biru tempat penampungan air untuk berwudhu. Sangat hati2 dan memakai air sedikit sekali, mungkin karna tahu air bersih sulit kami dapatkan. Dan agar jamaah lainnya tetap kebagian air untuk berwudhu. Lalu menyilahkan orang lain berwudhu di tempat itu.
Sampai pada saat sholat sy masih mencari2 kesalahannya. Bacaannya standar2 saja spt imam lainnya.
Orang2pun bersalaman dgn bpk presiden tanpa canggung. Tapi sy tetap menjauh dan tdk peduli.
Ketika bapak presiden ikut tidur di tenda, sy diam2 mulai memperhatikannya. Sosok yg mungkin sudah letih malam itu, tetap tampil penuh perhatian, menyapa rakyatnya dan berdiskusi pendek entah apa yg ditanyakan.
Tubuh pemimpin itu rela merebahkan tubuhnya di bawah tenda beralaskan karpet di lapangan sepak bola ini dgn kondisi yg sangat memprihatinkan.
Sejak tidur ditenda ini. Sy tdk pernah pulas, selalu was was dan terbangun begitu mendengar bunyi apapun. Khawatir dgn gempa susulan, khawatir dgn semua kemungkinan buruk yg siap menimpa kami.
Tapi malam ini, alampun seperti diam memberi kenyamanan untuk kami beristirahat. Begitu syahdu, begitu damai perasaan keluarga sy.
Baru kali ini sy pulas tertidur seperti ada seseorang yg melindungi kami, menjaga istirahat kami, berada ditengah2 kami seperti rakyat lainnya.
Sebelum tertidur, sy masih melihat dari jauh sosok pemimpin itu terbangun duduk. Mengitari pandangannya melihat dgn seksama pada rakyatnya yg bergelimpangan diatas tikar.
Bapak presiden ikut merebahkan badannya, ikut bersama kami merasakan dinginnya malam,.
Malam ini begitu damai dan tenang. Bahkan suara tangis anak2 yg biasanya berisik malam ini tdk terdengar. Anak sy juga tidak rewel. Malam yg begitu tenang. Seakan tidur kami di nina bobokkan oleh seorang ayah pada anak2nya.
Ya, seorang presiden pada rakyatnya.
Sewaktu bapak presiden pamit untuk melanjutkan perjalanannya, barulah sy mendekat untuk ikut menjabat tangan itu.
Dgn lirih sy ucapkan terimakasih dan kata maaf yg mungkin tdk dimengerti oleh bapak presiden.
Dalam hati sy memohon pada sang khalik, maafkan hambamu yg sangat kejam membenci pemimpinnya ini.
Kulihat ketulusan pada wajah kurusnya, kulihat keteduhan pada matanya. Kulihat senyum tipisnya yg ikhlas sambil menjabat tangan sy. Ingin rasanya memeluk tubuh kurus yg keletihan itu sambil memohon maaf, ampun atas kesalahan2 yg kulakukan.
Tapi sy hanya bisa berkata pelan " maafkan sy pak."
Hanya itu yg keluar dari mulut sy, karna bapak presiden dgn cepat menjabat tangan2 yg lain.
Sy melihat punggung itu menjauh ditemani bapak gubernur kami TGB.
Sosok pemimpin2 yg baru saja memperlihatkan jatidirinya, tabiat dan karakternya, bukan pencitraan spt yg selama ini sy tuduhkan...
Maafkan sy bapak presiden. Maafkan rakyatmu yg tdk tahu diri, yg hanya mengenalmu dari opini2 dan sosial media.
Walau sy masih bersyukur, masih sempat meminta maaf sebelum ajal menjemput dan mempertanggung jawabkan semua dosa2 sy terhadap sang ulil amry kepada sang Khalik Allah SWT...

Tanjung, Lombok Utara. Agustus 2018
Muh. K. Anwar

Herbal Sapujagad 23/01/2017

Sel kanker adalah sel yang kehilangan program bunuh diri (Apoptosis) sehingga terus menerus membelah, sambil membangun saluran darah sendiri (Angiogenesis) menyabot zat-zat makanan dari saudara-saudaranya yang normal. Perubahan dan aktivitas kanker ini dipicu oleh stres oksidatif (kurang antioksidan, kelebihan radikal bebas). Selanjutnya sel-sel kanker menembus saluran darah menyebar kemana-mana dan berkembang (Metastasis)

Adakah sesuatu bahan untuk mencegah kanker dengan kasiat yang multi-purpose untuk kanker:
1. mengaktifkan lagi apoptosis sel kanker, sehingga pada batas tertentu akan berhenti membelah karena mati
2. mencegah pembentukan pembuluh darah ke massa sel kanker (anti-angiogenesis)
3. memulung radikal bebas yang dihasilkan oleh aktivitas sel kanker (antioksidan)
4. mencegah penyebaran sel-sel kanker melalui saluran darah dan getah bening (anti metastasis); dan
5. mengatasi peradangan lokal (inflammatory) jaringan yang disekitar massa sel kanker.

Ternyata ada. Bahkan secara alami disediakan oleh lebah berupa PROPOLIS. Tidak hanya untuk mengatasi kanker, tetapi efektif juga untuk perlindungan jantung, otak, hati dan ginjal serta sebagai antibiotik yang sangat kuat. mari silakan klik info ini untuk pintu masuk ke info2 lainnya di http://herbal-top.blogspot.co.id/…/anti-kanker-termurah-dan…

Herbal Sapujagad Herbal Top Markotop, Propolis, Melia Sehat Sejahtera, Melia Biyang, Antioksidan, Antibiotik, Protektan Hati, Protektan Jantung, Immuno Modulatory, Anti Hipertensif, Human Growth Hormones, Helicobacter pyroli, Candida albicans

23/12/2015

Bagaimanapun Garuda tetap jaya..!

16/12/2015

Merdeka....!

Sehat Sejahtera Bersama 10/12/2015

Iseng:

Ki Hadiwaratama (LAPI - Bandung) - Ditmenjur jaman Daoed joesoef.
Petikan serat Wedhatama

JAWA:
Bonggan kang tan mêrlokêna
Mungguh ugêring ahurip
Urippé lan tri prakara
Wirya harta tri winasis
Kalamu kongsi sêpi
Saka wilangan têtêlu
Têlas tilasing janma
Aji godhong jati aking
Temah papa papariman ngulandara

INDONESIA:
Salah sendiri bagi yang mengabaikan
Bahwa bakunya hidup itu
Dengan tiga hal
Kehormatan/kekuasaan, harta dan keterpelajaran/berilmu
Bila sepi dari ketiganya
Habislah bekas sosok insaninya
Daun jati kering pun masih lebih berharga
Akhirnya merana mengembara meminta-minta.

Pertanyaan:
1. Sekarang
- Masihkah memiliki kehormatan/kekuasaan bangsa ini?
- Masihkah memiliki kekayaan bangsa ini?
- Sudah berilmukah bangsa ini?
Walahualam! Masing2 bebas menganalisisnya.

2. Tahun 2050
INDONESIA diperkirakan jadi negara kaya no. 7 dunia dengan urutan: China, USA, India, Brasil, Mexico, Rusia, Indonesia.
Apa driver utamanya? Reka-daya kah (manmade add-value process)? Budi-daya kah (natural/evolutionary process)? Atau kedua-duanya? Apa parameter perubahannya dalam lingkup 3 issues diatas (wirya - harta - winasis)? Terukurkah kecenderungan lintasannya?

Sekedar untuk nung merenung?

Bandung, 12 Oktober 2012

[KDP: kalau sekarang pada fase apa?]

Klik kdpbiz.com

Sehat Sejahtera Bersama Propolis, Melia Biyang, Biyang

Photos 09/12/2015
05/12/2015

Kejadian2 di negeri ini, semakin menelanjangi sana-sini. Semakin banyak orang bicara semakin terkuak peranan mereka merampok negara.

Maju terus joko tingkir... telanjangi semua kebusukan dan kebohongan kaum serakah....

Doaku untuk kebaikan negeri...

27/11/2015

Salam..

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Bogor?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address


Jalan Johar I Blok C2 No. 23 Taman Pagelaran, Ciomas
Bogor
16610