16/09/2026
Ford lagi-lagi jadi sorotan gara-gara urusan recall. Meskipun mereka terus mengagungkan kualitas produksi awal, kenyataannya Ford sudah mencatatkan 71 kampanye recall sepanjang tahun ini. Angka ini bahkan lebih banyak delapan kampanye dibandingkan gabungan total recall milik GM, Toyota, dan Hyundai.
Terbaru, raksasa otomotif Amerika Serikat ini mengumumkan empat recall sekaligus yang menyasar lini pikap dan van mereka. Masalah paling besar ditemukan pada 223.472 unit Ford F-150 (2023–2027), di mana tangki bahan bakarnya berpotensi lepas dari pengikat atau bocor saat mobil dipakai jalan.
Usut punya usut, masalah tangki BBM ini disebabkan oleh slot T pada pengikat bagian depan yang kurang pas terpasang ke rangka saat di pabrik. Ford sudah menerima 16 klaim garansi terkait kasus ini dan bakal mengganti komponen pengikat gratis mulai akhir September.
Masalah kedua menyasar 1.945 unit Ford Transit (2026–2027) terkait sistem peringatan sabuk pengaman belakang nirkabel yang eror akibat bentrokan sinyal pengujian. Karena solusi resminya belum siap, Ford bahkan terpaksa menunda pengiriman sebagian unit yang terdampak.
Lanjut ke recall ketiga yang tergolong mungil, yaitu menyasar 37 unit Ford F-150 model 2026. Isunya ada pada penggunaan bantalan poros belakang yang salah ukuran, alias pakai ukuran 8,8 inci dari yang seharusnya 9,75 inci untuk paket towing maksimum.
Salah pasang komponen di F-150 tersebut cukup berbahaya karena bisa bikin roda belakang mendadak terkunci atau poros penggerak terlepas saat dipakai jangka panjang. Pemilik unit terdampak akan dipanggil ke dealer resmi untuk penggantian komponen mulai 21 September.
Recall terakhir yang super spesifik menyasar 17 unit Ford F-150 Raptor model 2026. Kendaraan gagah ini kedapatan punya pengencang batang Panhard yang kurang kencang, sehingga berpotensi bikin batang bergeser dan pengemudi mendadak kehilangan kendali.
Penyebabnya sepele tapi fatal: fitur error-proofing di pabrik sempat dalam mode bypass saat perakitan. Untungnya, dealer resmi Ford siap mengganti baut pengencang baru dan mengencangkannya ulang sesuai torsi standar pabrik.
Baca selengkapnya di GAYABERKENDARA.COM