23/11/2017
Berenang dapat menyehatkan jantung, mengurangi gejala asma, membakar kalori dan membantu mengontrol BERAT BADAN.
Https://www.facebook.com/Bajurenangkeren/
Menyediakan baju renang yang berkualitas untuk pria, wanita, anak dan dewasa. Menggunakan bahan lycra, dijahit rapi, kuat, nyaman dan awet. Wa 081806892482
23/11/2017
Berenang dapat menyehatkan jantung, mengurangi gejala asma, membakar kalori dan membantu mengontrol BERAT BADAN.
Https://www.facebook.com/Bajurenangkeren/
26/10/2016
Mau masuk motif ini, saat nya punya baju kembaran..
Kisah ini panjang tapi bagus dan dpt terjadi pada diri kita,,,,
Mudah2an kita tdk mengalami ini.
*Cerita pilihan "National Institute of Ageing" Indonesia utk menyambut hari Lansia International tgl 1 Okt*
Wassalam Dr AB Susanto
*“Kisah tentang cinta kasih ini membuat semua terharu dan terus meneteskan air mata”*
*Di suatu siang hari terlihat seorang nenek berulang kali menekan tombol sebuah rice cooker, tetapi rice cooker itu tetap tidak mau menyala. Lalu nenek ini berjalan tergopoh-gopoh dari dapur ke kamarnya. Di dalam kamar nenek langsung merapikan rambutnya yang sudah memutih dan mengganti baju*
*Setelah semua kancing bajunya terkancing, si nenek kembali membukanya lagi. Ternyata kancing bajunya tidak terkancing sesuai urutan, sehingga terkadang sisi baju yang sebelah kiri menjadi lebih tinggi dari yang kanan. Atau kancing yang sebelah kanan melampaui 2 urutan dari yang sebelah kiri. Nenek bahkan harus mengulanginya beberapa kali sampai berkeringat, baru akhirnya semua bisa terkancing rapi sesuai urutannya. Setelah itu nenek berjalan keluar dari kamar*.
*Saat nenek melintasi ruang tamu, cucu perempuannya yang berumur 16 tahun sedang menonton TV. Terheran melihat neneknya berpakaian rapi, lalu bertanya, “Nenek mau kemana, bukannya tadi nenek sedang masak didapur?” Nenek kemudian menjelaskan kalau ia tadinya memang mau memasak, tapi entah kenapa rice cooker-nya tidak mau menyala, dan sekarang nenek mau keluar sebentar membeli makanan*
*Dengan wajah cemberut, cucunya meminta agar nenek cepat pulang karena ia sudah mulai lapar. “Iya, nenek akan cepat pulang. Kamu tunggu nenek sebentar yah…” Kata neneknya dengan tersenyum, supaya wajah cucunya tidak merengut lagi. Nenek pun berjalan keluar rumah, menunggu bus yang lewat, lalu naik bus ke pusat penjualan makanan*
*Beberapa saat setelah nenek keluar rumah, cucunya berjalan ke dapur mencari cemilan untuk sekedar mengganjal perut. Tak sengaja dia melihat steker rice cooker yang belum dicolok. Cucunya pun tersenyum geli melihat sikap pelupa neneknya seperti orang yang sudah pikun saja*
*Sesampai di pusat penjualan makanan, nenek membeli nasi ayam kesukaan cucunya. Setelah selesai membayar dan hendak pulang, langkah nenek tiba-tiba terhenti persis di pintu keluar. Kepalanya menoleh ke kiri dan ke kanan, bola matanya membesar, raut mukanya berubah tampak kebingungan. Semua bangunan dan jalanan yang ada di depannya terlihat berbeda dan asing*
*Nenek terdiam membisu sejenak. Dan akhirnya menyadari kalau ia lupa arah jalan pulang ke rumah*
*Lantas dengan sigap, nenek melambaikan tangannya sambil berjalan menghampiri seorang pemuda yang melintas di depannya. Meminta bantuan kepada pemuda itu agar mau membawanya pulang. “Nak, Nak, tolong antarkan nenek pulang…” Kata nenek*
*“Maaf, Nek. Saya sedang terburu-buru.” Tolak pemuda tadi*
*Kemudian nenek menghampiri seorang wanita paruh baya. Sama dengan pemuda tadi, wanita ini juga tidak bisa mengantarkan nenek pulang karena akan menjemput anak-anaknya. Nenek tidak berhenti. Kali ini dengan gesit ia berjalan ke arah seorang bapak-bapak untuk meminta tolong. “Pak, Pak, tolong antarkan saya pulang. Cucu saya sedang menunggu saya pulang membawa makanan. Dia pasti sudah lapar sekarang.” Kata nenek dengan wajah terlihat sedih*
*“Rumah Nenek dimana, yuk saya antar.” Jawab bapak ini*.
*“Emm… mm… saya.., saya tidak ingat dimana.” Kata nenek dengan terbata-bata. “Tapi tolong antarkan saya pulang, Pak. Pokoknya antarkan saja saya pulang.” Nenek memohon. Bapak ini juga tidak bisa menolong karena nenek sudah pikun dan sama sekali tidak ingat dimana rumahnya. Mata nenek tampak berkaca-kaca, air matanya hampir jatuh membasahi p**i*
*Berulang kali nenek terus meminta tolong kepada setiap orang yang ditemuinya untuk diantarkan pulang. Ada yang menolak dan ada juga yang bersedia… tapi siapa pun yang mau menolong tetap saja tidak bisa mengantarkan nenek. Wajah nenek tampak sangat sedih. Tanpa di sadari air mata nenek mengalir di p**inya. Teringat cucunya menahan lapar, sedang menunggunya pulang membawa makanan*
*Nenek tetap terus berjalan sambil meminta tolong, dan sesekali mencoba mencari jalan pulang sendiri. Tanpa berhenti untuk beristirahat. Rambut putihnya yang tadinya tersisir rapi dan diikat ke belakang, sekarang mulai berantakan dan tidak karuan. Kedua tangannya terus mendekap nasi ayam yang dibelinya tadi siang agar tetap hangat. Seluruh wajah dan bajunya telah basah oleh keringat. Langkahnya juga sudah mulai melambat karena kakinya terasa sakit dan kelelahan*
*Hingga hari mulai gelap, nenek masih saja terus berjalan, berusaha bisa sampai ke rumah meskipun dari wajahnya terlihat jelas sekali kalau nenek sudah sangat kelelahan*…
*Pada waktu yang bersamaan, dirumah nenek, sepasang suami istri baru pulang. Mereka adalah orang tua dari cucu nenek. Si ibu melihat anaknya yang sedang ngemil sambil menonton TV. Lalu bertanya, “Kok kamu ngemil, apa nenek belum selesai masak?” Putrinya menjelaskan, kalau nenek tidak jadi masak hari ini dan sudah sejak tadi siang pergi ke pusat penjualan makanan tapi masih belum pulang sampai sekarang*.
*“Apa! Nenek belum pulang dari tadi siang?!” Kata ayahnya dengan wajah terkejut bercampur khawatir. Belum sempat anaknya berkata apapun, kedua suami istri ini langsung pergi lagi. Bermaksud mencari nenek! Anaknya kaget melihat kedua orang tuanya tiba-tiba menjadi panik dan langsung pergi lagi. Setelah beberapa saat dia baru sadar, kalau nenek bukan pelupa, tapi sudah pikun, dan nenek pasti sedang tersesat sekarang. Segera, dia pun mengikuti kedua orang tuanya pergi mencari nenek*
*Ketiganya berkeliling di tengah keramaian kota, berusaha menemukan nenek. Dan kemudian, kedua suami istri ini mendengar bunyi klakson mobil bersahut-sahutan. Keduanya segera berlari ke arah bunyi klakson tersebut. Sesampainya disana mereka melihat nenek berdiri terbengong di tengah jalan menghalangi laju mobil-mobil. Lalu keduanya menarik tangan nenek dan menuntunnya ke tepi jalan. “Apa yang Ibu lakukan di tengah jalan seperti ini. Ibu membuat kita jadi tontonan semua orang…” Bentak putranya*
*“Pak, Pak, tolong antarkan saya pulang, cucu saya sekarang pasti sudah sangat lapar. Kasihan cucu saya, dia belum makan dari siang. Tolong Pak…” Karena di bentak, nenek semakin linglung dan tidak ingat dengan putra maupun menantunya sendiri. “Bu! Saya ini anakmu sendiri!” Teriak putranya lagi. Kemudian nenek berpaling ke arah menantunya, “Nyonya, tolong antarkan saya pulang, cucu saya sedang menunggu saya pulang bawa makanan.” Nenek memelas sambil menangis*
*Mendengar nenek memelas seperti itu ditambah dengan melihat kondisi tubuh nenek yang sedemikian sangat lelahnya. Hati keduanya terasa sangat pilu sekali. Tak kuasa menahan air mata, menantunya menjadi ikut menangis. Menangis dengan teramat sedih. Menyadari betapa besarnya cinta dan kasih sayang nenek kepada cucunya, yang tak lain adalah putri mereka sendiri*
*Tiba-tiba… dari kejauhan, sayup-sayup terdengar suara cucunya memanggil, “Nenek, Nenek…” Nenek menoleh ke belakang, mencari asal suara cucunya. Ternyata benar, cucunya berada tidak jauh dari sana. Dibalik keremangan lampu jalan, cucunya berlari ke arah nenek. Senang melihat cucunya berada disana, nenek pun berjalan ke arah cucunya dengan tertatih-tatih. Walaupun terlihat nenek tersenyum sangat senang, namun masih tampak sangat jelas kecapekan dibalik senyumannya itu*
*Cucunya langsung memeluk nenek. “Nenek maafkan saya, Nenek tidak apa-apa?” Kata cucunya dengan meneteskan air mata. “Iya, Nenek tidak apa-apa. Ini nenek sudah belikan nasi ayam kesukaan kamu, ayo makan. Kamu pasti sudah lapar sekali. Kasihan cucu nenek harus kelaparan sampai malam.” Kata nenek sambil membuka bungkus nasi lalu di suapkan ke mulut cucunya. Cucunya terus menangis. “Nenek maafkan saya, maafkan saya, nek.” Cucunya terus berulang-ulang meminta maaf sambil menangis*…
*“Tolong maafkan nenek ya, kamu jadi harus kelaparan menunggu nenek terlalu lama”. Mendengar nenek berkata demikian, dan melihat kondisi nenek yang begitu kesakitan juga kelelahan. Air mata cucunya semakin deras mengalir. Putra dan menantu nenek yang melihat kejadian ini, juga menitikkan air mata. Lalu keduanya berjalan mendekati nenek dan memeluk nenek dari belakang. “Ibu, kami semua sangat mencintaimu*.”
*Sahabat yang terkasih*,
*Kisah ini disampaikan kepada saya dan Anda untuk membuka hati dan mata kita akan betapa besarnya cinta kasih orang tua dalam mengurus serta membesarkan anak-anaknya. Ketika orang tua kita sudah renta dan tidak lagi mampu mengurus dirinya sendiri, sebagai anak, sudah sepatutnya kita juga mengasihi, merawat dan memperhatikan mereka sama persis dengan yang telah mereka lakukan kepada kita*.
*Dengan segala kerendahan hati dan penuh rasa hormat, maukah Anda berbaik hati untuk ikut serta bersama saya dalam meneruskan pesan kisah cinta kasih ini dengan *“Tag/Share & Broadcast” kepada semua teman-teman dan anggota keluarga? Karena dengan kita berbuat demikian serta menganjurkan orang lain turut melakukan suatu mahakarya kebajikan untuk lebih peduli kepada orang tua.*
02/10/2016
Satu tahun telah kita jalani, semoga amal-amala kita pada taun lalu bisa ditingkatkan, dan amalan tercela kita tahun lalu dapat ditinggalkan, selamat tahun baru hijriah 1438 H.
Semoga semakin cinta akhirat dan jauh dari sifat serakah atas dunia.
30/09/2016
Assalamu'alaikum wr wb.
Pagi semua…
Sudah Oktober nih, yang semangatnya kendor ayo di charge lagi.
Semoga semuanya mendapatkan rezeki yang barokah.
Spesial untuk teman² bumil dan busui, semoga Momies n debaynya sehat semua.
Aamiin.
Tambahan: semoga bb sy ga nambah ✌
26/09/2016
Lihat senyumnya, manis banget ya.
Kelihatan ceria sekali, bisa bebas main air tanpa khawatir kulit terbakar.
Kan baju renang nya lengan panjang.
Dan yg paling penting, bisa belajar menutup aurat juga loh.
Belajar menutup aurat sedari kecil.
25/09/2016
*_Home Education itu.._*
💝 bunda Euis Kurniawati💝
HEbAT Surabaya
Masih terngiang2 kata bapak baik hati yg mengantar kami ke stasiun tawang tempo hari.
"Mumpung anak masih kecil, jangan sampai salah seperti saya ya. Anak pertama usia 22 thn hafal 18 juz. Anak kedua dan ketiga semua hafidz dan hafidzah. Tuntas 30 juz. Tapi saya sedih karena untuk sholat saja mereka masih diingatkan dan disuruh. Saya menangis saat saya baru sadar bahwa ada yg terlewat kala itu. Fitrah keimanan (dibahas saat workshop) yg harusnya ditanam di 7 tahun pertama hidupnya ternyata lupa saya kawal lebih ketat dan belum tuntas. Dan sekarang kami harus "restart" dari awal untuk mengulang proses yg terlewat".
Hmm,,,
Jazakumullah khairan katsira nasehat berharganya pak,,,
Satu hal lagi yg saya dapat saat mengikuti worshop home education based fitrah and tallent di semarang bbrp waktu lalu bersama ust harry.
Didiklah anak sesuai fitrah. Fitrah apa? Ada bbrp fitrah. Diantaranya fitrah iman, fitrah belajar, fitrah bakat dan fitrah seksualitas.
Fitrah seksualitas? Wow, gimana itu?
Mendidik anak sesuai fitrah seksualitas artinya mengenalkan anak bagaimana bersikap, berpikir, dan merasa seperti gendernya. Jika ia anak perempuan, maka kita bangkitkan fitrah seksulitasnya sbg perempuan. Jika ia laki2, maka kita bangunkan fitrah seksualitasnya sebagai laki2.
Pertanyaan berikutnya yg muncul, bagaimana tekhnis membangkitkan fitrah seksualitas ini ?
Ada beberapa tahap yg perlu kita kawal di tiap fasenya.
🌠Usia 0 - 2 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan bundanya. Pendidikan tauhid pertama adalah menyusui anak sampai 2 tahun. Menyusui, bukan memberi asi. Langsung disusui tanpa pumping dan tanpa disambi pegang hp.
🌠Usia 3 - 6 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan kedua orang tuanya. Dekat dengan bundanya, juga dekat dengan ayahnya. Perbanyak aktivitas bersama.
🌠Usia 7 - 10 tahun
Pada usia ini dekatkan anak sesuai gendernya. Jika anak laki2, maka dekatkan dengan ayahnya. Ajak anak beraktifitas yg menonjolkan sisi ke-maskulin-annya. Nyuci motor, akrab dg alat2 pertukangan, ke gym bareng, dsb. Jika anak perempuan, maka dekatkan dengan bundanya. Libatkan anak dalam aktifitas yg menonjolkan ke-feminin-annya. Stop katering dan banyak utak atik di dapur bersama anak, melibatkan saat bersih2 rumah, menjahit dsb.
🌠Usia 11 - 14 tahun
Usia ini sudah masuk tahap pre aqil baligh akhir dan pada usia ini mulailah switch/menukar kedekatan. Lintas gender. Jika anak laki2, maka dekatkan pada bundanya. Jika anak perempuan, maka dekatkan pada ayahnya.
Ada sebuah riset yg menunjukkan jika seorang anak perempuan tidak dekat dengan ayahnya pada fase ini maka data menunjukkan anak tsb 6x lebih rentan akan ditiduri oleh laki2 lain. Di sebuah artikel parenting, dulu saya juga menemukan hal senada. Jika tdk dekat dg ayahnya, maka anak perempuan akan mudah terpikat dengan laki2 yg menawarkan perhatian dan cinta meski hanya untuk kepuasan dan mengambil keuntungan semata.
Logis juga sih. Saat ada laki2 yg memuji kecantikannya, mungkin ananda gak gampang silau krn ada ayahnya yg lebih sering memujinya. Kalau ada laki2 yg memberikan hadiah, ananda tak akan gampang klepek2 krn ada ayahnya yg lbh dulu mencurahkan perhatian dan memberi hadiah.
Pada fase ini jika anak perempuan harus dekat dg ayahnya, maka sebaliknya, anak laki2 harus dekat dengan bundanya. Efek yg sangat mungkin muncul jika tahap ini terlewat, maka anak laki2 punya potensi lebih besar untuk jadi suami yg kasar, pl***oy, dan tidak memahami perempuan.
Ada yang tanya, lho kalau ortunya bercerai atau LDR bagaimana? Hadirkan sosok lain sesuai gender yg dibutuhkan. Misal saat ia tak punya ayah, maka cari laki2 lain yg bs menjadi sosok ayah pengganti. Bisa kakek, paman atau bahkan kalau terpaksa bisa minta tolong sahabat yg kita kenal.
Sama dengan rasulullah. Meskipun tak punya ayah dan ibu, tapi rasulullah tak pernah kehilangan sosok ayah dan ibu. Ada kakek dan pamannya. Ada nenek, bibi dan ibu susunya.
Fase berikutnya setelah 14 thn bagaimana? Sudah tuntas. Krn jumhur ulama sepakat usia 15 thn adalah usia aqil baligh. Artinya anak kita sudah "bukan" anak kita lagi. Ia telah menjelma menjadi orang lain yg sepadan dengan kita. Maka fokus dan bersabarlah mendampingi anak2, karna kita hanya punya waktu 14thn saja.
Saling mengingatkan, saling menguatkan, saling mendoakan ya teman2. Moga allah mampukan dan bisa mempertanggungjawabkan amanah ini kelak di hari penghitungan..
Happy weekend all.
Selamat berkumpul dan merajut cinta bersama keluarga. Apapun keadaannya, jangan lupa bersyukur dan bahagia ya 💟
kurikulum
buru2
based education
education based akhlak and talent
13/09/2016
Assalamu'alaikum wr wb.
Pagi kita sharing yuk.
Hikmah idul adha yang terlupakan:
+ Ketaatan tanpa syarat pada perintah Allah, Saat nabi Ibrahim as diperintahkan untuk meninggalkan anak istrinya di padang tandus, beliau patuh.
+ Saat siti Hajar mengetahui bahwa itu adalah perintah Allah, beliau patuh.
+ Saat nabi Ibrahim as diperintah untuk menyembelih nabi Ismail as, putra yang telah lama beliau nantikan kelahirannya, beliau patuh.
+ Saat nabi Ismail as mendengar bahwa Allah memerintahkan ayahnya untuk menyembelih dirinya, beliau patuh.
+ Jujur sajalah. Jangankan menyembelih anak. Jangankan menyerahkan anak kesayangan kepada Allah. Kita ini disuruh zakat saja berat. Disuruh sedekah saja kebanyakan alasan. Disuruh meninggalkan RIBA yang jelas-jelas diperangi allah saja bisa melawan.
+ Kita bahkan berani kok bilang kalau enggak KPR mana bisa punya rumah. Kalau enggak leasing mana bisa beli mobil. Kalau enggak ngutang bank mana bisa bikin usaha
+ Seolah-olah bank memiliki kekuasan yang lebih besar dari Tuhan yang menciptakan dan memiliki seluruh alam semesta ini.
Semoga moment Idul Adha ini Allah bimbing kita untuk membenahi kembali tauhid kita kepada Allah SWT, bahwa Dialah & hanya Dialah tempat kita mengabdi, tempat kita memohon, tempat kita bergantung, tempat kita berlindung.. AAMIIN 😇
12/09/2016
"SETIAP KITA ADALAH IBRAHIM"
Setiap kita adalah 'IBRAHIM' dan setiap Ibrahim punya 'ISMAIL'.....
Ismailmu mungkin 'HARTAMU',
Ismailmu mungkin 'JABATANMU',
Ismailmu mungkin 'GELARMU',
Ismailmu mungkin 'EGOMU',
Ismailmu adalah sesuatu yg kau 'SAYANGI' dan kau 'PERTAHANKAN' di dunia ini....
IBRAHIM tidak diperintah Allah untuk membunuh ISMAIL, IBRAHIM hanya diminta Allah untuk membunuh rasa 'KEPEMILIKAN' terhadap ISMAIL.
Karena hakekatnya semua adalah milik Allah....Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menganugrahkan KESHALIHAN Nabi IBRAHIM dan KEIKHLASAN Nabi ISMAIL kepada kita semua, agar kita bisa mengaplikasikan dalam kehidupan kita...,
Jangan rendahkan dan hinakan orang lain dengan harta, jabatan dan gelarmu...
Karena di hadapan Allah hanya ketaqwaan kita yg diterimaNya...
Saya dan Keluarga mengucapkan Selamat hari raya Idul Adha 1437 H . Selamat ber-Qurban.
11/09/2016
Memaafkan dan meminta maaf adalah cara untuk menghilangkan kegundahan hati.
Happy Eid Mubarok
11/09/2016
Untuk reminder nih.
Kerjain sunnah-sunnah nya yuk......
1. Mandi sebelum sholat
2. Memakai pakaian terbaik
3. Sholat di tanah lapang
4. Jalan kaki menuju tempat sholat
5. Makan setelah sholat
6. Sikat gigi dan memakai minyak wangi (Laki-laki)
7. Bertakbir saat berangkat
8. Melalui jalan berbeda saat pulang dan pergi sholat
11/09/2016
Membayangkan hari ini berada diantara jutaan orang di padang Arafah yang panas dengan hanya dua lembar kain ihrom melekat di badan.
Berdzikir, bermunajat kepada sang khalik, memohon ampun atas segala dosa, berharap bisa kembali suci seperti bayi yang baru lahir.
Ya Allah, jaga lah keluarga kami yang sedang menunaikan ibadah haji di sana. Aamiin.
Teruntuk kakek, nenek, tante dan sepupu yang ada disana.