Terima kasih kepada para senior GS, sehingga ada moment ini... terutama kepada ncang Ipe Saripudin selaku pelatih pusat yg selalu istiqomah melatih di Beji
Gerak Saka Cabang Beji Depok
Silat_SMART khusus Muslim
21/05/2026
Beda Perspektif
13 tahun lalu, saat MMA di Indonesia bahkan belum seramai sekarang, saya pernah mencoba masuk ke arena - kelas amatiran si sebetulnya..dulu tuh seinget saya ada 2 tempat yg s**a buat event kaya gini kalo ga salah SYENA di blok M satu lagi ini REBEL di darmawangsa
Waktu itu bukan untuk pencitraan. Bukan juga untuk membuktikan siapa paling hebat. Saya hanya ingin merasakan langsung bagaimana dunia pertarungan dengan aturan bekerja.
Dari 3 petarung Gerak Saka yang turun, 2 menang dan 1 kalah. Dan saya jujur mengakui, setelah 3 menit awal saya mulai kedodoran secara fisik dan endurance.
Faktor usia, pengalaman yang masih amatir, dan minimnya pemahaman tentang sistem MMA saat itu sangat terasa.
Tapi justru dari situ saya belajar sesuatu:
MMA dan street combat adalah dua konteks yang berbeda.
MMA adalah sport combat dengan aturan, ronde, kelas, pengamanan, dan sistem poin tertentu. Itu dunia yang sangat layak dihormati.
Sementara Gerak Saka sejak awal memang dibangun lebih dekat ke konsep survival dan street response.
Banyak teknik dasar kami justru menarget area yang di arena tidak boleh digunakan: mata, leher, ulu hati, dan kemaluan.
Maka ketika masuk ke arena dengan banyak batasan, tentu banyak respon alami Gerak Saka yang harus ditahan atau diubah.
Apakah berarti tidak berguna?
Tidak juga.
Karena saat itu saya tetap merasakan bahwa refleks, keberanian masuk tekanan, sensitivitas jarak, dan insting bertarung dari latihan Gerak Saka tetap sangat membantu.
Hanya saja saya sadar: untuk menjadi fighter MMA yang baik, seseorang memang harus melatih sistem MMA secara serius — endurance, wrestling, cage control, ground game, strategi ronde, dan lain-lain.
Dan itu bukan sesuatu yang memalukan untuk diakui.
Hari ini saya melihat banyak netizen terlalu cepat membandingkan semua bela diri dengan MMA.
Padahal setiap sistem lahir dengan tujuan berbeda.
Ada yang dibangun untuk kompetisi.
Ada yang dibangun untuk militer.
Ada yang dibangun untuk kesehatan.
Ada yang dibangun untuk kontrol diri.
Dan ada yang dibangun untuk survival jalanan.
Tidak semua ikan harus diuji memanjat pohon.
Saya tetap menghormati MMA. Dan pengalaman itu justru membuat saya lebih menghormati semua jalur bela diri.
Karena makin lama seseorang berlatih… biasanya egonya makin kecil.
Salam SAKAdaekna 🙏
info dari bang Nusmi Abu Faqih, peragaan di gedung indosat dihadapan aikidoka dari negara matahari, tahunnya antara 2010 - 2012
Bang TiJe in action
Bang Tjahyo couch by Ncang Ipe Saripudin
04/01/2026
inalillahi wa ina illaihi rajiun
Bang Wello di gulung alus sama Ncang guru Ipe
22/12/2025
Flazz card - special edition end of year
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Telephone
Website
Address
Depok Utara
Depok
16421
Opening Hours
| 18:30 - 21:00 |