02/10/2026
Drama Kesalahan Tambahan Waktu saat Indonesia Lolos ke Final, Herdman: Kami Cetak 3 Gol 37 Detik
Drama tambahan waktu mewarnai kemenangan telak Timnas Indonesia atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora B**g Karno (SUGBK), Kamis (1/10/2026) malam WIB.
Timnas Indonesia sempat dibuat terkejut ketika wasit keempat, Yusuke Ohashi asal Jepang, mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit pada babak kedua.
Keputusan tersebut langsung memicu protes dari bench Indonesia.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, bahkan sampai turun dari area VIP bersama Ketua BTN, Sumardji, untuk melihat situasi di pinggir lapangan.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut keputusan tersebut merupakan kekeliruan.
Pasalnya, sepanjang babak kedua terdapat sejumlah pengecekan VAR yang seharusnya turut diperhitungkan dalam tambahan waktu.
Dalam pertandingan tersebut, wasit utama Nasrullo Kabirov dari Tajikistan sebelumnya telah memberi isyarat angka tujuh kepada Ohashi sebagai tanda tambahan waktu tujuh menit.
Namun, Ohashi sempat menangkap isyarat tersebut sebagai dua menit.
Setelah berdiskusi kembali dengan Kabirov, Ohashi kemudian merevisi tambahan waktu menjadi tujuh menit.
"Saya juga tidak yakin. Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan," kata Herdman, dikutip dari BolaSport.
Menurut Herdman, situasi tersebut sempat membuat para pemain Indonesia kehilangan fokus.
Namun, ia justru memuji respons skuadnya yang mampu kembali berkonsentrasi hingga pertandingan berakhir.
"Tetapi lihat bagaimana para pemain ini merespons. Respons mereka luar biasa," ujar pelatih asal Inggris tersebut.
Tambahan waktu tujuh menit ternyata menjadi momentum penting bagi Indonesia.
Skuad Garuda mampu mencetak dua gol tambahan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 9-2 atas Bangladesh.
Herdman kemudian mengungkapkan sebuah cerita dari sesi latihan. Ia pernah bertanya kepada pemainnya mengenai jumlah gol yang bisa dicetak jika hanya tersisa 30 detik.
Para pemain menjawab tiga gol. Herdman sempat menganggap target tersebut tidak mungkin dicapai karena waktu yang tersisa sangat singkat.
Namun, kenyataan di lapangan justru berbeda.
"Ternyata kami mencetak tiga gol dalam 37 detik. Mereka percaya," tutur Herdman.
Ia menilai kesalahan keputusan wasit tidak seharusnya mengurangi apresiasi terhadap perjuangan para pemain.
Menurutnya, setiap pihak bisa melakukan kesalahan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana tim merespons situasi sulit.
"Anda melihat sekelompok pemain yang begitu berkomitmen kepada negaranya. Ini sudah dua pertandingan berturut-turut mereka benar-benar berjuang mati-matian di lapangan untuk negara ini," kata Herdman.
"Saya bangga. Sangat bangga," tegas pelatih asal Inggris yang pernah membesut Kanada.
Terlepas dari itu, Timnas Indonesia melanjutkan perjuangan pada FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka lolos ke final sebagai juara Grup A dan bertemu Thailand.
Armada tempur John Herdman mengawali kampanye di kompetisi dengan mengalahkan Singapura 2-0 di Stadion Utama Gelora B**g Karno (SUGBK), Jumat (25/9/2026) malam WIB.
Pasukan John Herdman berjaya berkat gol Ragnar Oratmangoen ('13) dan penalti Ole Romeny ('74). Setelahnya Indonesia bermain tanpa gol melawan Malaysia, Senin (28/9/2026).
Hasil ini untuk sementara menempatkan Indonesa di peringkat dua klasemen sementara. Timnas Indonesia kalah selisih gol dari Malaysia.
Negara tetangga menang 3-0 atas Bangladesh berkat gol Arif Aiman ('18, 37) dan Bergson da Silva ('52).
Drama kemudian terjadi pada partai pamungkas kontra Bangladesh, Kamis (1/10/2026).
Timnas menang 9-2 berkat gol Mitchell Baker ('11, 20, 37, 42, 90+7), Rizky Ridho ('32), Justin Hubner ('45+1), Luke Vickery ('90), dan Kevin Diks ('90+6). Sementara Mohammed Emon ('36) dan Farhaan Ali Wahid ('90+1) menyumbang gol bagi Bangladesh.
Hasil ini membawa Indonesia menyalip Malaysia untuk jadi juara grup. Garuda pun lolos ke final dan menantang Thailand. Laga ini dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Senin (5/10/2026).