11/08/2026
Manchester United memilih tetap dekat Carrington ketimbang menjalani tur pramusim jauh. Jujur, pendekatan Michael Carrick dan Steve Holland ini terasa masuk akal.
Waktu kembali pemain berbeda-beda setelah Piala Dunia, jadi kontrol latihan, pemulihan, dan beban kerja memang penting. Apalagi United harus menghadapi Premier League sekaligus kembali ke Champions League.
Optimis boleh, meski hasilnya baru akan terlihat saat musim berjalan. Pramusim yang tenang kadang lebih berguna daripada perjalanan panjang yang ramai.
10/08/2026
Manchester United vs Leeds di pramusim kali ini, jujur saya malah lebih penasaran apakah Marcus Rashford benar-benar akan dapat menit bermain lagi.
Karl Darlow dan Tynan Thompson juga berpeluang menjalani debut, sementara kesiapan Matthijs de Ligt masih belum jelas. Semua masih sebatas prediksi, jadi susunan Michael Carrick bisa saja berbeda.
Pramusim memang bukan tempat menarik kesimpulan besar, tapi kadang dari sinilah kelihatan siapa yang benar-benar masuk rencana.
09/08/2026
Laga pertama Eva Olid bersama Manchester United Women sudah memberi rasa yang familier: banyak menguasai bola, peluang ada, tapi gol baru datang tiga menit sebelum selesai.
Umpan Jess Anderson yang dituntaskan Elisabeth Terland menyelamatkan hasil 1-1 melawan Leicester City. Masih bikin geregetan karena peluang terbuang, tapi kontribusi para pemain muda cukup memberi harapan.
Namanya juga awal pramusim, yang penting sudah terlihat siapa yang berani mengambil kesempatan.
08/08/2026
Mason Mount tertatih keluar saat Manchester United imbang 1-1 lawan PSG. Belum jelas kondisinya separah apa, tapi rasa cemas soal kedalaman lini tengah langsung muncul lagi.
Ada hal positif dari Amad, gol Bryan Mbeumo, sampai kombinasi Youri Tielemans dan Bruno Fernandes. Namun kalau kabar INEOS bisa berhenti belanja gelandang benar, rasanya tetap nekat memasuki musim baru tanpa tambahan gelandang bertahan.
Pramusim memang bukan penentu segalanya, tapi sering jadi pengingat lubang mana yang belum ditutup.
07/08/2026
Michael Sansoni mungkin bukan nama yang sering dibahas fans Manchester United, tapi pekerjaannya bisa ikut menentukan arah klub. Masuk Leaders in Sport Under 40 2026 terasa seperti pengakuan menarik untuk sosok yang sedang membangun departemen Data & AI United setelah sebelumnya bekerja di Mercedes F1.
Setelah bertahun-tahun melihat keputusan transfer yang bikin geleng-geleng kepala, setidaknya sekarang ada usaha serius untuk memperbaiki proses di balik layar. Timnya memang banyak mendapat kredit atas perekrutan musim panas sebelumnya, tapi ukuran sebenarnya tetap bagaimana pemain-pemain itu berkembang dan membantu tim.
Modernisasi begini layak bikin optimistis, meski fans United juga sudah belajar untuk tidak terlalu cepat percaya. Data bisa membantu memilih pemain, tapi keputusan sepak bola tetap harus dibuktikan di lapangan.
05/08/2026
Kalau laporan ini benar, Manchester United akhirnya bersikap tegas soal Benjamin Sesko.
Minat dari Tottenham, Bayern, dan Barcelona kabarnya langsung ditolak karena Sesko dianggap tak tersentuh. Jujur cukup lega. Catatan 12 gol di musim debut memang belum luar biasa, tapi di usia 23 tahun rasanya terlalu cepat menyerah pada striker yang masih bisa berkembang.
Sekarang semoga dia benar-benar pulih dan bisa kembali saat menghadapi PSG. Sesko dipertahankan, lalu cari pelapis yang tepat—jangan sampai semua beban gol kembali ditaruh di pundaknya.
04/08/2026
Cerita Marcus Rashford di Manchester United sepertinya belum selesai. Barcelona tak mengambil opsi permanen, sementara Michael Carrick kabarnya justru melihat Rashford sebagai sosok penting dalam tim yang sedang dibangun.
Catatan 14 gol dan 14 assist selama dipinjamkan ke Barcelona jelas bikin penasaran. Kalau benar kembali masuk skuad utama, ini bisa jadi kesempatan kedua yang layak. Tapi jangan sampai United menjadikannya alasan untuk berhenti membenahi lini depan.
Berharap boleh, percaya penuh mungkin nanti dulu.