Persida FC sidoarjo

Persida FC sidoarjo

Share

SALAM DAMAI INDONESIA

07/07/2013

Persepam Manfaatkan Persoalan Lawan

-=[?]=-

MADURA - Kans Persepam Madura United menyapu bersih dua laga kandang di Gelora Bangkalan sangat besar. Setelah memulangkan Barito Putra tanpa angka, lawan berikutnya adalah Persiba Balikpapan yang kondisinya kurang menguntungkan jelang pertandingan.

Persiba dihadapkan pada berbagai persoalan, baik mental maupun kualitas teknis. Setelah dihantam kekalahan berat 5-2 oleh Persela Lamongan, tim asal Kalimantan Timur harus terpincang-pincang menghadapi cedera dan akumulasi kartu pemainnya.

Arifky Eka Putra dipulangkan karena cedera parah kala menghadapi Persela, sedangkan Syakir Sulaiman menyingkir karena akumulasi kartu kuning. Dengan banyaknya problem yang dihadapi Persiba, tentu menjadi kesempatan bagi Persepam melanjutkan kemenangan.

Pelatih Persepam Daniel Roekito, Sabtu (6/7), mengungkapkan pihaknya bakal memanfaatkan pertandingan ini untuk mendulang angka sempurna. Walau tidak melihat bagaimana situasi di tim lawan, pelatih asal Rembang, Jawa Tengah, ini optimistis timnya memiliki power untuk memenangi laga.

Soal kepercayaan diri, Persepam memiliki bekal menarik karena di putaran pertama silam mampu menahan imbang Persiba 3-3 di Balikpapan. Daniel pun tak ragu dengan kemampuan timnya dan tinggal menjaga agar Zaenal Arif dkk tidak meremehkan tim berjuluk Beruang Madu.

“Terpenting pemain memiliki keyakinan untuk menang. Lawan Barito memang belum sempurna dari sisi permainan, tapi yang terpenting tiga poin. Menghadapi Persiba, saya tidak menuntut tim bermain cantik. Asalkan bisa menang, saya sudah senang,” terang Daniel Roekito.

Perspeam sendiri bukan tanpa problem, seretnya aliran gol dari striker seperti Zaenal Arif, Emanuel Linkers dan Busari, menjadi persoalan yang harus dipecahkan. Pada pertandingan sebelumnya, gol semata wayang diciptakan gelandang Rossy Noprihanis.

“Kami akan tampil lebih menyerang, semoga itu membuka kesempatan lebih besar untuk mencetak gol. Persiba tentunya juga ingin bangkit setelah dikalahkan Persela, jadi pilihan paling bagus ya tidak memberikan mereka ruang gerak di lapangan,” tambahnya.

Soal pemain lawan yang bakal menjadi perhatian, Daniel seperti biasa tidak menunjuk pada satu sosok. Dia melihat Persiba secara tim dan tidak memberikan treatment khusus untuk pemain. “Kalau bek memberi marking striker lawan, itu sudah pasti,” tandasnya.

Dari kubu tim tamu, pelatih Persiba Herry Kiswanto dibuat pusing dengan kondisi timnya yang morat-marit. Kehilangan Arifky dan Syakir Sulaiman menjadi pukulan berat. Apalagi Syakir tampil bagus kala Persiba dikalahkan persela Lamongan lalu.

Terpaksa, untuk menambah daya gedor timnya, pemain yang sebelumnya ditinggal di Balikpapan Moustapha El Cassa dipanggil ke Surabaya. “El Cassa dipanggil untuk memperkuat lini depan. Sedangkan posisi Arifky mungkin ditempati Roy Budiansyah,” terang Asisten Pelatih Persiba Faisal Husin.

Uniknya, kedua pemain itu tidak dibawa dalam tur Jawa Timur karena dinilai performanya menurun. Walau dalam kondisi yang kurang menguntungkan, nyatanya Persiba tetap berhasrat mendapatkan angka di Madura. “Kami bertekad membalikkan situasi dan memberikan kejutan untuk Persepam,” tegas Faisal Husin.

Bongkar pasang kekuatan mungkin relatif mudah. Yang menjadi persoalan serius adalah bagaimana memulihkan mental dan kepercayaan diri pemain setelah kalah di Madiun. Untuk masalah ini, Faisal mengatakan tim pelatih sudah berkomunikasi secara intensif dengan pemain.

Persepam Madura United (4-4-2):
Alfonsius Kelvan (gk), Michael Orah, Fachrudin Wahyudi, Aboubakar Sillah, Firly Apriansyah; Ishak Djober, Ali Khadaffi, Alain N'kong, Rossy Noprihanis; Zaenal Arif, Emanuel Linkers.

Persiba Balikpapan (4-5-1):
Wawan Hendrawan (gk), Roy Budiansyah, Ahmad Maulana, Absor Fauzi, Yusar Djafar; Young-Kwang Kim, Moustafa El Cassa, M Bachtiar, Alex Robinson; Rudi Widodo, Patrice Dzekou.

04/07/2013

PERSIJAP Jepara vs Persebaya Surabaya 1927
1-0

03/07/2013

GoaL..!!

Persela 1-0 Persiba


Std.Wilis Madiun

03/07/2013

FT : Persipura 8 - 1 Persidafon
Goals:
15' [ 1 - 0 ] Otavio Dutra
21' [ 2 - 0 ] Bio Paulin
41' [ 3 - 0 ] Zah Rahan
51' [ 4 - 0 ] Boaz Solossa
64' [ 5 - 0 ] Patrich Wanggai
65' [ 5 - 1 ] Pape Latyr Ndiaye
80' [ 6 - 1 ] Zah Rahan
83' [ 7 - 1 ] Ricky Kayame
91' [ 8 - 1 ] Ricky Kayame
===============
=======================
15' Gol Otavio Dutra Berasal dari
Sepak Pojok yang diambil oleh zah
rahan yang kemudian Dimanfaatkan
Dengan baik Oleh Otavio Dutra
dengan Heading Mematikan.
21' Gol Bio Paulin Melalui Heading Yang
berasal dari Sepak Pojok Boaz
Solossa.
41' Gol Zah rahan berasal dari luar
Kotak Penalti, Tendangan Plesing
yang sangat keras dan Akurat di Sisi
pojok Kanan Gawang persidafon .
Kick Off Babak Ke - 2..
47' Precious ( Persidafon ) harus
menerima kartu merah setelah
pelanggaran keras kepada Ian Luis
Kabes.
51' Serangan Balik Cepat 3 Lawan 3 ,
Imanuel Wanggai mengirim Umpan
Kepada Boaz yang tinggal berhadapan
dengan 2 pemain Persidafon yang
kemudian Di 'kecoh' oleh Boaz dan
melepaskan tendangan keras dari
dalam Kotak Penalti.
63' Sub Persipura : Ricky Kayame In ,
Ian Kabes Out.
64' Baru Masuk 1 menit, Ricky Kayame
mengirim Umpan Manis kepada Patrich
Wanggai yang langsung di Konversi
menjadi Sebuah Gol.
65' Selang 1 Menit pemain persipura
yang sedang dalam Euforia terlena
setelah peluit berbunyi, Pemain
persidafon melakukan serangan cepat
yang Menghasilkan Gol dari Sepakan
Melengkung Pape Latyr.
80' Gol Dari Zah rahan berasal dari
Blunder si 'Botak' Markus Horison
83' Gol dari Ricky Kayeme, Bermain
sejak menit 64 Dan merupakan debut
pertama bermain di ISL.
91' RICKY KAYAME Nampaknya
menjadi Super Sub baru dari TANAH
PAPUA B**g ..

03/07/2013

Ayoo onk seng wanii 8ball poll an a ambk mimind??

03/07/2013

69' Persipura 5 - 1 Persidafon
Goals:
17' [ 1 - 0 ] Otavio Dutra
22' [ 2 - 0 ] Bio Paulin
42' [ 3 - 0 ] Zah Rahan
51' [ 4 - 0 ] Boaz Solossa
64' [ 5 - 0 ] Patrich Wanggai
65' [ 5 - 1 ] Pape Latyr Ndiaye

03/07/2013

Persipura 5-1 PErsidaf0n

Dorong Buyar Lurd .

Smangat Broooowww

02/07/2013

Pagi sadam

Dari suporter mana aja nih ??

01/07/2013



24 Besar | Group 15 | Tuan Rumah Ngawi | 1. Ngawi 2. Sidoarjo 3. Denpasar 4. Kutai Timur 5. Pati 6. | 2 Tim Teratas Masuk 8 besar.

Photos 30/06/2013

Tak Cukup Bukti, Komdis PSSI Gugurkan Laporan Dugaan Pengaturan Skor Deltamania Sidoarjo



Disebabkan tak cukup bukti, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menolak laporan dugaan pengaturan skor suporter Deltras Sidoarjo.

Minggu lalu, ratusan suporter Deltras, Deltamania menyambangi Kantor PSSI. Mereka menuntut PSSI mengusut dugaan pengaturan skor yang terjadi di penyisihan grup III Divisi Utama Liga Indonesia Selasa (11/6/2013) lalu, ketika Perseta Tulunganggung mengalahkan tuan rumah Perseba Super Bangkalan dengan skor 3-2.

Dengan hasil tersebut, Perseta lolos ke babak 12 besar bersama Perseba, yang sudah memastikan diri lolos terlebih dahulu. Sementara, Deltras Sidoarjo gagal lolos.

Hasil pertandingan tersebut memunculkan kontroversi. Wasit yang memimpin pertandingan memberi hadiah sebanyak dua kali kepada Perseta.

“Laporan Deltras kami tolak. Karena tidak ada pembuktian yang kuat. Komdis tidak mengadili perasaan, tapi kejadian yang memang ada bukti dan data-data yang akurat,” ujar ketua Komdis Hinca Pandjaitan, Kamis (27/6/2013) WIB.

Sebelumnya, Deltras melalui Deltamania mengaku mempunyai bukti yakni rekaman video pertandingan yang dapat memperkuat dugaan tersebut. Namun nyatanya, lanjut Hinca tidak ada video tersebut.

“Intinya, mereka mengadukan tanpa bukti apapun. Tidak ada rekaman video juga. Dugaan juga harus punya kualitas. Tapi saya menghormati laporan itu. Tapi sayang sekali laporannya tidak berkualita

Photos 30/06/2013

Tim Sepak Bola Sidoarjo Bertemu Kabupaten Malang di Final Porprov Jatim 2013


Tim Sidoarjo bakal bertemu Kabupaten Malang dalam pertandingan final sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IV/2013 pada Sabtu (29/6/2013). Kedua tim memastikan ke laga puncak seiring kemenangan atas lawan-lawannya di laga semifinal, di Stadion Wilis Kota Madiun, Kamis malam (27/06/2013).

Kabupaten Malang menyingkirkan juara bertahan Kota Kediri 2-0. Kemenangan Kabupaten Malang ditentukan melalui dua gol Dedy Setiawan pada menit ke-47 dan menit 77.

“Ini berkat kerja keras seluruh tim. Pelatih, ofisial, dan tentu saja pemain yang sudah berjuang lebih ekstra daripada laga-laga kita sebelumnya,” kata Zamroni, pelatih Kabupaten Malang, usai laga, Kamis (27/6/2013).

Sedang Sidoarjo melangkah ke laga puncak, setelah menjegal Kabupaten Kediri 1-0. Gol tunggal Sidoarjo dilesakan Fakhrur Rony di menit ke-52.

Pelatih Sidoarjo, Hariadi mengaku, permainan timnya cenderung menurun di laga ini. “Secara hasil tentu saja kami harus senang. Tapi secara performa, anak-anak cenderung menurun,” aku Hardi.

Kegagalan Kota Kediri menembus final, membuat Porprov 2013 ini bakal melahirkan juara baru. Dalam sejarah Porprov Jatim, tidak ada tim yang mampu juara dua kali beruntun. Surabaya menjuarai Porprov edisi pertama 2007, selanjutnya Kota Malang menjadi yang terbaik pada Porprov II/2009. Kemudian Kota Kediri merebut gelar pada Porprov III/2011.

Kabupaten Kediri dan Kota Kediri akan memperebutkan peringkat ketiga pada Jumat.

Photos 30/06/2013

Singkirkan Surabaya Tim Futsal Sidoarjo Melaju Ke Final Porprov 2013


Sidoarjo memenangi big match atas Surabaya di semifinal cabang olahraga (Cabor) futsal Pekan olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IV/2013. Kota Udang menyingkirkan Surabaya lewat angka 6-4 sekaligus melaju ke final pada pertandingan di futsal Rado Kota Madiun, Jumat (28/6/2013).

Pertemuan Sidoarjo lawan Surabaya, benar-benar berjalan panas, ketat dan menegangkan. Dua tim yang sejatinya ‘pantas’ bertemu di laga final, bermain ngotot dan saling adu teknik dalam permainan tempo tinggi.

Pertandingan kedua tim berjalan menarik dan enak ditonton. Maklum, baik Sidoarjo dan Surabaya bermaterikan pemain-pemain yang ikut berkompetisi di Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim.

Sidoarjo mampu unggul lebih dahulu melalui lima gol hingga menit ke-18. Lima Gol Sidoarjo dihasilkan melalui sambaran Fathan Apriyanto menit ke-7, Adi Dwi P menit ke-9 dan 17 dan dua gol Fandi Hidayat. Gol Fandi ini seharusnya tidak perlu terjadi, seandainga pemain-pemain Surabaya tidak bermain di area belakang.

Sudah tertinggal lima gol, memaksa Surabaya bermain super agresif. Serangan gencar terus dilakukan Arek-Arek Suroboyo guna memburu gol. Permainan dengan power play juga dilakukan Surabaya. Usaha tim Kota Pahlawan ini membuahkan hasil dengan dua gol yang diceploskan Alief Sutianto dan Debi yang sama-sama membobol gawang Sidoarjo di menit ke-19. Skor 5-2 untuk Sidoarjo pun berakhir hingga babak pertama.

Masuk babak kedua, Surabaya langsung tampil menyengat. Partandingan baru berjalan dua menit atau menit ke-22, Gusti Dian mampu membobol gawang Sidoarjo guna membawa skor 3-5. Motivasi Surabaya pun bangkit dan kian bernafsu untuk menambah gol.

Surabaya terus menekan dan mengurung gawang Sidoarjo. Sebaliknya, Sidoarjo lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Pertandingan babak kedua berlangsung sengit, ketat dan kerap terjadi benturan fisik.

Surabaya sesekali bermain keras ketika kehilangan bola. Saking kerasnya permainan dan menjurus kasar, Sidoarjo sempat menghentikan pertandingan guna memprotes keras wasit yang memimpin laga, Febriyanto dan Safudin pada pertengahan babak kedua. Tapi, laga akhirnya berlanjut.

Surabaya sempat menempel skor ketat Sidoarjo, menyusul gol pemain lincah Surabaya, Abdullah menit ke-31 untuk membawa skor 4-5. Sayang, akibat terlalu bernafsu tampil menyerang dengan memakai power play, Sidoarjo melalui Fathan Apriyanto mampu membuat gol jarak jauh ketika Surabaya tidak menggunakan kiper. Sidoarjo pun mengubur Surabaya 6-4.

Pada final, Sabtu (29/6/2013), Sidoarjo bakal menghadapi pemenang Kota Malang lawan Kota Madiun.

“Kami sangat bersyukur atas kemenangan ini dan akhirnya tampil di final. Saya akui, lawan Surabaya ini merupakan yang terberat, selain dari Gresik,” sebut Ruliantyo, asisten pelatih Sidoarjo, usai laga, Jumat (28/2013).

Rulianto mengakui pemain didiknya sempat terpancing dengan permainan keras dan kasar Surabaya. “Tapi, akhirnya pemain bisa mengatasi dan melewati,” jelaas Rulianto.

Pelatih Surabaya Hadi ‘Iwan’ Purwanto menuturkan, dirinya memutuskan bermain power play untuk mengejar ketinggalan. Tapi, saat bermain power play justri nkecolongan dua gol.

“Anak-anak terlihat masih gugup saat bermain power play. Padahal, kami tampil lebih menyerang. Sidoarjo banyak menunggu di belakang, sehingga kami sulit menembus,”

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Jakarta