Tetap Latihan, Mirko Abaikan Isu Pencoretan
CEO PSM, Rully Habibie, mengisyaratkan akan melakukan pemangkasan pemain pada putaran kedua nanti. Salah satu pemain yang digadang-gadang akan dilepas adalah striker asal Montenegro, Mirko Spasojevic. Meski demikian, adik kandung mantan striker PSM Makassar, Ilija Spasojevic itu, mengaku tidak mau terpengaruh dengan isu pemangkasan pemain tersebut. Ia tetap fokus mempersiapkan diri
menghadapi putaran kedua nanti.
"Dia belum mau memikirkan hal itu. Katanya, dia masih 100 persen fokus pada PSM. Dia juga belum berpikiran untuk mencari klub lain," kata Spaso mengutip pernyataan Mirko.
"Apapun nanti keputusan manajemen, Mirko harus menerimanya. Karena itulah kehidupan sebagai pemain sepakbola profesional," kata Spaso, yang kini merumput bersama Mitra Kukar.
Menurut Spaso, Mirko selalu ingin memberikan yang terbaik bagi PSM. Ia ingin terus belajar agar bisa menjadi pemain yang lebih baik. Hal itu dibuktikan, Mirko tetap latihan meski manajemen meliburkan pemain.
"Dia tidak ikut Liga Ramadan ataupun pergi liburan. Ia tetap latihan di Lapangan Karebosi bersama Febre. Mereka juga sering fitness. Itu untuk jaga kondisi, apapun yang akan terjadi ke depannya," pungkas Spaso.
PSM Makassar Sejak' 02 November 1915
Ewako PSM......
Spaso yakin mirko perbaiki penampilannya di PSM
Mantan striker PSM Makassar, Ilija Spasojevic yakin penampilan adik kandungnya, Mirko Spasojevic bakal lebih baik lagi. Menurut Spaso, saat ini mental Mirko belum kuat untuk bisa bermain di Indonesia.
"Ya, mungkin karena dia masihmuda, 22 tahun. Kalau mau main di PSM harus punya mental sangat kuat dan harus memiliki pengalaman. Saat dia bermain di Montenegro, dia tidak mendapatkan 'pressure' seperti di Makassar. Saya yakin,Mirko bisa lebih baik ke depannya," lanjutnya.
Mirko dinilai kurang menunjukkan kapasitasnya sebagai striker asing. Dalam beberapa kali penampilannya, pemain berusia 22 tahun itu masih kurang menggembirakan bagi penikmat PSM.
Selama putaran pertama ini, Mirko sudah dua kali diberikan kesempatan sebagai starter, tapi harus ditarik keluar pada pertengahan laga karena penampilannya tidak memuaskan. Ia pun belum mencetak satu pun gol
Kini, PSM Makassar jadi Korban Politik
BONE, RAKYATSULSEL.COM – Mantan pemain PSM Makassar di era 1997-an, Jufri Samad, mengakui kalau salah satu penyebab keterpurukan klub sepak bola kebanggaan Sulsel, PSM Makassar, karena politik.
Menurutnya, pengurus PSM Makassar sekarang tidak lagi murni urusi sepak bola tetapi juga ke ranah politik. Sehingga tidak mengherankan kalau dulu PSM Makassar disegani lawan di ISL harus beralih ke LPI.
“PSM korban politik. Dulu zaman saya, pengurus murni mengurus bola sekarang sudah ada kepentingan politik. Demikian juga pemain yang memiliki sifat kedaerahan sangat tinggi sehingga selalu mengejar prestasi dan gaji soal kedua,” ungkap Jufri, usai mengantar kesebelasan Kecamatan Lamuru menjuarai turnamen sepak bola AMPG Cup I di stadion Lapatau Bone, Sabtu (22/6).
Pemain yang terakhir merumput di Barito Putra pada 2011 ini juga mengungkapkan kalau PSM Makassar saat ini lagi sakit. Sehingga sangat sulit mencapai puncak klasemen. Sehingga dibutuhkan pengurus yang betul-betul hanya murni mengurusi sepak bola. Demikian juga pemain harus memiliki rasa memiliki dengan semangat juang kedaerahan yang sangat kental.
“Pemain harus menumbuhkan sifat kedaerahan, rasa memilikinya tidak boleh hilang. Apalagi PSM Makassar, satu-satunya tim kebanggaan rakyat Sulsel. Demikian juga pengurus agar memenuhi hak pemain karena pemain sudah melaksanakan kewajibannya. Mudah-mudahan PSM Makassar bisa kembali jaya dan disegani,” ujar Jufri.
(y) Like (y) https://www.facebook.com/pages/Bonek-Bobotoh-Maczman/562486530458234?ref=hl
Bonek Bobotoh Maczman (y) Like
Bonek Bobotoh Maczman (y) Like
Bonek Bobotoh Maczman (y) Like
Bonek Bobotoh Maczman (y) Like
Bonek Bobotoh Maczman (y) Like
SaLam 1 INDONESIA
Berikut 23 pemain yang dihukum PSSI:
1. I Made Wirawan (Persib)
2. Atep (Persib)
3. M Ridwan (Persib)
4. Fachrudin (Persepam MU)
5. Busari (Persepam MU)
6. M. Roby (Persisam)
7. Zulkifli Syukur (Mitra Kukar)
8. Ahmad Bustomi (Mitra Kukar)
9. Tantan (Sriwijaya FC)
10. Samsul Arif (Persela)
11. Zaelani Sibi (Persidafon)
12. Ronald Setmop (Persidafon)
13. Victor Igbonefo (Arema ISL)
14. Greg Nwokolo (Arema ISL)
15. Boaz Solossa (Persipura)
16. Ricardo Salempessy (Persipura)
17. Imanuel Wanggai (Persipura)
18. Ian Louis Kabes (Persipura)
19. Lukas Mandowen (Persipura)
20. Ortizan Solossa (Persipura)
21. Patrich Wanggai (Persipura)
22. Irfan Raditya (Arema IPL)
23. Aji Saka (Arema IPL)
Like anda berguna buat masa depan mu...
21/01/2013
LPIS Sambut Baik Bila Klub ISL Boyongan ke IPL
- Menjelang kick off kompetisi Indonesian Premier League (IPL), 9 Februari nanti, muncul kabar, beberapa klub dari kompetisi PT Liga Indonesia (LI), baik Divisi Utama maupun Indonesia Super League (ISL), akan menyebrang kompetisi di bawah operator PT Liga Prima Indonesia sportindo (LPIS).
Ditandai ketika Gede Widiade, mengumumkan telah mengakuisisi 90 persen pengelolaan tim PS Mojokerto Putra, akhir pekan lalu. Status Gede yang masih menjabat sebagai CEO Persebaya, memunculkan sinyal bahwa Arek Wonokromo ini akan memindahkan Laskar Majapahit ke kompetisi Divisi Utama LPIS.
Apalagi, dikabarkan bahwa beberapa tim-tim yang sebelumnya bermain di bawah operator PTLI, berminat turun di kompetisi di bawah LPIS. Bahkan, kabar menyebut, tiga tim dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) sudah melakukan pembicaraan serius untuk ikut di kompetisi IPL.
Ketika dikonfirmasi, CEO LPIS, Widjajanto tak membantah. "Saya mendengar exco berkomunikasi intens dengan beberapa klub yang bernaung di bawah PT Liga Indonesia," aku Widja.
Hal itu disambut baik oleh fans Manchester United ini. Menurut Widja, meski yang menentukan status peserta adalah Komite Eksekutif (Exco) PSSI, namun LPIS sebagai operator sangat gembira bila ada klub yang kembali berkompetisi di bawah yurisdiksi PSSI.
"Pegangannya kembali lagi ke statuta PSSI pasal 37 ayat 1i terkait dengan status peserta kan exco yang menentukan. Namun dalam semangat rekonsiliasi, dengan tegas dikatakan AFC bahwa berkompetisi di bawah yurisdiksi PSSI, tentu kami sebagai penyelenggara harus siap," ujar Widja.
Khusus untuk PSMP, Musim 2011/2012 lalu, tim kebanggan masyarakat Mojokerto ini bermain di kompetisi Divisi Utama PT LI. Namun tim ini gagal bersinar dan tak mampu menembus Indonesia Super League (ISL). Di musim 2013 ini, PSMP masih tercatat di PT LI. Bahkan mereka tergabung di Grup III.
PSMP akan bertemu dengan Persid Jember, Persebaya DU, Perseba Bangkalan Super, Deltras Sidoarjo, Persipas Paser, Persebo Bondowoso, Persekam Metro FC, PSBK Blitar dan Perseta Tulungagung. Namun dengan masuknya Gede, bukan tidak mungkin petanya akan berubah.
Lalu bagaimana status tim-tim dari kompetisi di bawah PT LI jika pindah ke IPL atau Divisi Utama LPIS? "Idealnya setara. Jadi, kalau awalnya dari divisi utama ya ke strata yang sama, yakni divisi utama," pungkasnya.[sya]
^_^
gabung / Join sob' :
→ The Macz Man Indonesia Supporters Creative Makassar'
→ PSM Makassar Fansclub
Thanks`
saLam jabat hati
^^^^^^^^^^^^
LIKE ● ▬▬► The Macz Man Indonesia Supporters Creative Makassar'
LIKE ● ▬▬► PSM Makassar Fansclub
SaLam Jabat Hati ...
04/12/2012
~`Persis Solo Bisa Dijerat Pasal Penipuan
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S.Pane, meminta pihak kepolisian segera mengusut kasus kematian pemain bola Persatuan Sepakbola Indonesia Solo (Persis), Diego Mendieta.
“Alasannya, pemain asal Paraguay ini meninggal dunia karena tidak mampu membiayai pengobatan, akibat belum dibayarkannya gaji yang bersangkutan selama empat bulan oleh Persis Solo,” katanya dalam pesan elektronik, Selasa (4/12).
IPW menduga Persis Solo telah melakukan pelanggaran pasal penipuan. “Indikasinya, Persis Solo tidak membayar gaji Diego selama empat bulan. Selain itu Persis Solo juga telah melakukan kelalaian sehingga menyebabkan seseorang (Diego) meninggal dunia,” katanya.
Untuk itu atas kasus ini, Neta juga meminta polisi segera memeriksa pengurus PT Liga Indonesia, PSSI, dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
“Karena ketiga lembaga ini telah melakukan kelalaian dan tidak menjalankan tugasnya dengan maksimal. Sehingga menyebabkan kematian Diego,” katanya.
IPW juga mengimbau Polri tidak mengijinkan kompetisi Liga Super Indonesia dan Liga Primer Indonesia untuk tahun 2013. Sebab kematian Diego menunjukkan kesemrawutan manajemen kompetisi sepakbola Indonesia.
“IPW berharap keluarga Diego melakukan tuntutan hukum terhadap Persis Solo, PT Liga Indonesia, PSSI dan BOPI,” katanya.(gir/jpnn)
---------------------
01/12/2012
28/11/2012
~`Nil Maizar: Kemenangan Ini untuk Rakyat Indonesia
– Hasil penting diraih timnas Indonesia di laga kedua Grup B Piala AFF 2012,
setelah berhasil mengalahkan Singapura dengan skor tipis 1-0,
dalam laga yang digelar di Stadion Bukit Jalil Malaysia, Rabu
(28/11/2012). Kemenangan atas Singapura membuka peluang
Indonesia untuk lolos ke semifinal. Kemenangan atas Singapura ini
tidak saja disambut gembira oleh para pendukung timnas, namun juga oleh pelatih Nil Maizar. Arsitek timnas itupun memuji daya juang
para pemainnya di lapangan. "Saya berterima kasih kepada para
pemain yang telah menunjukkan semangat juang tinggi.
Bagaimanapun, motivasi dan spirit sangat penting di sepak bola," ucap Nil Maizar.
Tak bisa dimungkiri memang, kekuatan mental Indonesia teruji
pada laga melawan Singapura. Beberapa kali mendapatkan tekanan
namun tetap bisa menjaga pertahanan dan justru mampu
mencuri gol kemenangan. "Rakyat Indonesia berharap kami
meraih kemenangan. Dan kami memberikan harapan itu bagi rakyat Indonesia," tandasnya.
~`Pelatih Singapura Waspadai Perlawanan Alot Indonesia
-Pelatih Timnas Singapura, Radojko Avramovic tidak ingin pasukannya jemawa saat menghadapi Indonesia, Rabu (28/11). Pelatih berusia 62 tahun ini tetap melihat Indonesia sebagai tim yang berbahaya, terutama ketika berhasil bangkit dari dua kali ketertinggalan saat melawan Laos.
"Indonesia mempunyai banyak pemain berkualitas. Meski ditahan laos tetapi setiap pertandingan berbeda. Kita lihat saja nanti," ucap Avramovic kepada wartawan Bola.net, M.Rahmatullah di Hotel Palace of The Golden Horses Malaysia.
Ditambahkan oleh Avramovic jika tidak tim yang akan dengan mudah lolos dari babak penyisihan. Meski pelatih Serbia ini senang dengan kemenangan 3-0 melawan Malaysia, Minggu (25/11) kemarin.
"Di turnamen ini semua tim harus bermain 100 persen di setiap pertandingan. Kami senang dengan kemenangan 3-0 melawan Malaysia, tetapi pertandingan berikutnya melawan Indonesia tidak akan mudah," imbuh Avramovic.
Melawan Indonesia, Avramovic sudah menyiapkan skema yang nantinya bisa berubah di tengah pertandingan. "Kami akan berupaya menciptakan peluang untuk mencetak gol. Tetapi jika lawan mendominasi tentu kami harus bertahan," pungkasnya.
Singapura butuh satu kali kemenangan untuk bisa lolos dari fase penyisihan grup. Saat ini Singapura menjadi pemuncak Grup B dengan koleksi 3 poin. Indonesia dan Laos kemudian menguntit di posisi satu dan dua dengan torehan satu poin. Sementara tuan rumah Malaysia masih terpuruk di dasar klasemen Grup B.
# #
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Jakarta