Tyrique George habis masa pinjaman di Everton, sekarang nasibnya lagi gantung.
Main 11 kali di era Moyes, belum benar-benar jadi andalan, tapi potensinya masih kelihatan.
Everton punya opsi beli, Chelsea juga kelihatan siap lepas. Tinggal siapa yang benar-benar yakin.
QQJago Game Online Community
QQJago Community adalah komunitas pecinta sepak bola yang berbagi info, jadwal, dan obrolan santai seputar dunia bola untuk penggemar di Indonesia.
08/06/2026
Aneh ya, kadang pemain kayak Marc Cucurella itu kerasa “udah ada tapi nggak pernah benar-benar hadir” di Chelsea.
Gue inget awal datang, rambut kribo lari-lari di sisi kiri, keliatan beda sendiri. Ada ekspektasi, ada rasa “ini harusnya jadi sesuatu.” Tapi satu musim lewat malah lebih banyak momen bingungnya daripada yakinnya. Bukan jelek banget, tapi juga nggak pernah bikin tenang.
Sekarang denger dia mungkin bakal cabut, rasanya bukan sedih, bukan juga lega. Lebih ke… ya mungkin memang dari awal nggak pernah benar-benar nyambung aja.
Kadang di klub sebesar Chelsea, ada pemain yang kualitasnya ada, niatnya juga ada, tapi timing dan situasinya kayak nggak pernah mau berpihak. Ujung-ujungnya ya jadi cerita pendek yang nggak sempat jadi apa-apa.
Dan anehnya, tipe cerita kayak gini tuh sering banget kejadian. Di klub lain juga sama. Tapi tiap lihat nama yang bersangkutan, tetap kepikiran, “harusnya bisa lebih dari ini.”
07/06/2026
Aneh juga ya, Kendry Páez ini masih dipanggil ke timnas Ekuador buat Piala Dunia, tapi di klub malah kayak belum nemu tempatnya sendiri.
Dulu pas Chelsea ambil dia, rasanya kayak lagi lihat masa depan diselipin ke dalam satu nama. Umur 16, harga segitu, ekspektasinya otomatis tinggi. Tapi sekarang alurnya malah ke Strasbourg, terus River Plate, dan tetap belum kelihatan “klik”-nya di mana. Kayak sering pindah kamar tapi tetap nggak bisa tidur nyenyak.
Kadang yang bikin kepikiran bukan cuma soal kualitas di lapangan. Ada pemain yang bakatnya keliatan jelas, tapi ritme hidupnya belum kebentuk. Lingkungan ganti terus, tekanan beda-beda, terus orang-orang nunggu dia jadi sesuatu yang mungkin bahkan dia sendiri belum ngerti bentuknya.
Yang bikin lebih ganjil, di timnas dia tetap dipercaya. Jadi ini sebenarnya soal level, atau cuma soal timing dan tempat yang nggak pas?
Everton belum juga nentuin nasib Tyrique George, sementara Chelsea cuma bisa nunggu.
Winger 20 tahun ini memang bukan starter utama musim lalu, tapi impact-nya dari bangku cadangan cukup bikin Everton mikir dua kali.
Di tengah sulitnya Chelsea jual pemain, George justru jadi pengecualian yang ada peminatnya.
Sekarang semua ada di keputusan Everton, apakah mereka yakin ini investasi jangka panjang atau cuma momen sesaat.
06/06/2026
Aneh juga ngerasanya, baru mulai kebiasa lihat Malo Gusto lari di kanan, sekarang udah ada bayangan dia bisa cabut.
Gusto tuh bukan yang paling disorot kalau ngomongin Chelsea, tapi justru tipe yang kalau nggak ada baru kerasa bolongnya. Larinya konsisten, nggak banyak gaya, tapi selalu ada pas dibutuhin. Kayak pemain yang nggak ribut di timeline, cuma tiap match tiba-tiba kepikiran, “oh iya, dia lagi.”
Terus sekarang dikaitin sama Bayern, City… ya jelas sih mereka lihat sesuatu yang kita juga sering lihat diam-diam. Apalagi kalau Maresca beneran narik dia, rasanya kayak pemain yang ngerti bola tanpa banyak dijelasin.
Cuma ya gitu, jadi fans ini kadang capek sendiri. Belum sempat ngerasa “ini bagian dari tim kita”, eh udah harus siap kehilangan lagi. Chelsea akhir-akhir ini rasanya kayak tempat singgah, bukan tempat tumbuh bareng. Dan Gusto termasuk yang rasanya sayang kalau cuma lewat sebentar.
Robert Sanchez masih jadi nomor satu di Chelsea, tapi situasinya belum benar-benar aman.
Performa oke, tapi isu soal persaingan dan rencana jangka panjang bikin posisi ini terasa menggantung.
Kalau Penders balik, menit main bisa jadi masalah tanpa kompetisi Eropa.
05/06/2026
Aneh juga ya, pemain bisa keliatan “naik level” justru di tim yang lagi jatuh.
Matheus Fernandes di West Ham kemarin itu tipikal yang kalau lu nonton rutin, kerasa banget bedanya. Bukan yang heboh tiap minggu, tapi selalu ada aja momen kecil yang bikin mikir, “oh, ini anak ngerti main.” Tapi ya… akhirnya tetap tenggelam juga bareng timnya.
Sekarang pas West Ham turun, malah Chelsea, Arsenal, sama MU pada dateng. Rasanya kayak sepak bola tuh kadang kejam dengan cara yang rapi: tim hancur, tapi yang cukup bagus langsung diambil satu-satu. Yang ngerasain pahitnya fans, yang dapet kesempatan naik panggung pemainnya.
Dan anehnya, kita tuh udah kebiasa. Liat pemain bagus di tim papan bawah cuma nunggu waktu sampai pindah, bukan nunggu timnya jadi lebih baik.
Entah kenapa, bagian itu yang kadang bikin ngikutin bola terasa agak sepi.
Chelsea masih belum benar-benar yakin sama kiper mereka, tapi Sanchez tetap di depan
Musim ini oke, tapi belum bikin semua tenang soal jangka panjang
Penders balik, tapi tanpa Eropa menit main bisa jadi tipis
Posisi aman, tapi rasanya belum sepenuhnya pasti
04/06/2026
Kadang masuk klub besar itu bukan soal “berhasil atau nggak”, tapi soal kapan kamu benar-benar dikasih ruang buat ada.
Liam Delap baru sebentar di Chelsea, tapi rasanya udah keburu ketindihan ekspektasi dan kedalaman skuad. Di atasnya ada Joao Pedro, bentar lagi datang lagi penyerang baru. Sementara dia sendiri belum punya “peran lain” kalau bukan jadi nomor 9 murni. Di tim yang nggak main di Eropa, menit itu jadi barang mewah, bukan sekadar rotasi.
Aneh ya, striker muda yang harganya mahal, tapi kemungkinan terbaiknya justru dipinjamkan lagi. Bukan karena gagal, tapi karena terlalu cepat mendarat di tempat yang belum butuh dia sepenuhnya.
Kadang ngebayangin aja… lebih enak berkembang pelan di klub yang bener-bener butuh, atau nunggu lama di klub besar sambil berharap satu momen yang belum tentu datang?
Tyrique George lagi nunggu kepastian dari Everton soal masa depannya.
Musim lalu sempat kasih warna walau bukan starter rutin, sekarang tinggal keputusan mau dipermanenin atau enggak.
Kadang satu kesempatan aja bisa nentuin arah karier pemain muda.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the business
Website
Address
Kebayoran Lama
Jakarta
12210