S
World Badminton Community
Info Seputar Bulutangkis Ter-Update | Profil Atlet | Ranking BWF | Hasil Pertandingan | Quiz Tentang
Juni 20, 2014
Ini Kata Rexy Mainaky Mengenai Tumbangnya Hampi Semua Pemain Indonesia
PICTURE : Adrianti Firdasari dan Rexy Mainaky
Turnamen BCA Indonesia Open Superseries Premier 2014 telah berjalan hingga babak kedua, dan sudah banyak pebulu tangkis Indonesia yang gugur. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky menyayangkan hasil ini.
“Saya baru saja berbicara dengan beberapa pemain. Saya bilang, pelatih itu sama seperti guru, tugasnya hanya mengajarkan. Tetapi semua itu percuma saja kalau dari muridnya tak ada inisiatif sendiri,” aku Rexy di Istora Senayan Jakarta.
Menurut Rexy, pemain tidak boleh hanya menerima saran pelatih saat di lapangan. Mereka juga harus mengeluarkan pendapat dan berinisiatif mengenai strategi yang pas dengan si pemain itu sendiri.
“Percuma d**g kalau pelatih bilang A, tapi ternyata pemain tidak nyaman bermain seperti yang dibilang pelatih. Pemain yang harus mencari tahu sendiri bagaimana serangan yang tepat untuknya. Istilahnya, pemain juga harus memberikan feedback untuk pelatih.”
Kalau saya lihat, kebanyakan pemain kita masih kurang inisiatif. Mereka masih takut kalau kalah nanti ditanya kenapa-kenapa-nya. Inilah yang masih menjadi PR buat kita,” ungkap Rexy.
Sependapat dengan Rexy, Kepala Sub Bidang Pelatnas Ricky Soebagdja juga mengatakan bahwa mental bertarung pemain Indonesia saat ini masih kalah jauh dibanding pemain Thailand dan Jepang.
“Sebenarnya pemain kita mampu. Hanya saja semangat juangnya masih kurang. Seperti Tommy (Sugiarto) kemarin, saya sebenarnya kecewa. Permainan dia seperti tidak ada gregetnya, tidak maksimal. Dia sedang underperformed. Hayom (Dionysius Hayom Rumbaka) juga sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa dan teknik yang bagus, tapi ya sampai sekarang gitu-gitu saja,” aku Ricky.
Pada nomor tunggal putra, Tommy, Hayom, dan Sony Dwi Kuncoro, langsung gugur di babak pertama. Sementara di nomor tunggal putri, tidak ada pemain Indonesia yang lolos ke perempat final. Pihak PBSI telah merencanakan evaluasi khusus untuk dua nomor ini.
(Disadur dan disarikan oleh always badminton dari tulisan Norma Gesita untuk Kompas)
SUMBER : ALWAYSBADMINTON.COM
LIKE & SHARE
Indonesia baru meloloskan 2 wakil di nomor Ganda Campuran, dan 2 wakil lagi belum bertandi yaitu Kevin/Greysia dan Alfian/Annisa semoga mereka mengikuti jejak tontowi/Liliyana dan Preven/Deby yang lolos kebabak berikutnya
Result 17-Juni-2014
Mixed Doubles
Danny Bawa CHRISNANTA Singapore
Yu Yan Vanessa NEO Singapore
-
Indonesia Gideon Markus FERNALDI
Indonesia Rizki Amelia PRADIPTA
16-21 21-17 21-10
Chris ADCOCK [5] England
Gabrielle ADCOCK England
-
Japan Kenichi HAYAKAWA
Japan Misaki MATSUTOMO
21-17 18-21 21-18
Jacco ARENDS Netherlands
Selena PIEK Netherlands
-
Thailand Sudket PRAPAKAMOL [7]
Thailand Saralee THOUNGTHONGKAM
21-19 22-20
Chris LANGRIDGE England
Heather OLVER England
-
Indonesia Muhammad RIJAL
Indonesia Vita MARISSA
21-17 21-18
Tontowi AHMAD [2] Indonesia
Liliyana NATSIR Indonesia
-
Germany Michael FUCHS
Germany Birgit MICHELS
21-16 18-21 21-19
Praveen JORDAN Indonesia
Debby SUSANTO Indonesia
-
Scotland Robert BLAIR
Scotland Imogen BANKIER
21-17 19-21 23-21
Maneepong JONGJIT Thailand
Sapsiree TAERATTANACHAI Thailand
-
Indonesia Irfan FADHILAH
Indonesia Weni ANGGRAINI
21-18 16-21 21-13
Yong Dae LEE Korea
Seung Chan SHIN Korea
-
Indonesia Riky WIDIANTO
Indonesia Puspita Richi DILI
21-16 21-14
Lu KAI China
Huang YAQIONG China
-
Indonesia Markis KIDO [6]
Indonesia Pia Zebadiah BERNADETH
21-18 17-21 21-14
Like & Share
17/06/2014
Alamsyah Yunus Menang Atas Wakil Hongkong, Wong Wing Ki
June 17 ,2014
Picture : Alamsyah Yunus
Wakil Indonesia di ajang BCA Indonesia Super Series Premier 2014 di nomor tunggal putra, Alamsyah Yunus, berhasil menang atas wakil Hongkong, Wong Wing Ki. Alamsyah berhasil menang dengan tiga set 16-21, 21-10, dan 21-16.
Meski menang, pebulutangkis peringkat 112 dunia ini sempat tampil tidak baik di set pertama. Ia mengaku salah tempo dan merasa Wing Ki sulit untuk dimatikan.
Namun, Alamsyah mampu bangkit dan memenangi set kedua dan ketiga. Ia menang dengan mudah dan bisa menemukan ritme permainan di dua set terakhir.
"Pada set pertama, saya sempat salah tempo. Wing Ki juga susah buat dimatikan. Selain itu, serangannya pada set pertama sangat baik," ujar Alamsyah kepada SportSatu.
"Tapi set kedua saya bisa menemukan ritme permainan dan saya yakin serangannya tidak sebagus waktu set pertama. Saya akhirnya bermain sabar dan bisa menang di dua set selanjutnya," kata Alamsyah.
Dengan kemenangan ini, maka Alamsyah berhasil masuk ke babak utama BCA Indonesia Super Series Premier 2014 dan bertemu wakil India, H. S. Paranoy.
Sumber : GG Intersport
Like & Share
17/06/2014
Firdasari Ingin Tembus Peringkat 30 Dunia di Indonesia Open 2014
June 17 ,2014
Picture : Adrianti Firdasari
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Adriyanti Firdasari, akan mengerahkan segala kemampuan untuk bisa meraih hasil maksimal di ajang BCA Indonesia Super Series Premier 2014. Hal tersebut terkait dengan keinginannya memperbaiki peringkat dunia miliknya.
Pada ajang tahunan ini, Firda sapaan akrab Firdasari harus memulai kiprahnya dari babak kualifikasi. Hal ini lantaran peringkat dunia dirinya yang berada di peringkat di atas 80 dunia. Ia pun menargetkan pada ajang ini bisa menembus maksimal peringkat 30 besar dunia.
"Peringkat dunia saya sekarang jauh. Sekarangkan masih di atas 80an. Maunya sih tembus di angka 30an," kata Firda saat ditemui di Istora Senayan usai laga, Selasa (17/6).
Selain untuk memperbaiki peringkat, Firda juga ternyata mempunyai misi lain, yakni ingin memberikan yang terbaik di rumah sendiri.
"Bermain di Indonesia yang merupakan rumah sendiri saya mengharapkan bisa meraih hasil bagus. Pastinya ingin meraih hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Sumber : GG Intersport
Lie & Share
17/06/2014
Kalahkan Pasangan Malaysia di Babak Pertama Kualifikasi, Greysia/Kevin Segera Lakukan Evaluasi
June 17 ,2014
Picture : Greysia Polii
Pasangan baru ganda campuran Indonesia, Greysia Polii/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil menang atas lawannya pasangan Malaysia, Mohd Lutfi Zaim Abdul Khalid/Fie Cho Soong di babak pertama kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series 2014. Usai bertanding, Greysia pun langsung menyatakan akan segera melakukan evaluasi untuk persiapan di pertandingan selanjutnya.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Greysia/Kevin berhasil menang lewat pertandingan yang berjalan dalam tiga gim, 21-11, 16-21, 24-22.
Menurut Greysia, walaupun menang pada pertandingan pertama, namun masih banyak hal yang harus diperbaiki jelang bertanding di babak selanjutnya.
"Kami harus lebih baik lagi dalam membagi permainan, soalnya kami terbiasa bermain di double (ganda putra dan ganda putri). Bertanding di double berbeda dengan di mix (ganda campuran), karena di mix dia (kevin) harus bisa mengerti bagaimana harus bermain dengan cewe yang kekuatannya lebih lemah dari dia," kata Greysia Polii usai laga, Selasa (17/6).
Greysia/Kevin merupakan kombinasi pasangan senior-junior yang tampil di ajang Indonesia Open. Menurut Greysia, hal seperti ini sangat bagus untuk bisa memberikan pengalaman kepada para pemain junior khususnya untuk Kevin.
"Pasangan dengan Kevin di Indonesia Open, sebenarnya saya lebih membantu untuk mengajarkan dia bagaimana cara mengatasi bermain di lapangan dan event sebesar Indonesia Open. Kevin adalah seorang pemain yang berbakat dan saya yakin dia bisa menjadi generasi penerus kedepannya," ujarnya.
Di pertandingan selanjutnya, Greysia/Kevin akan menghadapi wakil sesama Indonesia di babak kedua, yaitu pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati.
Sumber : GG Intersport
Like & Share
Perjalanan Lin Dan di Jepang Terbuka Dihentikan Jorgensen
TOKYO, KOMPAS.com — Final impian antara Lin Dan dan Lee Chong Wei di Jepang Terbuka batal terwujud. Lin Dan gagal melangkah ke semifinal setelah dikalahkan unggulan ketiga asal Denmark, Jan O Jorgensen, 19-21, 21-13, 16-21, Jumat (13/6/2014).
Lin Dan mengawali pertandingan dengan baik dan unggul 6-0. Namun, Jorgensen mengejar, menyamakan kedudukan, lalu berbalik unggul untuk memenangi gim pertama dengan 21-19.
Persaingan di awal gim kedua berjalan ketat. Setelah posisi imbang 9-9, Lin Dan berhasil lepas dan akhirnya memenangi gim kedua, yang memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga.
Jorgensen memimpin perolehan poin pada gim penentuan. Lin Dan berhasil dua kali menyamakan posisi, tetapi tak pernah mampu mengungguli poin lawan. Jorgensen lebih dulu menyentuh angka 21 ketika Lin Dan masih tertahan di angka 16.
Ini adalah kemenangan kedua Jorgensen atas Lin Dan dari total tujuh kali pertemuan. Kekalahan Lin Dan ini sekaligus memastikan Tiongkok tak punya wakil dalam semifinal tunggal putra.
Sebelum Lin Dan, Chen Long, yang diunggulkan di tempat kedua, di luar dugaan kalah dari pemain Hongkong, Hu Yun, 21-18, 19-21, 15-21. Hu Yun akan jadi lawan Jorgensen pada semifinal.
Semifinal lainnya akan mempertemukan Lee Chong Wei dengan andalan tuan rumah, Kenichi Tago.
Like & Share
Pertandingan yang menyita perhatian admin
Praveen Jordan/Debby Susanto (INA)
-
Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Maeda (JPN)
21-18 20-22 21-17
1:02 min
Carolina Marin [8] (ESP)
-
Minatsu Mitani (JPN)
21-11 21-16
0:37min
Nipitphon Puangpuapech/Puttita Supajirakul (THA)
-
Baek Choel Shin [6]/Ye Na Jang (KOR)
21-9 21-12
0:23 min
Ji Hyun Sung [4] (KOR)
-
Yui Hashimoto (JPN)
21-23 21-19 21-15
1:12min
Xuerui Li [1] (CHN)
-
Akane Yamaguchi (JPN)
17-21 21-19 21-18
1:05min
Kana Ito (JPN)
-
Xue Yao (CHN)
21-18 22-24 22-20
0:59min
Xin (F) Liu (CHN)
-
Ratchanok Intanon [3] (THA)
21-11 14-21 21-16
1:06min
Riichi Takesh*ta (JPN)
-
Kashyap Parupalli (IND)
15-21 25-23 21-18
1:18 min
Yixin Bao [1]/Jinhua Tang (CHN)
-
Shendy Puspa Irawati/Vita Marissa (INA)
21-19 27-25
0:38min
Beiwen Zhang (U.S.A.)
-
Yeon Ju Bae [5] (KOR)
21-10 24-22
0:31 min
Like & Share
09/06/2014
Tommy Sugiarto Akan Jadi Tumpuan Indonesia Di Yonex Japan Open 2014
PICTURE : Tommy Sugiarto
Tommy Sugiarto akan menjadi tumpuan utama Indonesia di ajang Yonex Japan Open 2014. Berstatus sebagai pemain tunggal putra Indonesia dengan peringkat tertinggi saat ini yaitu lima dunia. Harapan memang sangat disandarkan kepada pemain ini untuk bisa berprestasi lebih tinggi dan lebih baik.
Belum ada kepasian apakah Sony Dwi Kuncoro juga ditarik atau tidak dari turnamen bulutangkis kelas Super Series ini. Seperti kita ketahui, Dionysius Hayom Rumbaka dan Sony Dwi Kuncoro semenjak beberapa hari yang lalu secara resmi sudah tidak lagi berstatus sebagai pemain pelatnas. Hayom sendiri sudah ditarik dari turnamen ini oleh PBSI.
Jika Sony juga ditarik dari Japan open 2014 maka secara otomatis hanya akan tinggal Tommy sendiri saja yang akan tampil di turnamen berhadiah USD 250.000. Tommy sendiri di Yonex Japan Open Super Series tahun 2013 tahun lalu tidak bisa tampil dengan baik. Ia kalah di babak 32 besar. Saat itu ia kalah dari pemain Thailand yakni Tanongsak Saensomboonsuk dengan skor 30-28 21-13.
Ini merupakan penampilan pertama Tommy di ajang Super Series setelah terakhir kali tampil di All England 2014. Saat itu, Tommy harus terhenti di babak 32 besar. Ia kemudian beristirahat panjang karena menderita cedera telapak kaki.
LIKE & SHARE
09/06/2014
Tiga Ganda Putra Indonesia Ambil Bagian Di Yonex Japan Open 2014
PICTURE :Ryan Agung Saputro dan Angga Pratama
Sebanyak tiga ganda putra Indonesia akan ambil bagian di ajang Yonex Japan Open Super Series 2014. Dari tiga pasangan ganda putra ini, dua pasangan merupakan pemain Pelatnas PBSI Cipayung sedangkan satu duet lainnya adalah pemain bulutangkis ganda putra professional Indonesia.
Pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan menjadi pasangan Indonesia yang paling diharapkan untuk meraih gelar di ajang berhadiah USD 250.000. Juara All England 2014 ini diharapkan bisa mempertahankan gelarnya di tournamen Super Series ini. Sebelumnya Ahsan dan Hendra gagal mempertahankan gelar di dua ajang dimana mereka adalah juara tahun sebelumnya. Saat tampil di Maybank Malaysia Open Super Series Premiere 2014, mereka kalah di babak perempat final oleh pasangan Sheng Mu Lee dan Chia Hsin Tsai. Di ajang OUE Singapore Open Super Series 2014, keduanya kembali kalah di babak permepat final di tangan pasangan Yoo Yeon Seong dan Kim Sa Rang.
Pasangan Ahsan dan Hendra akan ditemani oleh dua pasangan muda yakni Angga Pratama dan Ryan Agung Saputro serta Tri Kusuma Wardhana dan Christopher Rusdianto.
Pasangan Angga dan Rian di awal tahun 2014 cukup menunjukkan permainan yang baik. Rexy Mainaky sudah menginstruksikan bahwa kedua pemain ini sudah harus mulai menjadi back-up sempurna bagi Hendra dan Ahsan dengan menjadi juara di turnamen sekelas Super Series. Prestasi mereka di Japan Open Super Series tahun 2013, keduanya hanya sampai di babak 16 besar.
Pasangan Christopher Rusdianto dan Tri Kusuma Wardhana akan memulai perjalanan mereka di Yonex Japan Open Super Series 2014 dengan berlaga dari babak kualifikasi. Pasangan berperingkat 60 dunia ini akan merasakan turnamen Super Series kedua di tahun 2014 setelah sebelumnya keduanya tampil di ajan OUE Singapore Open Super Series 2014.
LIKE & SHARE
09/06/2014
Vita Dan Shendy Wakili Indonesia Di Ganda Putri Yonex Japan Open 2014
PICTURE : Shendy Puspa Irawati/Vita Marissa
Vita Marissa dan Shendy Puspa Irawaty sepertinya sudah sepakat untuk bersama. Vita Marissa yang sebelumnya tampil bersama dengan Aprilsasi Putri Lejarsar Variella kini mulai akan tampil bersama dengan Shendy Puspa Irawaty. Setelah Vita bergabung bergabung bersama dengan PB Djarum Kudus dan Shendy keluar dari Pelatnas Cipayung PBSI, keduanya kini memang lebih sering bersama tampil di nomer ganda putri.
Di Yonex Japan Open Super Series 2014 kali ini,keduanya akan menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia yang akan tampil di turnamen ini.Pelatnas PBSI memang sama sekali tidak mengirimkan satu pun pasangan ganda putrinya ke turnamen berhadiah USD 250.000 ini. Pasangan Pia Zebadiah Bernadeth dan Rizki Amelia Pradipta bahkan dipastikan tak akan tampil.
Kemungkinan besar para pemain ganda putri lainnya tak hadir pada turnamen ini karena mempersiapkan diri jelang turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premiere 2014.
Padatnya jadwal turnamen bulan Juni tahun 2014 ini memang sangat melelahkan. Para pemain dunia dituntut untuk mengatur waktu dan stamina untuk tampil di tiga ajang kelas Super Series yakni Yonex Japan Open Super Series 2014, BCA Indonesia Open Super Series Premiere 2014 dan juga The Star Australia Open Super Series 2014.
LIKE & SHARE
09/06/2014
Ada Empat Ganda Campuran Indonesia Di Yonex Japan Open Super Series 2014
PICTURE: Riky Widianto dan Richi Dili Puspita
Indonesia akan diperkuat dan diwakili oleh empat pasangan ganda campuran yang akan turun di Yonex Japan Open Super Series 2014. Dua pasangan merupakan pasangan muda Pelatnas PBSI dan dua pasangan lain merupakan pasangan senior dan mantan pemain Pelatnas PBSI yang kini berstatus sebagai pemain dari PB Djarum Kudus.
Tak ikut sertanya ganda-ganda campuran kuat Indonesia sepertinya memang disengajakan.Pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir serta pasangan Pia Zebadiah dan Markis Kido memang direncanakan baru akan turun di ajang Indonesia Open dan Australia Open. Ini lebih dikarenakan dua turnamen ini menyediakan hadiah terbesar di sepanjang tahun 2014. Kedua turnamen tersebut masing-masing berhadiah USD 750.000.
Di Yonex Japan Open Super Series 2014,pasangan Riky Widianto dan Richi Puspita Dili serta Praveen Jordan dan Debby Susanto akan tampil membela nama Indonesia. Dua pasangan muda Pelatnas ini akan ditemani oleh pasangan senior yakni Vita Marissa dan Muhammad Rijal serta duet Fran Kurniawan dan Shendy Puspa Irawaty.
Riky Widianto dan Richi Puspita Dili sendiri diharapkan bisa menunjukkan prestasinya setelah menjadi runner up di ajang Singapore Open Super Series 2014. Ini menjadi prestasi besar tersendiri bagi dua pasangan ini sehingga diharapkan keduanya bisa terus menunjukkan kemnajuan yang gemilang.
Pada turnamen ini beberapa ganda campuran terkuat dunia sendiri tidak tampil. Pasangan Xu Chen dan Ma Jin serta pasangan Joachim Fischer Nielsen dan Christinna Pedersen dipastikan tidak akan tampil.
LIKE &SHARE
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Website
Address
Jakarta