02/10/2019
Juergen Klopp mengapresiasi betul performa apik Erling Braud Haaland musim ini. Tapi, manajer Liverpool itu sudah punya cara jitu mematikan striker FC Salzburg itu.
Haaland adalah sensasi di matchday pertama Liga Champions lalu. Striker asal Norwegia itu membuat tiga gol Salzburg mengalahkan Genk 6-2.
Musim ini Haaland memang tampil luar biasa untuk Salzburg dengan sudah mencetak 18 gol dari 15 pertandingan di seluruh kompetisi. Modal inilah yang akan dibawah Haaland saat Salzburg menyambangi Anfield, Kamis (3/10/2019) dini hari WIB nanti.
Liverpool akan jadi ujian berat untuk Haaland seraya membuktikan bahwa ketajamannya musim ini bukan kebetulan. Mumpung lini belakang Liverpool masih belum sesolid musim lalu, hanya dua kali clean sheet di seluruh kompetisi, Haaland punya kesempatan bikin gol.
Terkait ancaman striker 19 tahun itu untuk Virgil van Dijk dkk. di lini belakang, Klopp tahu betul dan sudah mencari cara untuk mematikan pergerakan Haaland. Seperti apa taktiknya, pria asal Jerman itu meminta publik melihatnya saat laga berlangsung.
"Norwegia punya banyak pemain bagus memang! Dia pemain luar biasa, masih muda sekali, percaya diri, fokus. Pemain pas di klub dan waktu yang tepat juga. Sayangnya bukan dia satu-satunya ancaman di Salzburg, meski dia paling berbahaya," ujar Klopp di Sportskeeda.
"Ya (kami sudah punya taktik untuk menghentikannya) dan Anda harus melihatnya pada laga besok untuk membuktikan itu," sambungnya.
Liverpool selaku juara bertahan butuh kemenangan setelah kalah 0-2 dari Napoli di matchday pertama.
02/10/2019
Antoine Griezmann mengakui masih belum punya koneksi yang oke dengan Lionel Messi di Barcelona. Alasannya, keduanya sama-sama pendiam.
Didatangkan seharga Rp 1,8 triliun dari Atletico Madrid, Griezmann belum bisa memberi dampak signifikan. Penyerang Prancis itu baru menyumbang 3 gol dan 2 assist dari 8 penampilan.
Sempat beredar rumor, kedatangan Griezmann tak disenangi Messi. Superstar Blaugrana itu, juga bintang-bintang yang lain, diklaim kurang setuju klub mendatangkannya karena sempat ditolak pada musim sebelumnya.
Griezmann menjelaskan, dirinya memang belum membangun koneksi secara pribadi dengan Messi. Alasannya adalah karena keduanya sama-sama pendiam.
"Dia bukan seseorang yang banyak bicara, dan begitu juga saya. Ini sulit," kata Griezmann di konferensi pers jelang melawan Inter Milan di Liga Champions, seperti dilansir Mirror.
"Tapi saya sudah memberinya Mate [minuman tradisional Amerika latin] dan kami ke arah yang tepat. Tapi dia banyak cedera jadi sulit membangun koneksi ini, untuk membuatnya menjadi lebih baik."
"Kami dua pria yang baik, orang yang baik. Saya di sini untuk membantu semua orang," jelasnya.
Sejauh ini, Griezmann dan Messi sudah tiga kali bermain bersama. Dalam momen itu, Messi sempat memberi satu assist untuk rekan barunya di laga melawan Villarreal.
01/10/2019
Bayern Munich mempermalukan Tottenham Hotspur di matchday II Liga Champions. Bertandang ke markas Tottenham, Bayern berpesta gol dengan kemenangan telak 7-2.
Memainkan laga Grup B di Stadion Tottenham Hotspur, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB, gelandang Bayern Serge Gnabry paling bersinar dengan mencetak empat gol. Dua gol tim tamu lain disumbangkan Robert Lewandowski, dan satu lainnya dibuat Joshua Kimmich.
Sedangkan gol-gol balasan Tottenham diciptakan Son Heung-min dan Harry Kane (penalti), yang terlahir di masing-masing babak.
Berkat kemenangan ini, Bayern memimpin klasemen sementara Grup usai mengumpulkan enam poin. Sementara itu Tottenham terkubur di urutan buncit dengan satu poin di bawah Olympiakos (3) yang sama-sama mengoleksi satu poin, dan Red Star Belgrade (2) dengan tiga poin.
Jalannya Pertandingan
Bayern langsung mengancam saat pertandingan baru bergulir tiga menit. Serge Gnabry terbebas setelah menerima umpan Kingsley Coman. Gnabry mengalahkan penjagaan Toby Alderweireld tapi tembakan kerasnya dari dalam kotak bisa ditangkis Hugo Lloris.
Tottenham membalas dengan serangan tak kalah berbahaya. Di menit keenam, umpan terobosan Tanguy Ndombele menjangkau Son Heung min di depan, tapi penyelesaiannya bisa diblok Manuel Neuer.
Empat menit kemudian, Son kembali mengancam. Dari sisi kiri, Son melepaskan tembakan keras meski masih bisa diredam Neuer.
Tekanan Tottenham akhirnya membuahkan hasil. Di menit ke-12, Son membobol gawang Bayern untuk membawa Tottenham memimpin 1-0.
Gol itu diawali dari kesalahan Corentin Tolisso, yang kehilangan bola sehingga bisa dikuasai Serge Auerier. Bola diteruskan kepada Son untuk diselesaikan dengan sepakan mendatar kaki kanan.
Keunggulan Spurs hanya bertahan dua menit. Bayern berhasil menciptakan gol balasan di menit ke-15 untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Sepakan Robert Lewandowski hasil umpan Coman mampu diamankan lini belakang Tottenham. Bola melambung ke luar kotak penalti, kemudian diselesaikan Joshua Kimmich dengan tembakan dari jarak jauh.
Di menit ke-27, Tottenham mengancam Bayern lagi. Bekerja sama dengan Harry Kane, Aurier menusuk dari sisi kanan untuk melepaskan umpan tarik yang disambut Ndombele dengan tembakan yang mampu ditepis Neuer.
Tensi pertandingan tidak sesengit sebelumnya. Kedua tim justru kesulitan menciptakan peluang.
Akan tetapi, di penghujung turun minum Lewandowski menciptakan gol kedua Bayern sekaligus membalikkan kedudukan 2-1. Di awali dari kemelut di depan gawang Tottenham, Lewandowski menguasai bola lalu memutar badannya sebelum melakukan tembakan kaki kanan yang menaklukkan Lloris.
Bayern menciptakan start cemerlang di awal babak kedua. Di menit ke-53, Bayern memperbesar keunggulan atas Tottenham menjadi 3-1 berkat aksi individu Gnabry. Usai menerima umpan Benjamin Pavard, Gnabry meliuk-liuk sebelum melewati Alderweireld, yang diakhiri dengan tembakan ke sudut bawah gawang Lloris.
Bayern kian di atas angin. Hanya dua menit berselang, Gnabry mencetak gol keduanya yang membuat Tottenham tertinggal 1-4. Tolisso dengan kalem mengirim sodoran kepada Gnabry untuk diselesaikan dengan tembakan yang membentur tiang jauh sebelum masuk ke gawang Tottenham.
Penalti untuk Tottenham setelah pelanggaran Coman terhadap Dany Rose. Kane maju sebagai eksekutor dan melepaskan tembakan ke sisi kiri Neuer. Kiper Bayern itu mampu menebak arah tembakan namun bola meluncur terlalu deras. Tottenham menipiskan skor 2-4 di menit ke-64.
Christian Eriksen membuat dampak setelah dimasukkan menggantikan Ndombele. Gelandang Denmark itu membuat Neuer jatuh bangun menyelamatkan gawangnya karena tembakan-tembakan dari luar kotak penalti.
Memasuki 10 menit terakhir, Bayern akhirnya melahirkan pukulan telak kepada Tottenham. Thiago Alcantara melepaskan umpan panjang akurat ke depan, yang diterima Gnabry. Pemain Jerman itu dengan mudah menggiring bola untuk diselesaikan dengan tembakan kaki kanan ke sudut bawah gawang Tottenham sehingga skor berubah 5-2 di menit ke-83.
Tottenham semakin remuk. Lewandowski memperbesar keunggulan Bayern menjadi 6-2 di menit ke-87. Spurs kehilangan bola sehingga Philippe Coutinho bisa melakukan sodoran yang diteruskan Lewandowski guna mengalahkan penjagaan Lloris.
Bayern tanpa ampun terhadap Tottenham. Semenit kemudian, Gnabry mencetak gol keempatnya di pertandingan ini setelah memaksimalkan operan Tolisso yang mengubah skor menjadi 7-2.
01/10/2019
Laga seru tercipta ketika Real Madrid menjamu Club Brugge. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, El Real harus puas dengan skor 2-2.
Pada laga kedua Grup A Liga Champions yang dihelat di Santiago Bernabeu, Selasa (1/10/2019) malam WIB, Brugge mengejutkan Madrid ketika unggul 2-0 di 45 menit pertama lewat sepasan gol Bonaventure Dennis.
Madrid lantas bangkit di babak kedua setelah Sergio Ramos memperkecil skor di sepuluh menit awal pertandingan. Brugge kehilangan satu pemain di lima menit waktu tersisa dan Casemiro mampu menyamakan skor setelahnya.
Hanya mampu meraih satu poin, Madrid masih tertahan di posisi buncit grup. Brugge sementara naik ke posisi kedua klasemen dengan dua poin.
Jalannya pertandingan
Madrid langsung menggebrak sejak kickoff dan sudah mendapat peluang di menit keempat. Diawali korner Toni Kroos, bola ditanduk Karim Benzema namun masih menyamping.
Empat menit berselang, Brugge langsung mencetak gol dari peluang pertamanya. Memanfaatkan kelengahan barisan belakang Madrid, Percy Tau merangsek dari sisi kiri dan mengirimkan umpan tarik.
Di depan gawang sudah ada Bonaventure Dennis yang menyepak bola itu. Sepakannya tak sempurna tapi Thibaut Courtois sudah salah langkah dan bola masuk ke gawang. Wasit sempat mengecek VAR sebelum mengesahkan gol itu karena Dennis awalnya dianggap offside.
Unggul 1-0 membuat Brugge bersemangat dan nyaris menciptakan gol kedua pada menit ke-11 ketika crossing ke kotak penalti memaksa Courtois keluar dari sarang. Beruntun bola liar mampu diamankan Nacho.
Madrid coba mencari gol penyama kedudukan pada menit ke-21 tapi sepakan Luka Modric meneruskan umpan tarik Dani Carvajal masih melebar tipis.
Di menit ke-28, Mignolet membuat penyelamatan gemilang ketika menepis bola tandukan Raphael Varane dari jarak dekat. Madrid masih gagal mencetak gol.
Brugge punya kans untuk bikin gol pada menit ke-34 lewat Tau meski bola tembakannya bisa diadang Courtois. Keasyikan menyerang malah membuat gawang Madrid kebobolan lagi pada menit ke-39.
Kesalahan Modric membuat bola direbut Dennis di tengah lapangan dan dia berlari menuju kotak penalti. Sempat kehilangan keseimbangan, Dennis masih bisa mencungkil bola melewati adangan Courtois. Brugge unggul 2-0!
Madrid masih mencari gol untuk bangkit di sisa waktu, tapi hingga turun minum Brugge tetap memimpin selisih dua gol.
Tertinggal dua gol, Madrid melakukan perubahan di babak kedua. Alphonse Ar**la menggantikan Courtois sementara Marcelo masuk mengisi posisi Nacho.
Empat menit selepas restart, Madrid punya kans lewat Hazard yang melepaskan sepakan dari sudut sempit, tapi Mignolet bisa menepisnya.
Madrid nyaris kebobolan lagi pada menit ke-54 ketika Modric kehilangan bola dan Dennis merebutnya untuk kemudian merangsek ke kotak penalti. Beruntun Ar**la mampu mengadangnya.
Semenit setelahnya, Madrid memangkas skor lewat tandukan Ramos yang meneruskan umpan silang Benzema. Gol tersebut sempat dicek VAR sebelum disahkan. Ramos awalnya dianggap offside tapi ada pemain Brugge yang telat naik sehingga perangkap gagal.
Madrid makin bernafsu mencetak gol penyama kedudukan dan menekan habis pertahanan Brugge. Para bek tim tamu dan Mignolet harus bekerja keras meredam gelombang serangan tuan rumah.
Vinicius Junior dimasukkan untuk menambah daya gedor Madrid. Tuan rumah lantas mendapat keuntungan ketika Brugge kehilangan kapten tim, Ruud Vormer, yang mendapat kartu kuning kedua usai melanggar Vinicius.
Dari situ Madrid mendapat free kick yang dieksekusi sempurna oleh Kroos dan bola disundul Casemiro ke sudut gawang Brugge. Mignolet yang mati langkah hanya bisa melihat bola bergulir.
Madrid berupaya menambah gol lagi sisa pertandingan, Ada satu peluang didapat pada menit akhir injury time dari situasi sepak pojok tapi sundulan Varane masih melayang. Skor akhir 2-2.
01/10/2019
Real Madrid punya momentum untuk bangkit setelah babak belur di laga awal Liga Champions. Kekalahan itu menyakitkan, Madrid tak mau terulang lagi.
Madrid start di Liga Champions musim ini sangat buruk. Los Blancos disikat Paris Saint-Germain 0-3.
Matchday kedua, Selasa (1/10/2019) malam WIB, bisa jadi kesempatan Madrid untuk bangkit. Club Brugge, yang menjadi lawan di Santiago Bernabeu, di atas kertas kelasnya di bawah Madrid.
"Kekalahan itu menyakitkan, faktanya seperti itu. Setelah itu kami bermain sangat baik di lini pertahanan. Kami selalu dapat berkembang, melakukan banyak hal dengan baik," kata pelatih Madrid, Zinedine Zidane, yang dikutip dari situs resmi klub.
"Setiap pertandingan selalu beda dan punya kisahnya sendiri. Kami main sekali setiap tiga hari dan kami harus menunjukkan kekuatan kami dengan dan tanpa bola, menciptakan peluang ketika kami memiliki bola. Kami senang dengan apa yang sudah dikerjakan. Besok pertandingan sangat penting bagi kami," Zidane menegaskan.
Madrid kukuh di pertahanan setelah hancur di Paris. Sevilla, Osasuna, dan Atletico Madrid tak bisa menggedor pertahanan Madrid.
01/10/2019
Juventus menjamu Bayer Leverkusen dalam lanjutan Liga Champions. Laga ini menjadi momen reuni Matthijs de Ligt dengan Peter Bosz.
De Ligt adalah bek yang dibesarkan oleh Ajax. Dia berhasil menembus tim senior pada September 2016 di tangan Bosz.
Laga debut De Ligt bersama tim senior berlangsung saat Ajax besutan Bosz mengalahkan Willem II 5-0. Bek yang kini berusia 20 tahun itu mencetak gol di menit ke-25.
De Ligt dengan mencuri tempat di tim utama dengan bermain di 11 pertandingan liga dan sembilan di Liga Europa. Pada 24 Mei 2019, dia menjadi pemain termuda (17 tahun dan 285 hari) yang bermain di final Eropa. De Ligt ketika itu starter melawan Manchester United di Final Liga Europa.
Bosz kemudian pergi meninggalkan Ajax di akhir musim 2016/2017 untuk gabung ke Borussia Dortmund. Pada Desember 2018, Bosz beralih membesut Leverkusen.
Setelah dua tahun berpisah, kini De Ligt dan Bosz kembali bertemu. Keduanya akan menjadi lawan di Allianz Stadium, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB. De Ligt bersama Juventus dan Bosz membesut Leverkusen.
"Ketika saya melatih Ajax, dia baru berusia 17 tahun, tetapi dia adalah pemain hebat saat itu," kata Bosz dalam konferensi pers jelang lawan Juve, yang dikutip dari Football Italia.
"Hanya ada beberapa yang bakat seperti dia. Juve adalah tim yang hebat, yang sulit dihadapi," tegasnya.
01/10/2019
Ole Gunnar Solskjaer kecewa dengan asisten wasit dan wasit saat Manchester United jumpa Arsenal. Ia merasa keputusan perangkat pertandingan merugikan timnya.
MU harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Selasa (1/10/2019) dini hari WIB. Setan Merah unggul terlebih dahulu pertama melalui Scott McTominay di akhir babak pertama.
Namun keunggulan tuan rumah harus pupus usai Piere-Emerick Aubameyang pada menit ke-58. Gol pemain asal Gabon ini sebenarnya sempat dianulir.
Pasalnya asisten wasit mengangkat bendera bahwa Aubameyang telah berada dalam posisi offside. Namun wasit utama, Kevin Friend, kemudian meninjau ulang kejadian ini lewat Video Assistant Referee (VAR) dan mengesahkan gol The Gunners.
Kesalahan asisten wasit yang mengangkat bendera tersebut disesalkan oleh Solskjaer. Menurutnya hal tersebut membuat para pemain MU tak memberikan tekanan untuk menggagalkan upaya Aubameyang mencetak gol.
Ini terlihat dari reaksi Ashley Young yang berdiri cukup dekat dengan Aubameyang. Ia memilih mengangkat tangan dan tak banyak bereaksi menghalangi penyerang 30 tahun ini.
"Ashley (Young) tentu saja mengangkat tangannya karena dia langsung melihat ke hakim garis," tutur Solskjaer dikutip dari Fourfourtwo.
"Mungkin dia sedikit ragu. Dia seharusnya bisa melakukan blok dan mungkin bakal membantu David (De Gea). Namun ini bukan pembelaan dari kami karena itu adalah gol yang sangat bagus dari mereka.
"Dia seharusnya tidak mengangkat bendera. Situasi ini adalah dampak dari tindakannya mengangkat bendera," pria asal Norwegia ini menjelaskan.
Solskjaer juga kecewa MU tak mendapat hadiah penalti saat tendangan Jesse Lingard tangan Sead Kolasinac pada menit ke-53. Ia menilai wasit membuat keputusan yang keliru.
"Banyak tekanan kepada wasit untuk memutuskan penalti. Jika Anda tidak (memberi) itu, Anda tidak bisa mengulanginya demi mendapatkan hal tersebut," ujar Solskjaer menambahkan.
Hasil imbang ini membuat MU terperosok ke peringkat ke-10 dengan sembilan angka. Sementara Meriam London di urutan ke-4 berkat raihan 12 poin dari tujuh laga.
01/10/2019
Kabar baik untuk Barcelona jelang duel kontra Inter Milan. Lionel Messi sudah berlatih normal lagi. Apakah dia bisa main?
Messi mengalami cedera paha lagi usai Barcelona mengalahkan Villarreal tengah pekan lalu. Messi yang jadi starter di laga itu cuma main 45 menit sebelum digantikan Ousmane Dembele.
Cedera Messi itu tentu memukul Barcelona, mengingat kaptennya itu baru saja pulih dari cedera serupa yang memaksanya absen dua bulan. Messi mendapat cedera itu usai tampil di Copa America.
Sebelum jadi starter di laga kontra Villarreal, Messi cuma jadi pemain pengganti melawan Borussia Dortmund dan Granada. Cedera kambuhan Messi ini awalnya belum bisa diprediksi oleh Barcelona terkait durasi absennya.
Namun, secercah harapan datang ketika Messi sudah ikut berlatih bareng rekan-rekan setimnya di Ciutat Esportiva, Senin (30/9/2019) pagi waktu setempat. Latihan itu dilakukan dalam rangka persiapan duel lawan Inter di Matchday 2 Grup F Liga Champions di Camp Nou, Kamis (3/10/2019) dini hari WIB.
Meski demikian, belum diketahui apakah Messi bisa dimainkan atau tidak. Kabar baik lainnya adalah Dembele juga sudah ikut berlatih setelah absen di laga kontra Getafe karena cedera paha.
Barcelona butuh tiga poin di laga kedua setelah hanya berimbang tanpa gol di kandang Borussia Dortmund dua pekan lalu. Demikian dikutip situs resmi Barcelona.
01/10/2019
Manchester City masih berupaya memenangi gelar Liga Champions pertamanya. Tapi Pep Guardiola menegaskan butuh kesabaran untuk meraih trofi tersebut.
City belum sekalipun memenangi Liga Champions sepanjang 125 tahun berdiri. Jangankan juara, jawara Liga Inggris itu bahkan belum mampu mencapai partai puncak sejak investor Abu Dhabi United Group membeli klub pada 2008.
Semifinal menjadi hasil terbaik yang dipetik City, yakni pada musim 2015/2016. Sementara dalam dua musim terakhir, tim besutan Pep Guardiola itu mentok di perempatfinal.
Padahal City sudah punya komposisi pemain yang mumpuni dengan adanya Kevin de Bruyne, Raheem Sterling, Sergio Aguero, Rodri, hingga Ederson Moraes. Di kursi manajer, Guardiola pun bukannya pelatih minim pengalaman karena sudah dua kali juara Liga Champions sebagai pelatih.
Tapi dari sanalah Guardiola tahu Liga Champions menuntut lebih banyak dari sekadar skuat oke bahkan pengalaman.
"Terkadang butuh beberapa tahun, terkadang lebih lama lagi. Barcelona menunggu sampai 1992 untuk memenangi trofi yang pertama dan mereka sudah tampil di kompetisi ini bertahun-tahun," kata Guardiola dikutip Sky Sports.
"Di sini, tak terlalu sering. Anda tak memenangi kompetisi dalam waktu yang singkat. Dan Anda tak bisa memenangkannya tanpa penggemar, kami harus menggoda mereka," tambahnya.
Barcelona memenangi gelar Liga Champions pertamanya di musim 1991/1992. Blaugrana lalu kembali juara di empat kesempatan berikutnya: 2005/2006, 2008/2009, 2010/2011, dan 2014/2015.
30/09/2019
Jamie Vardy mencetak dua gol saat Leicester City menang 5-0 atas Newcastle United di Premier League. Dua catatan spesial dibuat striker berusia 32 tahun itu.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion King Power, Minggu (29/9/2019) malam WIB, Vardy membobol gawang The Magpies dua kali pada babak kedua.
Ia mencetak gol pertamanya lewat sepakan keras dari sudut sempit di sisi kanan pertahanan Newcastle di menit ke-54. Gol kedua dicetaknya lewat sundulan pada menit ke-65, usai menerima umpan silang dari sebelah kiri oleh Marc Albrighton.
Gelontoran golnya tadi malam membuat pemain berusia 32 tahun itu memecahkan sejumlah rekor. Ini menjadi gol ke-14 darinya sejak 3 Maret 2019, atau sejak laga pertama Manajer Brendan Rodgers bersama Leicester.
Jumlah 14 gol yang dilesakkannya lebih banyak dibandingkan pemain mana pun di Liga Inggris. Pierre-Emerick Aubameyang dan Sadio Mane menguntit di belakangnya dengan capaian 12 gol.
Vardy kini total sudah melesakkan 85 gol di Premier League, di mana jumlah itu dia hasilkan dari 183 pertandingan. Dia unggul tipis dari Fernando Torres, yang butuh 212 laga untuk mencapai jumlah 85 gol. Pun begitu Eden Hazard (85 gol/245 laga) dan Louis Saha (85 gol/259 laga).
Kemenangan itu mengantar Leicester naik ke posisi tiga klasemen Liga Inggris. The Foxes mengumpulkan 14 poin dari tujuh pertandingan.
30/09/2019
Juventus terus menguntit Inter Milan selaku pemuncak klasemen. Kiper Juve, Gianluigi Buffon, menegaskan Inter-Juve saat ini bertarung untuk scudetto.
Juventus duduk di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 16 poin. Tertinggal dua angka dari Inter di puncak, yang masih sempurna dengan kemenangan.
Akhir pekan nanti kedua tim bakal saling berhadapan di Giuseppe Meazza. Buffon menegaskan bahwa Inter besutan Antonio Conte saat ini sedang memburu scudetto, terlebih ada Beppe Marotta di jajaran pengurus Inter. Nerazzurri juga sudah satu dekade tak juara liga.
Conte dan Marotta adalah dua orang yang punya andil dalam kebangkitan Juve usai tersandung kasus calciopoli. Buffon sudah tahu betul bagaimana gairah keduanya.
"Tentu saja ini adalah pertarungan scudetto. Kami menantang untuk meraih gelar, tidak perlu dikatakan lagi, tetapi sepertinya benar, Inter juga bertujuan untuk memenangkan scudetto," kata Buffon seperti dikutip dari Football Italia.
"Saya tahu betul keyakinan Conte dan Beppe Marotta, jadi saya tahu betul bahwa harapan itu ada di lubuk hati mereka. Itu benar bahwa mereka harus percaya pada peluang gelar mereka, karena itu adalah skuat yang berkualitas, mereka tahu sepakbola, memiliki energi yang hebat ini untuk ditransmisikan ke tim dan dapat menantang hingga akhir untuk mendapatkan trofi," sambungnya.
"Saya telah melihat Juventus terus tumbuh musim ini, membangun bata demi bata, pertandingan demi pertandingan. Saya percaya ke depannya adalah terus meningkatkan standar, berusaha untuk menikmati sepakbola kami dan melakukan sesuatu yang baru, atas dasar itulah sebabnya perubahan dilakukan," Buffon menegaskan.
Buffon baru saja mencatatkan 903 penampilan bersama Juve di semua ajang. Catatan itu memecahkan rekor mantan pemain AC Milan, Paolo Maldini, yang bermain sebanyak 902 kali di Milan.
"Ini tentu memuaskan. Saya senang dan bangga telah mencapai rekor ini, tetapi lebih dari itu karena saya melakukannya pada usia hampir 42 dan dalam kondisi sangat baik. Saya tidak pernah berpikir enam atau tujuh tahun lalu bahwa saya masih dalam kondisi yang kuat," ungkap Buffon
"Itu membuat saya senang menyadari bahwa hidup sangat berbaik hati kepada saya dalam beberapa hal, sementara saya juga tahu bahwa saya banyak kerja keras," tegasnya.