Orens peninggaran

Orens peninggaran

Share

Akun Fanpage Resmi Persija Jakarta. #GuePersija. In the time of the Dutch East Indies, the name of Persija is VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra).

VIJ was one who co-founded the club Football Association of Indonesia (PSSI) with the participation of representatives from VIJ, Mr. Soekardi in the establishment of PSSI in Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Saturday, 19 April 1930. Post-Republic of Indonesia back to the Unitary State, VIJ renamed to Persija (Football Association of Indonesia, Jakarta). At that time, NIVU (Nederlandsch Indisch Voetb

02/10/2016

semoga persija bisa raih poin 3 malem ini,, aammiinn.. persija wajib menang ,,, persija sampe mati,, SAJETE

Photos 02/10/2016

jgn lp datang y dan ramaikan acaranya,, SAJETE

Photos 21/08/2016

Inalillahi Wa Innaillahi Rojiun...
Telah Berpulangnya Ke Ramatulloh Saudara Kita Zulham Efendi (Bewok) Dibagian KORLAP Pusat The Jak Mania.
Semoga Amal Ibadahnya Diterima Disisi Allah SWT & Diberi Ketabahan Bagi Keluarga Yang Ditinggalkannya.
-AMIN-
� #�TheJakManiaBerduka�

Photos 17/08/2016
Photos 17/08/2016

JakOnline – Latar belakang The Jakmania sebagai supporter Persija Jakarta memang sangat beragam, mulai dari anak kecil, remaja, dewasa hingga orang tua. Dari tingkat pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Dan juga bermacam-macam jenis pekerjaan, strata sosial, budaya, agama serta masih banyak lagi.

Keanekaragaman ini juga yang membuat The Jakmania semakin kreatif dalam membuat sebuah karya, tidak hanya didalam namun juga diluar stadion. Seperti kegiatan yang akan dilakukan oleh Jakampus, komunitas supporter Persija dari kalangan akademisi.

Sebuah forum diskusi yang bertajuk “Forum diskusi wacana penerapan sistem pendidikan Full Day Schooldi Indonesia bersama para pelaku sosial dan Pendidikan” yang akan diadakan di Kick Spot Futsal, Minggu 21 Agustus 2016 mulai pukul 10.00 – 15.45. Kegiatan ini memiliki sasaran peserta yakni dari Anggota Jakampus Persija itu sendiri, dan kalangan umum seperti Jak School Suporter Persija dari pelajar, mahasiswa, komunitas dan masyarakat.

Seperti rilis yang diterima JakOnline, acara ini diselenggarkan dengan latar belakang wacana yang digulirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengenai sistem pendidikan di Indonesia yang akan berlangsung selama satu hari penuh (Full Day School). Tentunya ada tujuan dan maksud berkembangnya wacana ini, diantaranya agar anak tidak sendiri ketika orangtua mereka masih bekerja serta sebagai bentuk upaya dalam memperbaiki manajemen pendidikan, khususnya dalam manajemen pembelajaran dan juga merupakan tuntutan kebutuhan masyarakat yang mengehendaki anak dapat belajar dengan baik di sekolah dengan waktu belajar yang lebih lama.

Maka dari itu menyikapi kebijakan ini, beberapa tujuan yang ingin diraih Jakampus dalam kegiatan ini, seperti Menampung segala bentuk kritik, saran maupun solusi dari para masyarakat terutama mengenai kebijakan tentang Full Day School, selain itu juga bisa dijadikan sebagai sarana silaturahmi anggota Jakampus Persija pada khususnya kepada masyarakat dan terakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap Pendidikan di Indonesia.


Photos 14/08/2016

ULANG TAHUN JAKMANIA PADEMANGAN KE 16 TH, NYOOOK KITE DATENGIN KITE BERGEMBIRA DI ACARANYE TAPI JANGAN BAWE SMOKE BOOM SM REDFLEARE YEE SOALNYE ACARANYE DI MOL MANGGA 2 SQUARE ( JAKARTA UTARA ) di depan gedung samsat , GRATIS BUAT LU YANG DATENG PALING KEREN PAKE ATRIBUTE JAKMANIA DAN PERSIJA (FREE HTM)

10/08/2016

Happy birthday Aremania&Nita
jaya selalu sodaraku:*{}♡♡


Photos 10/08/2016

JakOnline – Persija Jakarta membawa 17 pemain ke Gresik jelang laga lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 menghadapi Persegres Gresik United di Stadion Tri Dharma, Gresik, Jumat (15/8).

Pelatih interim Persija, Jan Saragih memastikan anak asuhnya dalam posisi siap tempur menghadapi Gresik dinkandangnya.

“Para pemain dalam kondisi bugar, yang jelas mereka dalam kondisi baik dan siap untuk main. Pastinya kita akan main dengan sistem berbeda, kita lihat aja nanti di pertandingan. Mudah-mudahan bisa main baik”, papar Jan.

Ia menambahkan, sangat penting bagi para pemain untuk menjaga momentum untuk terus bisa memperbaiki permainan.

“Kita memaintain kondisi kita, kita mau main konsisten. Saya s**a dengan skema yang dinamis dan sulit diprediksi. Kita punya banyak pemain, saya ingin maksimalkan potensi mereka semua”, tambahnya.

Berikut 17 pemain Persija yang dibawa ke Gresik :

Andritany Ardiyasa
Reky Rahayu
Ramadika
Maman Abdurrahman
Ramdhani Lestaluhu
Sutanto Tan
Rudi Setiawan
Aldi Al Achya
Rahmat Affandi
Gunawan Dwi Cahyo
Syahroni
Ambrizal Umanailo
Bambang Pamungkas
Amarzukih
Rezaldi Hehanusa
Willam Pacheco
Ade Jantra

Photos 10/08/2016

JakOnline – Mungkin sebagian besar dari kita pernah dengar kalimat begini, “kalo nge-chants jangan rasis dong”, atau “bisa gak sih gak usah rasis jadi suporter?”. Kalimat-kalimat tadi mungkin pernah kita temui entah itu di kehidupan nyata, maupun di sosial media. Dalam dunia nyata, rasisme memang menjadi salah satu masalah klasik di dalam olahraga paling populer seantero bumi tersebut. “No Racism”, “Unite Against Racism”, hingga “Kick Racism Out of Football” adalah slogan-slogan yang bertujuan untuk mengkampanyekan musnahnya diskriminasi berbau rasial dalam sepak bola.

Namun jika kita lihat di dalam negeri, sudah tepatkah penggunaan kata “rasis” atau “rasisme” di dalam praktek sepak bola itu sendiri? Sepertinya tidak. Masih banyak yang salah mengartikan arti dari rasisme itu sendiri. Tindakan yang lebih fatal adalah menempatkan istilah tersebut tidak pada tempatnya, atau menumpangtindihkan tindakan lain yang sebenarnya sama sekali tidak berkaitan dengan rasisme.

Rasisme, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berhubungan dengan rasialisme yang memiliki arti 1.prasangka berdasarkan keturunan bangsa; perlakuan yang berat sebelah terhadap suku bangsa yang berbeda-beda; 2 paham bahwa ras diri sendiri adalah ras yang paling unggul

Sedangkan yang terjadi di kalangan fans tim lokal Indonesia adalah istilah rasisme ditempatkan untuk hal-hal yang berbau menyerang secara verbal seperti umpatan dan hujatan terhadap satu kelompok suporter tertentu. Dalam contoh yang lebih ekstrem, umpatan menggunakan nama binatang juga dikategorikan sebagai salah satu bentuk rasisme dalam dunia sepak bola dalam negeri. Sebenarnya hal di atas merupakan contoh kekerasan verbal yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan rasialisme. Belum lagi istilah lain seperti anarkisme dan vandalisme yang masih banyak sekali salah kaprah yang terjadi di kalangan fans.

Salah kaprah seperti ini jika dibiarkan akan berbuah fatal di masa depan. Jika khalayak sudah terbiasa dengan pembelokan makna seperti ini, bukan tidak mungkin generasi mendatang akan beranggapan bahwa apa yang terjadi kini merupakan hal yang bisa dibenarkan. Perlu ada edukasi lebih dalam terkait dengan penggunaan kata “rasisme” di kalangan fans.

Photos 03/08/2016

Ingat Di Era'nya Ligina?
Ya Pada Saat Itu Suporter PERSIJA dan Persib Tidak Ada Problem Bahkan Setiap Kedua Tim Bertemua Kedua Suporter Selalu Duduk Berdampingan, Inilah Masa-masa Indah The Jakmania Dan Suporter Persib.
Tapi Masa-masa Indah Ini Hancur Ketika The Jakmania Bertamu Di Rumah Kalian Lebih Tepatnya Di Std. Siliwangi, Pada Tahun 1999, Dan Puncaknya Adalah Di Tahun 2001 Di Jakarta Lebih Tepatnya Di Kuis “Siapa Berani” Yang Ditayangkan Di Indosiar.
Kuis Yang Diasuh Helmy Yahya Dan Alya Rohali Tersebut Mempertemukan Suporter-suporter Sepakbola, Yakni The Jak, Viking, Pasopati (Solo), Aremania (Malang), dan ASI (Asosiasi Suporter Indonesia).
Di Sinilah Gesekan Terjadi Lagi Dan Puncaknya Adalah Di Pintu Tol Tomang, Di Sinilah Terjadi Gesekan Hebat, Setelah Tragedi Tersebut The Jakmania Di Tuduh Merampok Uang Hadiah Kuis "Siapa Brani" (Sebesar 10Jt).
The Jakmania Pun Menangkis Tudingan Tersebut Bawah Tidak Ada Anggotanya Yang Mengambil Uang Tersebut. Padahal Hadiah Itu Belum Diserahkan Pihak Indosiar.
Dari Masa Kemasa Permusuhan Inipun Semakin Memanas Dan Sempat Ada Sepakat Damai Tapi Semua Itu Tidak Berhasil, Karena Perdamaian Itu Bukan Hitam Di Atas kertas Putih.
Biarkan Permusuhan Ini Abadi...? Kalian Tau Siapa Yang Bicara? Apakah Permusuhan Ini Akan Abadi? Mungkin Sajah Tidak Jika Kedua Pihak Bisa Saling Respect Maka Akan Terjadi Damai Yang Sesungguhnya. Bukan Sekedar Hitam Di Atas Kertas Putih!

Photos from Orens peninggaran's post 30/07/2016

Pemanasan pagi ini jelang pertandingan malam nanti di sekitar area hotel

Photos from Orens peninggaran's post 30/07/2016
Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Jakarta