04/08/2026
Pengkab PERSINAS ASAD Tanjab Barat Perkuat Konsolidasi, Tingkatkan Sinergi Pembinaan Atlet
JAMBI – Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar konsolidasi organisasi di Gedung Tri Sukses Boarding School, Kota Jambi, Minggu (2/8/2026). Kegiatan diikuti jajaran pengurus dan pelatih dari berbagai wilayah Tanjab Barat.
Konsolidasi ini menjadi momentum menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas organisasi dan memperkuat sistem pembinaan atlet agar lebih terarah dan berkesinambungan.
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Tanjab Barat, Ahmad Edi Saputra, menyatakan konsolidasi merupakan upaya menyamakan visi dan memperkuat komitmen pengurus. "Kami ingin seluruh pengurus memiliki semangat dan tujuan yang sama. Dengan koordinasi baik, pembinaan atlet dapat berjalan efektif," ujarnya.
Dewan Pembina, Suhardi, menegaskan organisasi harus menjaga kekompakan dan meningkatkan kualitas pembinaan. "Prestasi lahir dari proses konsisten. Sinergi pengurus, pelatih, dan atlet harus terus diperkuat," katanya.
Dewan Pembina H. Imron Fauzi mengajak seluruh jajaran menjaga semangat kebersamaan dalam mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya dan cabang olahraga membanggakan.
Forum konsolidasi juga membahas evaluasi program kerja, strategi peningkatan latihan, pengembangan pelatih, regenerasi atlet, dan persiapan menghadapi kejuaraan mendatang.
Melalui kegiatan ini, Pengkab PERSINAS ASAD Tanjab Barat berharap koordinasi semakin kuat di seluruh lini organisasi. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, PERSINAS ASAD berkomitmen melahirkan atlet berprestasi yang mengharumkan nama Tanjab Barat.
04/08/2026
240 Pesilat Putri Turut Serta dalam Pasanggiri PERSINAS ASAD Sarolangun, Siap Ukir Prestasi
Sarolangun – Sebanyak 240 pesilat putri mengikuti Pasanggiri yang digelar Persatuan Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Kabupaten Sarolangun di Aula Serbaguna Padepokan Sarolangun, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.30 WIB hingga 15.00 WIB ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang untuk meningkatkan teknik, mental, dan karakter pesilat.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun, Naim Yusuf, berharap ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit pesilat berbakat yang mampu menguasai ilmu seni bela diri untuk keamanan mandiri bagi dirinya dan keluarganya.
"Wanita seringkali dianggap lemah, sehingga menjadi incaran beberapa orang yang ingin bertindak jahat. Melalui pasanggiri Putri ini kami berharap setiap peserta menguasai ilmu seni bela diri yang akan berguna untuk keamanan pribadi masing-masing peserta dan keluarganya," ujarnya.
Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun, Arfiyudi Eka Saputra, S.E., M.E., menilai pasanggiri berperan penting dalam membangun budaya berlatih yang konsisten sekaligus mempererat ukhuwah di antara warga PERSINAS ASAD. Semangat kebersamaan dan sportivitas terus ditanamkan kepada seluruh peserta.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, pasanggiri dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi hasil latihan. Pelatih dapat mengukur perkembangan teknik, kedisiplinan, dan kesiapan mental pesilat menghadapi jenjang pembinaan berikutnya.
Pembinaan di lingkungan PERSINAS ASAD tidak hanya berorientasi pada kemampuan bertanding, tetapi juga menekankan pembentukan karakter luhur. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja keras, saling menghormati, dan akhlakul karimah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembinaan.
Tingginya jumlah peserta mencerminkan antusiasme warga PERSINAS ASAD Sarolangun dalam mengikuti pembinaan budaya pencak silat.
31/07/2026
Ayo Pasang dan Kibarkan...!!
Bendera Merah Putih Serentak.
1-31 Agustus 2026 💪🔥🔥
-------------------
Follow and Subscribe!
Instagram : PERSINAS ASAD Jambi
Tiktok : .asad.jambi
Youtube : PERSINAS ASAD Jambi
persinasasadjambi
-------------------
Follow and Subscribe!
Instagram : PERSINAS ASAD Jambi
Tiktok : .asad.jambi
Youtube : PERSINAS ASAD Jambi
pesilat asad pesilat29karakter ipsi ipsijambi persinasasadjambi
29/07/2026
15 Atlet PERSINAS ASAD Siap Uji Teknik di Matras, Sumardi: Ajang Ini Uji Teknik dan Mental Bertanding
Batang Hari – Sebanyak 15 pesilat Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Kabupaten Batang Hari menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Batanghari Super Tangguh Championship 2026. Ajang bergengsi antarperguruan tersebut berlangsung di Sport Center Batang Hari pada 29–30 Juli 2026.
Para atlet muda ini merupakan hasil pembinaan teknis dan nonteknis yang rutin dilaksanakan oleh pengurus PERSINAS ASAD setempat. Program pembinaan tersebut dirancang tidak hanya untuk mengasah kemampuan fisik dan teknik jurus, tetapi juga untuk membentuk mental juang, kedisiplinan, serta karakter sportif yang menjadi ciri khas pesilat sejati.
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Batang Hari, Sumardi, menyampaikan bahwa keikutsertaan 15 atletnya di ajang ini merupakan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kompetisi menjadi tolok ukur penting untuk mengevaluasi hasil latihan sekaligus mengasah keberanian bertarung di hadapan lawan dari berbagai perguruan lain.
"Kami sangat mengapresiasi semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh para pesilat muda binaan kami. Kejuaraan ini bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan ujian teknik dan mental yang sesungguhnya. Saya berharap mereka bertanding dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan selalu menerapkan adab pesilat yang telah diajarkan di perguruan," ujar Sumardi di sela-sela pendampingan atlet.
Salah satu pesilat yang turun berlaga, Fathir Orion (16), mengaku optimis menyongsong kejuaraan tersebut. Baginya, pengalaman bertanding di level kabupaten sangat berharga untuk mengukur kemampuannya sendiri sekaligus belajar dari pesilat-pesilat lainnya.
"Saya merasa sangat antusias dan bersyukur atas kesempatan ini. Berkat pembinaan rutin serta bimbingan intensif dari para pelatih PERSINAS ASAD, saya merasa lebih siap secara fisik dan mental. Target saya tentu memberikan penampilan terbaik, meraih hasil yang optimal, dan membawa nama baik perguruan," tutur Fathir dengan penuh semangat.
Kejuaraan Batanghari Super Tangguh Championship 2026 diikuti oleh puluhan pesilat dari be
27/07/2026
PERSINAS ASAD Meriahkan Pembukaan CAI ke-47 di Sarolangun, Perkuat Karakter Pemuda Profesional Religius
Sarolangun – Suasana semarak sekaligus meriah menyelimuti halaman kantor sekretariat DPD LDII Kabupaten Sarolangun pada Senin (27/7/2026). Ratusan pemuda dan pemudi dari berbagai wilayah di Kabupaten Sarolangun berkumpul untuk mengikuti pembukaan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang diselenggarakan oleh DPD LDII Kabupaten Sarolangun. Acara pembukaan dimeriahkan dengan atraksi pencak silat dari PERSINAS ASAD yang memukau para hadirin.
Kegiatan CAI ke-47 ini bertujuan untuk memperkuat karakter pemuda yang profesional, religius, serta berasaskan Pancasila, guna memperkokoh eksistensi bangsa di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tema yang diangkat dalam kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Kabupaten Sarolangun saat ini, yaitu "Sarolangun MAJU" yang merupakan akronim dari Muda, Agamis, Jujur, dan Unggul.
Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sarolangun, Hudri, S.Pd.I., M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPD LDII Sarolangun yang menggelar kegiatan pembinaan pemuda. "Tema yang diangkat dalam kegiatan ini selaras dengan program dari Kabupaten saat ini, yaitu 'Sarolangun Maju' (Muda, Agamis, Jujur, Unggul)," ujar Kakan Kesbangpol Sarolangun. Ia berharap melalui kegiatan seperti ini, generasi muda Sarolangun dapat terus berkembang menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak mulia.
Puncak acara pembukaan dimeriahkan oleh atraksi pencak silat yang ditampilkan oleh para pesilat PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun. Dengan gerakan yang dinamis dan penuh semangat, para pesilat sukses menyita perhatian seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Atraksi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol penguatan karakter disiplin, keberanian, dan sportivitas di kalangan pemuda.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun, Naim Yusuf, menyampaikan harapannya agar atraksi serupa dapat terus digelar di masa mendatang. "Kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan dan dikemas lebih menarik lagi," ujarnya. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga
26/07/2026
Jambi – Pengprov PERSINAS ASAD Jambi mengikuti sosialisasi Peraturan Pertandingan Pencak Silat (PPPS) 2026 secara hybrid, Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Kantor PB PERSINAS ASAD Jakarta dan diikuti pengurus, pelatih, serta wasit juri dari berbagai daerah.
Dari Jambi, hadir Ketua H. Wahyudi, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta sejumlah wasit dan pelatih berlisensi IPSI. Sosialisasi ini bertujuan menyamakan pemahaman terhadap aturan terbaru demi pertandingan yang sportif dan aman.
H. Wahyudi menegaskan PPPS 2026 adalah pedoman wajib bagi seluruh insan pencak silat. Ia menyebut sosialisasi ini langkah strategis agar atlet, pelatih, dan wasit di Jambi memiliki persepsi yang sama terhadap regulasi yang berlaku.
Sekretaris Muhaimin menambahkan pihaknya akan segera menggelar diseminasi ke tingkat kabupaten dan kota. Hal ini untuk memastikan pemahaman PPPS 2026 menjangkau hingga ke akar rumput di seluruh Jambi.
Pelatih IPSI Abdul Rohmat menilai PPPS 2026 membawa angin segar, terutama dalam aspek keselamatan atlet. Aturan baru ini dinilai lebih memperhatikan keamanan dan kenyamanan pesilat di atas matras, sejalan dengan prinsip safety, skill, dan satisfaction.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 19.00 WIB dan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Peserta antusias mendiskusikan perubahan sistem penilaian hingga teknis bantingan yang diperbarui dalam PPPS 2026.