29/07/2025
Pertama PERBAFI Sultra di FORNAS VIII NTB 2025
Perjalanan panjang penuh peluh dan pengorbanan akhirnya terbayar. Armianto, pegiat tangguh dari Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (PERBAFI) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Armianto berhasil mengukir sejarah dengan mempersembahkan medali perunggu di Kelas Men Sport Model pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat.
Ini bukan sekadar medali. Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang seorang anak daerah Konawe Selatan yang tak pernah lelah bermimpi besar.
“Alhamdulillah, kita berhasil meraih perunggu di Panggung WFF Fornas Perbafi All Stars Championship Ini jadi suntikan semangat bagi seluruh tim,” ungkap Herfain, Selasa, 29 Juli 2025.
Ketua PERBAFI Sultra, Herfain, S.E., M.E, dengan nada haru usai pertandingan yang berlangsung sengit. Dalam kompetisi yang diikuti oleh para atlet dari seluruh Indonesia, Armianto tampil percaya diri.
29/07/2024
Semoga Ketularan Jadi Sultan Seperti
01/02/2024
Pejuang Otot , Transformasi 4 WEEK 🫡
23/01/2024
(1) Gambar tersebut menunjukan proses pembentukan zat makanan yang dirubah menjadi energi yang diubah dalam bentuk ATP. Kemudian akan disebarkan oleh darah ke seluruh tubuh yang memerlukan energi untuk melakukan aktifitas. Secara teknis metabolisme bisa dibagi empat komponen yaitu :
(a) Basal Metabolic Rate (BMR). Kebutuhan energi minimal yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan proses tubuh yang vital seperti pernapasan, peredaran darah, pekerjaan ginjal, pankreas, pertumbuhan, perbaikan sel-sel tubuh dan untuk mempertahankan suhu tubuh. Umumnya BMR seseorang antara 40%-70% dari energi yang dibutuhkan seseorang setiap hari.
Basal Metabolic Rate (BMR) memiliki korelasi terhadap banyak sedikitnya serabut otot yang dimiliki seseorang, semakin banyak massa otot yang terdapat dalam dalam tubuh maka akan semakin cepat metabolismenya, begitu juga
sebaliknya. Karena dengan memiliki massa otot yang besar maka penggunaan energi/kalori ketika tubuh dalam keadaan istirahat akan lebih besar untuk mengganti jaringan sel sel otot yang rusak/peremajaan dibandingkan mereka yang memiliki massa otot sedikit.
(b) Thermal effect of feeding (TEF) adalah jumlah kalori yang dibutuhkan untuk mencerna, menyerap, mentransportasi, memetabolisme dan menyimpan makanan. TEF ini bisa menghabiskan hingga 10% dari total energi yang dikonsumsi. Hal tersebut dapat diartikan bahwa ketika kita melakukan aktifitas makan maupun minum terjadi pembakaran kalori sebesar 10% dari jumlah energi yang dikonsumsi.
(c) Thermal effect of activity (TEA) adalah jumlah energi yang digunakan untuk melakukan aktifitas sehari-hari, secara normal seseorang bisa menghabiskan hingga 30% dari total energi yang dikonsumsi untuk beraktifitas, tapi bisa juga sangat sedikit, tergantung bagaimana aktifitas seseorang setiap hari.
(d) Adaptive thermogenesis (AT) adalah reaksi tubuh terhadap perubahan yang terjadi, misalnya kalau kita puasa, maka kecepatan metabolisme tubuh akan diturunkan, karena tubuh mengerti sedang tidak ada energi yang masuk, maka tubuh harus irit. Bisa juga faktor stress, faktor cuaca, faktor perubahan hormonal tubuh, dsb.
18/01/2024
Promo Gratis LADIES DAY 20-01-2024 Berlaku dari Jam 15.00 sd 22.00
28/10/2023
MY WEAKNESS
BECOMES MY WEAPON
AND PAIN
MY PLEASURE