26/09/2018
Monggo lurd join..
Soekarno-Hatta
Menanti datangnya buka puasa
Aremania ada untuk Arema
Sudah takdir dari Yang Maha Kuasa
Singosari nama kerajaan
Ken Arok raja pertamanya
Kita pendukung Singo Edan
Dari dahulu sampai selamanya
Derby Malang di Gajayana
Suporter penuh meriahkan pertandingan
Tak kemana-mana tapi dimana-mana
Bukan sekedar jargon tapi kenyataan
Wisata kita ke Songgoriti
Jangan lupa mampir ke Cangar
Kita suporter baik hati
Walaupun ada yang tampangnya sangar
Lawang batas Malang sebelah utara
Ad
26/09/2018
Monggo lurd join..
23/04/2018
27/01/2016
ongisnade.co.id/2016/01/27/djoko-susilo-meninggal-dunia
Djoko Susilo Meninggal Dunia | Arema & Aremania News Online Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia sedang berduka. Selasa (26/1) kemarin sekitar pukul 12.35 WIB, Anggota Tim Transisi, Djoko Susilo, meninggal dunia di Rumah Sakit Ali Sibro, Jakarta Selatan.
Arema Cronus sukses meraih kemenangan ketika menghadapi Persib Bandung di laga persahabatan. Singo Edan berhasil menang dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang Arema diciptakan oleh Samsul Arif di menit kedua babak pertama. Sepakan kerasnya tidak bisa dihentikan oleh kiper Persib, Made Wirawan.
Dengan kemenangan ini, Samsul sukses memberi kado manis untuk Arema yang hari ini merayakan ulang tahun ke-28.
Bertanding di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa 11 Agustus, Arema langsung tampil menekan di awal-awal laga. Alhasil, Samsul Arif yang mendapatkan ruang tembak langsung menggetarkan gawang Persib di menit kedua.
Setelah tertinggal, Persib coba membongkar pertahanan Arema. Dimotori oleh Firman Utina dan Mohammad Ridwan Persib beberapa kali melakukan percobaan untuk mencetak gol. Namun, gol masih urung tercipta.
Menit 37, Arema kembali mendapatkan peluang melalui aksi Samsul. Memanfaatkan umpan terukur Arif Suyono, Samsul menyambut dengan sepakan akrobatik. Sayang, bola masih melambung di atas mistar gawang Persib.
Empat menit berselang, giliran Firman Utina yang mendapatkan peluang. Tetapi, bola hasil sepakannya masih melenceng. Sampai turun minum, skor 1-0 tetap bertahan untuk Arema.
Memulai babak kedua, kedua tim tidak menurunkan tempo permainan. Justru, baik Arema dan Persib saling menebar ancaman.
Menit ke-65, Persib mendapatkan peluang. Namun, sepakan keras Supardi dari luar kotak penalti masih belum menemui sasaran yang tepat.
Persib belum berhenti menekan Arema. Menit 82, Zulham Zamrun mendapatkan peluang emas. Mendapatkan ruang tembak dan tinggal berhadapan dengan kiper Made Wardana, sepakan Zulham masih gagal berubah menjadi gol. Sepakan Zulham masih terlalu lemah dan bisa diamankan oleh Made Wardana.
Sampai pertandingan usai, tidak ada gol tambahan tercipta. Arema tetap menang dengan skor tipis 1-0.
Arema Cronussukses menjadi yang terbaik di turnamen SCM Cup 2015. MelawanSriwijaya FCdi partai final yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang, Singo Edan menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Gilang Ginarsa.
Bermain di depan pendukung sendiri, Sriwijaya tampil penuh semangat dan mampu menguasai pertandingan sejak menit awal. Namun peluang pertama justru didapatkan oleh Arema. Pada menit kesembilan, Fery Aman Saragih nyaris membuka keunggulan andai tendangan kerasnya tak diselamatkan kiper Dian Agus Prasetyo.
Usai peluang tersebut, Sriwijaya kembali mencoba menembus pertahanan rapat Arema yang memang tampil dengan komposisi lebih defensif. Pada menit ke-22, Mouri Makan mengirim umpan silang kepada Titus Bonai. Sayang nama terakhir gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Pada menit ke-37 Sriwijaya FC kembali mendapatkan peluang mencetak gol. Kali ini giliran Ferdinand Sinaga, yang mendapatkan umpan matang dari Titus Bonai, gagal memanfaatkannya menjadi gol setelah tendangannya melambung dari gawang Made. Wardana. Skor imbang tanpa gol mengakhiri babak pertama.
Gagal tampil apik di babak pertama, Arema mencoba memperbaiki diri di babak kedua. Pelatih Suharno pun melakukan pergantian dengan memasukkan nama Gilang Ginarsa untuk menggantikan Alfarizi.
Keputusan tersebut tepat. Gilang Ginarsa sukses memecah kebuntuan pada menit ke-75. Mendapatkan umpan dari tendangan sudut, Gilang Ginarsa yang berdiri tanpa kawalan sukses menaklukkan Dian Agus yang tampak kaget dengan sundulan tersebut. Arema unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Sriwijaya FC mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui Ferdinand Sinaga dan Titus Bonai. Namun beberapa peluang dari kedua pemain tersebut gagal berbuah gol.
Untuk meningkatkan serangan, Sriwijaya FC akhirnya memasukkan Patrich Wanggai. Masuknya Wanggai terbukti mampu membuat serangan Laskar Wong Kito mengalir deras. Beberapa peluang emas bahkan mampu dimiliki oleh Wanggai. Namun peluang tersebut gagal dimaksimalkannya menjadi gol. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Arema tak mengalami perubahan.
24/01/2015
Metrotvnews.com, Malang:Arema Cronus nampaknya sudah cukup puas dengan komposisi skuatnya saat ini. Dengan hanya memiliki 26 pemain, kubu "Singo Edan" menyatakan siap mengarungi kompetis Liga Super Indonesia musim depan.
Pada kompetisi musim 2015, komposisi skuat Arema tidak mengalami banyak perubahan, hanya posisi pemain asing saja yang berubah total setelah hengkangnya Gustavo Lopez, Tierry Ghatuessi dan Alberto Goncalves.
Namun, posisi ketiga pemain asing itu sudah digantikan oleh kedatangan Fabiano Beltrame, Sengbah Kennedy, dan Yao Ruddy, sedangkan untuk pemain lokal, Arema hanya menambah Feri Aman Saragih, Suroso dan Ahmad Noviandani.
Untuk itu, pelatih Suharno menjelaskan tidak ingin menambah pemain baru, tapi memaksimalkan skuat yang ada. Dia juga menjelaskan bahwa fokus utamanya saat ini ialah menemukan kerangka tim ideal untuk menyambut kompetisi.
Menurutnya, serangkaian uji coba yang telah dilakoni timnya sejauh ini belum memberikan gambaran komposisi yang tepat, terutama untuk menentukan skuat inti.
"Saya rasa prosesnya memang masih untuk menentukan kerangka tim yang ideal, meski kita sudah bertanding di kompetisi pramusim yang salah satu tujuannya adalah melakukan evaluasi dan mencari komposisi tim yang ideal," ujarnya.
Untuk menemukan kerangka tim inti yang ideal dan mengasah skill individu pemain, Arema akan menggelar uji coba kembali dengan sejumlah tim usai menuntaskan turnamen pramusim Surya Citra Media (SCM) Cup dan final Inter Island Cup (IIC) 2014 menghadapi Persib Bandung.
Rencana uji coba tersebut dilatarbelakangi mundurnya jadwal kompetisi resmi LSI dan tim pelatih ingin menyiapkan tim lebih matang. Rencannya, laga uji coba akan digelar pada awal dan pertengahan Februari nanti. Hanya saja, siapa yang bakal menjadi lawan dalam uji coba nanti, tim pelatih masih belum bisa memastikannya.
"Dengan banyak menggelar uji coba akan berdampak positif bagi tim, termasuk membangun kebersamaan dan kekompakan tim," lanjut asisten pelatih Arema, Joko Susilo.
Sebelumnya Arema juga telah melaksanakan serangkaian uji coba. Pada Desember 2014, Arema melakoni empat laga uji coba yang dilanjutkan dengan pemusatan latihan (TC) di Kota Batu pada awal Januari 2015.
Metrotvnews.com: Situs Berita Dan Video Terkini Situs Berita Dan Video Terkini | Affiliated With Metro TV And Media Indonesia
Pelatih Arema Indonesia, Suharno, membawa 23 pemain ke Jakarta untuk melakoni Trofeo Persija yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora B**g Karno, Minggu (11/1/2015). Suharno menyatakan Singo Edan pun siap mempertahankan gelar juara.
Suharno menjelaskan, 26 pemain yang bakal memperkuat Arema musim kompetisi 2015, hanya 23 orang yang dibawa untuk melakoni turnamen tersebut. Tiga pemain lainnya tidak dimasukkan dalam daftar pemain yang disiapkan karena berbagai alasan.
"Dengan diperkuat 23 pemain, pelatih punya banyak pilihan dalam menyusun skema dan komposisi tim yang bakal diturunkan agar mampu meraih hasil terbaik, yakni mempertahankan gelar juara Trofeo Persija Jakarta yang diraih tahun lalu," kata Suharno.
Tiga pemain yang tidak masuk daftar yang dibawa ke Jakarta adalah Arif Suyono karena sakit dan cedera, Utam Rusdiana yang masih dalam kondisi sakit, dan Purwaka Yudhi yang masih menjalani ibadah umrah di Tanah Suci.
Tim Arema bertolak ke Jakarta dari Bandara Abd Saleh menuju Bandara Soekarno Hatta pada pagi hari ini. Setelah sampai di Jakarta langsung melakukan pemulihan fisik (recovery) agar pada saat bertanding kondisinya lebih bugar.
Ke-23 pemain yang diboyong untuk menghadapi Trofeo Persija itu di antaranya adalah Kurnia Meiga, Akhmad Kurniawan, Benny Wahyudi, Dendy Santoso, Johan AlFarizie, Juan Revi, Akhmad Bustomi, Hendro Siswanto, Cristian Gonzales, Samsul Arif, dan Sunarto.
Selain pemain lama, seluruh pemain baru pun juga diboyong, yakni Suroso, Ferry Aman Sarigih, Hasyim Kipuw, Okky Derry Andryan, Ahmad Noviandani Abblode Yao Rudy, Sengbah Kennedy, dan Fabiano Beltrame.
Satu persatu wajah baru mulai hadir di bumi Arema, Malang. Dengan demikian, teka-teki mengenai amunisi anyar Singo Edan dalam mengarungi kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) musim depan sedikit demi sedikit mulai terpecahkan.
Pada latihan Selasa 2 Desember 2014 nampak gelandang bertahan Hasyim Kipuw sedang berlatih fitnes di sebuah pusat kebugaran di daerah Kota Malang.
"Alhamdulilah saya senang bisa di Arema," kata Hasyim Selasa 2 Desember 2014.
Kipuw mengaku sebenarnya telah mengikat kontrak dengan Arema Cronus sejak satu bulan lalu. Namun mantan punggawa timnas itu belum bisa buru-buru bergabung dengan Singo Edan karena masih terikat kontrak dengan klub sebelumnya, Persebaya Surabaya.
Hasyim bukanlah wajah baru bagi Arema. Pada musim 2013, mantan pemain Persija Jakarta itu juga pernah berkostum Singo Edan. Kali ini, Haysim kembali menandatangani kontrak berdurasi setahun bersama tim kebangaan Aremania--sebutan fans Arema-- itu.
Bukan hanya Arema yang mengincar Hasyim musim ini. Menurutnya, ada sejumlah klub seperti Sriwijaya FC dan Mitra Kukar yang berniat meminangnya. Namun dengan berbagai pertimbangan, Hasyim akhirnya memilih untuk kembali memperkuat Arema. Persebaya sendiri menurutnya lebih memilih untuk fokus pada pemain-pemain muda.Pemain muda kelahiran Ambon ini dikenal sebagai anak emas dari Rahmad Darmawan, arsitek Arema Cronus tahun 2013. Ketika RD hengkang ke Persebaya, Kipuw pun tak luput dibawa serta. Namun kali ini Hasyim berlabuh di Arema dan RD hijrah ke Persija.
"Waktu itu saya sudah tanda tangan kontrak lebih dulu dengan Arema, last minute (menit terakhir) sebelum RD ke Persija," katanya.
Bagi Hasyim, kembali ke Arema seperti kembali ke keluarga lama. Dia tidak butuh banyak adaptasi lagi ketika bermain dengan Arema meski sadar menyisakan "noda" sebagai mantan pemain Persebaya yang selama ini menjadi musuh bebuyutan Aremania.
"Ya pasti ada yang s**a dan nggak s**a, saya hanya ingin bisa juara dengan Arema tahun depan, Insya Allah," katanya.
Pelatih Arema, Suharno mengatakan, Hasyim telah tiba di Malang sejak, Senin, 1 Desember 2014. Dia juga telah mengizinkan Hasyim untuk melakukan latihan fitnes di pusat kebugaran sebelum mengikuti latihan bersama dengan pemain Arema yang lain.
Sementara seluruh pemain Arema pada saat yang sama sedang berlatih futsal di tempat lain. "Dia sudah datang dan izin ke saya untuk latihan fitnes. Dia tidak mau ada problem jika langsung latihan bermain," kata Suharno Selasa 2 Desember 2014.
Dia berharap kehadiran Haysim ke Arema tidak membuat pemain Arema lain minder. Menurutnya pelatih memilih Hasyim didasari sejumlah pertimbangan terbaik bagi tim. "Sesuai kebutuhan tim. Jangan ada rasa minder di pemain yang lai. Jadi pemain asing dan lokal bisa menambah daya saing Arema," kata mantan pelatih Persiwa Wamena itu.
Arema dijadwalkan melakoni ujicoba ke Bojonegoro, Rabu (17/12) sebagai kado pernikahan penyerangnya, Samsul Arif. Namun terbaru, ujicoba away tersebut terancam batal digelar karena alasan teknis.
"Awalnya kita ingin melakukan ujicoba melawan Bojonegoro Selection atau Persela Lamongan di Bojonegoro. PSSI Bojonegoro juga siap memfasilitasi pertandingan itu," ungkap General Manager Arema, Ruddy Widodo kepada WEAREMANIA.
"Namun, 17 Desember itu ternyata akad nikahnya Samsul, bukan resepsi. Tadinya, kalau hari itu resepsi kan enak, sorenya Aremaujicoba, lalu malamnya ke resepsi pernikahannya Samsul," imbuh pria berkacamata itu.
Lebih lanjut Ruddy menuturkan, dari semua tawaran ujicoba yang masuk ke manajemen, Aremabaru menyetujui satu laga. Ahmad Bustomi dkk akan menjamu klub Malaysia, UiTM FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (26/12).
"Yang pasti Aremaakan melawan UiTM FC dari Malaysia dalam laga ujicoba di Kanjuruhan. Kita sudah balas email tantangan dari mereka. Untuk tawaran ujicoba lainnya kita pikir sambil lalu saja," pungkas Ruddy.
Arema Cronus terus berbenah demi menghadapi Liga Super Indonesia (ISL) 2015. Salah satu langkah yang diambil Singo Edan adalah dengan mengikuti beberapa pertandingan uji coba di masa pramusim.
Sejauh ini, sudah banyak tawaran uji coba pramusim yang masuk ke manajemen Arema. Salah satunya adalah tawaran ikut serta dalam turnamen Emirates Cup yang diselenggarakan pada Desember 2014 nanti di Dubai, Uni Emirat Arab.
Ini adalah salah satu turnamen pramusim terbesar. Emirates Cup biasanya melibatkan klub-klub papan atas Eropa. Dan pada edisi Desember nanti, rencananya Real Madrid, AC Milan, serta Paris Saint-Germain akan ambil bagian.
"Jika tak berbenturan dengan final Inter Island Cup, kami berangkat. Sampai sekarang kami juga masih menunggu perkembangan dari promotor, Nine Sport," kata General Manager Arema, Rudi Widodo, Jumat 28 November 2014.
Selain Emirates Cup, masih ada beberapa undangan uji coba yang masuk ke manajemen Singo Edan. Salah satunya dari tim yang bermain di Malaysia Premier League, UiTM FC. Pertandingan ini dijadwalkan digelar pada 26 Desember 2014 di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Ada juga ajakan mengikuti turnamen Marah Halim Cup di Medan. Turnamen ini rencananya diikuti oleh beberapa klub Thailand.