28/06/2026
https://s.shopee.co.id/8KnVOpWgzZ
Massa dari Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/6/2026).
Dalam aksi itu, massa menolak kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang memulai rangkaian safari politiknya dari Provinsi Lampung.
Baca selengkapnya: https://www.kompas.tv/regional/677473/massa-di-bandar-lampung-gelar-aksi-tolak-kedatangan-jokowi-di-tengah-safari-politiknya
28/06/2026
https://s.shopee.co.id/4fuD1d9uO9
Jokowi Dapat Gelar Kehormatan Adat Lampung, Jalani Prosesi Injak Kepala Kerbau. PDIP Beri Kritik
-----------------
Organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) buka suara terkait momen Presiden ke-7 RI, Jokowi melakukan prosesi menginjak kepala kerbau saat kunjungan ke Lampung pada Sabtu (27/6/2026).
Adapun prosesi itu terjadi saat Jokowi menerima gelar kehormatan adat Lampung di Kedaton Keagungan Lampung.
Foto Jokowi menginjak kepala kerbau pun beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang mempertanyakan makna ritual tersebut dalam budaya Lampung.
Selain itu, ada p**a yang menghubungkan momen tersebut dengan nuansa politik.
Namun, Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik, membantah bahwa prosesi Jokowi meletakkan kaki di kepala kerbau bernuansa politis.
Ia menegaskan momen tersebut murni berkaitan dengan prosesi pemberian gelar kehormatan terhadap Jokowi dari tokoh adat Lampung.
Dia mengungkapkan pemberian gelar tersebut karena Jokowi dianggap negarawan yang berjasa untuk bangsa dan negara.
"Iya ini prosesi pemberian gelar untuk Pak Jokowi yang dianggap tokoh negarawan yang berjasa untuk bangsa dan negara khusus Kampung yang dilakukan oleh lima perwakilan adat. Gelarnya pemuka bangsa. Itu (prosesi Jokowi injak kaki kepala kerbau) tidak ada kaitannya dengan politik," katanya ketika dihubungi redaksi Tribunnews dari Kantor Tribunnews Solo di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (28/6/2026).
Namun, ketika ditanya makna terkait proses tersebut, Freddy enggan menjelaskan. Dia merasa tidak memiliki kapasitas untuk menjelaskannya.
"Saya takut salah. Tanya yang lain saja ya," ujarnya.
Lebih lanjut, Freddy mengungkapkan bahwa belum ada rencana kunjungan selanjutnya dari mantan Wali Kota Solo itu setelah melakukan safari di Lampung.
Dia menegaskan setelah dari Lampung, Jokowi akan langsung terbang ke kediamannya di Solo, Jawa Tengah.
"Belum ada kunjungan daerah lain yang terjadwal. Rencana kembali ke Solo (setelah dari Lampung)," ujarnya.
Freddy mengatakan sebenarnya lokasi selanjutnya yang akan dikunjungi Jokowi adalah Cirebon, Jawa Barat. Namun, karena ada kendala teknis, kunjungan tersebut pun berujung ditunda.
Dia pun belum bisa menyampaikan jadwal pasti terkait kunjungan selanjutnya dari Jokowi.
"Iya ditunda (kunjungan ke Cirebon) untuk waktu yang belum ditentukan. (Ditunda apakah karena kendala teknis?) Betul masalah teknis saja," pungkasnya.
Ada Kritik dari PDIP
Terpisah, politikus PDIP, Guntur Romli, mengkritik foto Jokowi yang menginjak kepala kerbau dalam acara di Lampung tersebut.
Menurutnya, hewan kurban dalam tradisi apapun seharusnya diperlakukan dengan hormat.
"Saya juga tidak tahu kalau maksudnya seperti itu, tapi biasanya kalau hewan yang dikurbankan itu dihormati loh, mau dengan acara adat sekalipun, bukan diinjak seperti itu," ujar Guntur ketika dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026).
Guntur pun membandingkan perlakuan terhadap kerbau dengan tradisi atau budaya di wilayah lain seperti di Toraja.
Dia menilai apa yang dilakukan Jokowi adalah bentuk penghinaan.
"Misalnya kerbau di Toraja atau daerah-daerah lain kalau jadi bagian upacara, kepalanya/tengkoraknya akan diabadikan dalam kehormatan dan kebanggaan, bukan dihinakan seperti yang dilakukan dengan kaki Jokowi seperti itu," jelasnya.
Ia juga menganggap peletakan kaki di atas kepala hewan seperti yang dilakukan Jokowi adalah bentuk kesombongan.
"Sikap Jokowi yang menginjak kakinya di atas kepala kerbau/sapi itu bentuk kesombongan. Tapi biarkan rakyat yang menilai," kata Guntur.
Bantah Kaitan dengan Logo Banteng PDIP
Guntur pun membantah terkait anggapan bahwa kepala kerbau yang diinjak oleh Jokowi dikaitkan dengan lambag PDI Perjuangan yaitu kepala banteng.
Menurut dia, lambang PDIP adalah banteng, bukan kerbau atau sapi.
"Lagip**a logo PDI Perjuangan itu banteng, bukan kerbau, bukan sapi. Banteng itu satwa yang dilindungi yang tidak mungkin dijadikan kurban atau tumbal," tegasnya.
Ia menyerahkan penilaian atas dokumentasi acara tersebut kepada masyarakat.
"Kalau Jokowi mau mengekspresikan kesombongannya, biarlah masyarakat yang menilai," pungkas Guntur.
(Tribunnews/Yohanes Liestyo Poerwoto/Igman Ibrahim)
28/06/2026
https://s.shopee.co.id/8fQLmWwqeK
Kasus pemb*n*han seorang remaja perempuan berusia 17 tahun di Pattaya, Thailand, menggemparkan publik.
Rekaman CCTV kemudian menunjukkan seorang pria membawa koper besar keluar dari apartemen sebelum jasad korban ditemukan di dalam koper di kawasan dekat Pattaya Floating Market.