Surabaya Muda memutuskan absen di Liga Nusantara Musim Ini
Surabaya Muda FC
Surabaya Muda FC - The Young Heroes - The Green Boys
Verifikasi klub Liga Nusantara antara Bulan Maret/April.
Masih ada SURABAYA MUDA di KOTA SURABAYA
Hasil Pertandingan Dan Klasemen Grup VIII Divisi I Liga Indonesia,@ Std R Soedarsono, Pogar Bangil, Kab. Pasuruan,,,,,
Tanggal 31 Mei 2014 - Surabaya Muda Vs Persisum Sumbawa : 2 -1
Tanggal 1 Juni 2014 - Persekabpas Kab. Pasuruan Vs Persesa Sampang : 2 - 1
Klasemen Sementara Group VIII (H) --- Zona 24 Besar ---
1. Persatu Tuban 7 6 1 0 (16-3) (+13) 19*
2. Persekabpas Pasuruan 8 4 1 3 (15-15) (0) 13
--- Zona Liga Nusantara 2015 ---
3. Persikoba Batu 8 3 3 2 (12-11) (+1) 12
4. SURABAYA MUDA 8 3 2 3 (13-12) (+1) 11
5. Persesa Sampang 9 2 2 5 (8-12) (-4) 8
6. Persisum Sumbawa 8 1 1 6 (10-20) (-10) 4
>>>Next Game, Minggu, 05/06/14 Persekabpas Kab.Pasuruan Vs SURABAYA MUDA
HTM : Ekonomi Rp 10 ribu
Young Heroes Usung Misi Balas Dendam
Balas dendam menjadi misi yang diusung Surabaya Muda (SM) saat bertemu Persatu Tuban, Kamis (29/5) sore di Stadion R.Soedrasono, Pogar, Pasuruan. Tim berjuluk The Young Heroes ini optimis bisa mengalahkan Persatu.
Pada pertemuan pertama kedua tim di Stadion Loka Jaya, Tuban, Surabaya Muda dipaisa menyerah dengan skor tipis 2-3. Sempat tertinggal dua gol, anak asuh Hartono sebenarnya mampu menyamakan skor menjadi 2-2. Tapi pada penghujung pertandingan, mereka justru kecolongan.
Asisten pelatih Surabaya Muda, M Fachrudin menyebut bahwa seluruh pemainnya bisa diturunkan. "Alhamdulillah, semua pemain fit tak ada yang cedera. Akumulasi kartu kuning pun tak ada. Kami akan turun dengan kekuatan penuh," terang Fachrudin.
Selain kalah di pertemuan pertama lawan Persatu, SM juga menanggung beban mental. Sebab pada pertandingan pertama putaran kedua Divisi Utama, mereka dikalahkan Persikoba Batu dengan skor 2-4. Menurut Fachrudin, kekalahan ini sudah dievaluasi oleh tim pelatih.
"Saya kira para pemain sudah melupakan kekalahan tersebut. Mental tanding mereka sudah bangkit dan kami siap untuk pertandingan lawan Tuban," sebut mantan pemain Persebaya dan PSIS Semarang ini.
Tiga poin ditargetkan The Young Heroes pada pertandingan besok. "Kami harus memenangkan pertandingan lawan Tuban untuk menjaga kans lolos ke babak selanjutnya," tutupnya
Surabaya Muda Tersungkur di Pasuruan
Surabaya Muda (SM) gagal memetik poin penuh dalam pertandingan kontra Persikoba Kota Batu. Bertanding di Stadion R.Soedrasono, Pogar, Pasuruan, tim berjuluk The Young Heroes menyerang dengan skor telak 2-4.
Gol-gol Surabaya Muda dicetak Rahel Tuasalamony pada menit ke-67 dan Agie Renata di menit ke-71. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi SM pada putaran kedua kompetisi Divisi I.
"Para pemain sudah bermain maksimal meski hasil tidak sesuai harapan. Kita tetap berusaha ambil poin disisa game selanjutnya," kata asisten pelatih Surabaya Muda, M. Fachrudin.
Pada pertandingan selanjutnya, tim besutan Hartono akan bertemu, Persatu Tuban, Kamis (29/5/2014) di Pasuruan. Pada pertemuan di putaran pertama, SM kalah tipis atas klub berjuluk Laskar Ronggolawe tersebut. Kali ini The Young Heroes berniat membalas dendam. "Kalau bisa ambil poin penuh disisa game, kemungkinan lolos 24 besar masih terbuka," tutup Fachrudin.
SM Yakin Kalahkan Persikoba
Senin (26/5/2014) sore hari ini, Surabaya Muda (SM) akan melakoni pertandingan pertama putaran kedua Grup 8 kompetisi Divisi I. The Young Heroes yakin bisa menaklukkan Persikoba Kota Batu di Stadion R.Soedrasono, Pogar, Pasuruan.
Tim pelatih beranggapan, pertandingan pertama adalah kunci untuk memulai putaran kedua kompetisi Divisi I. "Oleh karena itu, kami menargetkan kemenangan atas Batu," ujar asisten pelatih SM, M. Fachrudin.
Fachrudin menjelaskan, selama jeda kompetisi, tim pelatih sudah melakukan serangkaian evaluasi atas hasil yang diperoleh Surabaya Muda sepanjang putaran pertama. "Kami sudah siakan semuanya dan seluruh pemain dalam kodisi siap tempur," tegas Fachrudin.
Pada putaran pertama lalu, The Young Heros harus puas dengan skor imbang 1-1. Padahal saat itu Surabaya Muda sempat unggul lebih dulu lewat Agie Renata. Sayang mereka kecolongan di menit akhir lewat gol Andi Arista.
"Kami tak ingin kejadian di putaran pertama kembali terulang. Para pemain harus konsentrasi penuh selama 90 menit. Jangan pernah lengah sedikit pun," lanjut mantan pemain PSIS Semarang dan Persebaya ini.
Surbaya Muda berjanji akan habis-habisan pada putaran kedua ini. Sebab, hasil akhiri pada putaran kedua akan sangat menentukan bagi Anang Ma'ruf dan kawan-kawan untuk menjaga kans lolos ke Divisi Utama. "Karena itu, untuk menjaga persaingan pada putaran kedua ini, kami harus meraih kemenangan atas Persikoba," pungkasnya.
Jadwal Surabaya Muda Putaran Kedua Divisi I Grup H
26 Mei: Surabaya Muda vs Persikoba Kota Batu
29 Mei: Persatu Tuban vs Surabaya Muda
31 Mei: Surabaya Muda vs Persisum Sumbawa
5 Juni: Surabaya Muda vs Persekabpas Kab.Pasuruan
7 Juni: Persesa Sampang vs Surabaya Muda
NB: Seluruh pertandingan dilaksanakan di Stadion
Pogar, Bangil, Pasuruan
Pengaturan jadwal putaran kedua Divisi I Liga Indonesia akan dilaksanakan pada hari Jum'at, 23 Mei 2014 di Kabupaten Pasuruan. Sementara itu, putaran kedua Divisi I Liga Indonesia yang akan dihelat di Stadion Pogar, Bangil, Pasuruan akan dimulai pada hari Sabtu, 24 Mei 2014.
17/05/2014
Pree Order T-Shirt S.M.F.C (Surabaya Muda Fc)
Harga : Rp 75.000 Free Stiker
Untuk Wilayah Luar Kota Silahkan Hubungi : 08563234649
Untuk Wilayah Surabaya Silahkan Hubungi : 083857943433
Info Info Lebih Lanjut Hubungi Dua Nomer Telepon Diatas
DI BALIK KEMENANGAN SURABAYA MUDA
TIAP kali bertanding di Stadion Loka Jaya, Tuban, Laskar Surabaya Muda beserta ofisial selalu naik bus dari Surabaya ke Tuban, pergi-pulang pada hari itu juga. Jadi, arek-arek tidak menginap di suatu hotel di Tuban selama putaran I Grup H Kompetisi Divisi Satu PSSI, 29 April – 14 Mei 2014.
Tiap hari pertandingan, ofisial dan para pemain berkumpul di Gelora 10 Nopember. Bus pariwisata Ardiansyah (langganan) sudah parkir di depan Gelora 10 Nopember pukul 06.30 WIB. Seperti pada Selasa 6 Mei 2014 lalu. Berangkat pukul 07.00 lewat tol Pasar Turi, kemudian keluar di Tol Bunder, Gresik. Bus menempuh jalur Lamongan – Babat –Tuban. (Tidak lewat Pantura). Tiba di tempat transit di Tuban pukul 09.45.
Rumah transit tersebut berupa rumah panggung antik di kawasan by pass wilayah barat Kota Tuban. Rumah panggung full kayu jati yang los tanpa kamar. Pelatih kepala Hartono, dua asisten pelatih M. Fachrudin dan Basuni Alwi, asisten manajer S. Efendi, masseur Toha, perlengkapan “Ambon” Mardianus, dan para pemain istirahat bersama dan tidur berbaur di satu ruangan itu. Tanpa kasur, tanpa bantal.
“Gelethakan bareng ndek kono.” Jam 12.00 datanglah mobil yang membawa nasi kotak. Kemudian mereka makan bersama. Tidak ada kemewahan, yang ada hanyalah kebersamaan. Padahal sebagian pemain Surabaya Muda adalah mantan bintang Persebaya era 1990-an dan dekade awal 2000-an. Antara lain Anang Ma’ruf, Rachel Tuassalamony, Andri “Gepeng” Budianto, Jefry Prasetyo, Wawan Hariono.
Para senior yang sarat pengalaman ini menyatu dengan pemain-pemain muda seperti Agie Renata, Fahrizal Amiruddin, Wahyu Nugroho, Riko Heru. Saling mendukung, saling menghargai.
Salut luar biasa perlu diberikan kepada para senior Persebaya yang rela bergabung dalam satu tim dengan pemain-pemain junior di klub Divisi Satu Surabaya Muda.
Mat Halil, Uston Nawawi, dan Bejo Sugiantoro masih bergabung dengan Persida Sidoarjo, klub Divisi Utama (klub profesional). Sedangkan Anang Ma’ruf, Rachel Tuassalamony dan kawan-kawan bergabung dengan klub amatir! Terima kasih Anang dan kawan-kawan!
Mereka bergabung semata-mata karena faktor loyalitas pada sepakbola Surabaya. Honor yang kecil dan bonus kemenangan yang relatif kecil (dibanding ketika mereka memperkuat Persebaya) tidak menjadi halangan.
Tak sekadar bergabung, Anang dan Rachel misalnya tak segan-segan menularkan ilmunya kepada para pemain junior. Lewat diskusi usai pertandingan di rumah transit. Misalnya kepada Ilham Dirgantara yang kena kartu merah saat menghadapi Persekabpas Pasuruan. “Sebaiknya sampean jangan membalas saat dikrawuk wajah sampean oleh pemain Persekabpas. Pasti kena kartu merah,” tutur Anang.
“Itu reflex Cak Anang. Begitu dikrawuk saya langsung mukul (sembari tangan kanannya diperagakan memukul),” jawab Ilham Dirgantara.
“Ya harus bisa sabar menahan diri. Kan rugi sampean kena kartu merah. Tim juga kehilangan seorang pemain. Ada cara membalas yang lebih baik,” kata Anang. Anang lantas menguraikan bagaimana membalas tindakan kasar lawan dengan cara yang baik.
“Ya Cak. Saya akan melakukan apa yang sampean sarankan,” sahut Ilham Dirgantara.
*****
Suasana kebatinan yang guyup seperti inilah yang terbangun dalam tim Surabaya Muda. Pukul 20.00 mereka semua kembali berada dalam bus pariwisata Ardiansyah (yang disewa Rp 2,5 juta per hari jarak Surabaya-Tuban). Pasukan tiba di Gelora 10 Nopember pukul 22.20.
Berangkat dari rumah masing-masing pukul 06.00 dan tiba kembali di rumah masing-masing sekitar pukul 23.00. Sekitar 15 jam mereka kumpul bersama dalam bus, rumah transit, dan di lapangan pertandingan. Situasi seperti ini disadari atau tidak mempercepat proses kebersamaan dan perpaduan.
Tim Surabaya Muda 2014 dibentuk dengan masa persiapan yang sangat mepet. Tiga minggu menjelang hari H! Beban tim pelatih yang dikomandani coach Hartono tentu berat. Tidak ada waktu yang cukup untuk membangun fisik pemain, terutama bagi para pemain senior. Dalam pertandingan Surabaya Muda versus Persekabpas Kabupaten Pasuruan pun terlihat, mobilitas pemain senior belum tinggi. Lari jauh sedikit terlihat napas mereka mulai tersengal. Namun, spirit tempur mereka terlihat menyala-nyala.
Di awal pertandingan gelandang muda asal Putra Indomaret, Wahyu Eko Syuhadak terlihat demam panggung. Hampir semua passing-nya salah. Penampilannya tak seperti ketika bertanding di kompetisi internal Liga Springhill Askot PSSI Surabaya 2013-2014. Pelatih Hartono pun langsung menggantinya dengan Rachel Tuassalomony. Keseimbangan lapangan tengah pun tercipta.
Pertandingan berjalan alot, keras dan menjurus kasar. Andai Surabaya Muda tak dipandu pemain-pemain senior mungkin hasilnya akan beda. Arek-arek Surabaya Muda bermain dengan sabar. Alhasil mereka menang 2-0 atas Persekabpas. Satu kemenangan yang sangat penting.
Semoga Anang Ma’ruf dan kawan-kawan berhasil mempersembahkan yang terbaik dalam laga-laga selanjutnya.
15/05/2014
Kebersamaan Bonek dan Ronggomania ketika Persatu Tuban melawan Surabaya Muda
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Surabaya
Opening Hours
| Monday | 00:00 - 23:45 |
| Tuesday | 00:00 - 23:45 |
| Wednesday | 00:00 - 23:45 |
| Thursday | 00:00 - 23:45 |
| Friday | 00:00 - 23:45 |
| Saturday | 00:00 - 23:45 |
| Sunday | 00:00 - 23:45 |