Bonek bersatu tetap konsisten dan setia dukung satu Persebaya, Persebaya 1927 atau tidak sama sekali. Hanya satu, HANYA #PERSEBAYA 1927 Pamoedji.
ada awal berdirinya, Persebaya bernama Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB). Pada saat itu di Surabaya juga ada klub bernama Sorabaiasche Voebal Bond (SVB), bonden (klub) ini berdiri pada tahun 1910 dan pemainnya adalah orang-orang Belanda yang ada di Surabaya. Pada tanggal 19 April 1930, SIVB bersama dengan VIJ Jakarta, BIVB Bandung (sekarang Persib Bandung), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. SIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh M. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. SIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1938 meski kalah dari VIJ Jakarta. Ketika Belanda kalah dari Jepang pada 1942, prestasi SIVB yang hampir semua pemainnya adalah pemain pribumi dan sebagian kecil keturunan Tionghoa melejit dan kembali mencapai final sebelum dikalahkan oleh Persis Solo. Akhirnya pada tahun 1943 SIVB berganti nama menjadi Persibaja (Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja). Pada era ini Persibaja diketuai oleh Dr. Soewandi. Kala itu, Persibaja berhasil meraih gelar juara pada tahun 1950, 1951 dan 1952. Tahun 1960, nama Persibaja diubah menjadi Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya). Pada era perserikatan ini, prestasi Persebaya juga istimewa. Persebaya adalah salah satu raksasa perserikatan selain PSMS Medan, PSM Makassar, Persib Bandung maupun Persija Jakarta. Dua kali Persebaya menjadi kampiun pada tahun 1978 dan 1988, dan tujuh kali menduduki peringkat kedua pada tahun 1965, 1967, 1971, 1973, 1977, 1987, dan 1990. Prestasi gemilang terus terjaga ketika PSSI menyatukan klub Perserikatan dan Galatama dalam kompetisi bertajuk Liga Indonesia sejak 1994. Persebaya merebut gelar juara Liga Indonesia pada tahun 1997. Bahkan Persebaya berhasil mencetak sejarah sebagai tim pertama yang dua kali menjadi juara Liga Indonesia ketika pada tahun 2005 Green Force kembali merebut gelar juara. Catatan Prestasi
Liga Champions Asia
1998 – Babak pertama (masih bernama Piala Champions Asia)
2005 – Babak pertama
Perserikatan
1938: Runner-up, kalah dari VIJ Jakarta
1942: Runner-up, kalah dari Persis Solo
1950: Juara, menang atas Persib Bandung
1951: Juara, menang atas Persija Jakarta
1952: Juara, menang atas Persija Jakarta
1965: Runner-up, kalah dari PSM Ujung Pandang (sekarang PSM Makassar)
1967: Runner-up, kalah dari PSMS Medan
1971: Runner-up, kalah dari PSMS Medan
1973: Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
1977: Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
1978: Juara, menang atas PSMS Medan
1981: Runner-up, kalah dari Persiraja Banda Aceh
1987: Runner-up, kalah dari PSIS Semarang
1990: Runner-up, kalah dari Persib Bandung
Liga Indonesia
Perserikatan
1938 – Runner-up, kalah dari VIJ Jakarta
1942 – Runner-up, kalah dari Persis Solo
1950 – Juara, menang atas Persib Bandung
1951 – Juara, menang atas Persija Jakarta
1952 – Juara, menang atas Persija Jakarta
1965 – Runner-up, kalah dari PSM Ujungpandang (sekarang PSM Makassar)
1967 – Runner-up, kalah dari PSMS Medan
1971 – Runner-up, kalah dari PSMS Medan
1973 – Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
1977 – Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
1978 – Juara, menang atas PSMS Medan
1981 – Runner-up, kalah dari Persiraja Banda Aceh
1987 – Runner-up, kalah dari PSIS Semarang
1988 – Juara, menang atas Persija Jakarta
1990 – Runner-up, kalah dari Persib Bandung
Liga Indonesia
1994/1995 – Posisi ke-9, Wilayah Timur
1995/1996 – Posisi ke-7, Wilayah Timur
1996/1997 – Juara
1997/1998 – dihentikan
1998/1999 – Runner-up
1999/2000 – Posisi ke-6, Wilayah Timur
2001 – ?
2002 – Degradasi ke Divisi Satu
2003 - Juara Divisi Satu, Promosi ke Divisi Utama
2004 – Juara
2005 – Mundur dalam babak 8 besar (awalnya diskorsing dua tahun, namun dikurangi menjadi 16 bulan, dan kemudian dikurangi lagi menjadi degradasi ke Divisi Satu)
2006 – Juara Divisi Satu, Promosi ke Divisi Utama
2007 – Posisi ke-14, Wilayah Timur (Tidak lolos ke Super Liga)
2008 – Peringkat ke-4. Mengalahkan PSMS Medan dalam Babak Playoff lewat drama adu penalti. Kemudian, secara otomatis Persebaya lolos ke ISL. Liga Super Indonesia
2009 – degradasi ke Divisi Utama
JADWAL TERBARU:
PEKAN 1, Minggu (24/2/2013) - Persebaya vs Bontang FC ( 5-0 )
PEKAN 2, Sabtu (2/3/2013) - PSIR vs Persebaya ( 0-0 )
PEKAN 3, Rabu (6/3/2013) - Persema vs Persebaya ( 0-1 )
PEKAN 4, Selasa (26/3/2013) - Persebaya vs Persibo ( 5-1 )
PEKAN 5, Sabtu (30/3/2013) - Persebaya vs Persepar ( 2-1 )
PEKAN 6, Minggu (14/4/2013) - Semen Padang vs Persebaya ( 3-0 'WO' )
PEKAN 7, Kamis (18/4/2013) - Produta vs Persebaya ( 1-1 )
PEKAN 8, Rabu (24/4/2013) - Persebaya vs Persiraja ( 0-0 )
PEKAN 9, Minggu (28/4/2013) - Persebaya vs PSLS ( 4-2 )
PEKAN 10, Kamis (13/6/2013) - Persebaya vs PSM ( 2-0 )
PEKAN 11, Minggu (16/6/2013) - Persebaya vs Perseman ( 2-1 )
PEKAN 12, Minggu (23/6/2013) - Arema vs Persebaya ( 2-1 )
PEKAN 13, Kamis (4/07/2013) - Persijap vs Persebaya ( 1-0 )
PEKAN 14, Minggu (7/07/2013) - Persija vs Persebaya ( 0-1)
PEKAN 15, Kamis (27/6/2013) - Persiba vs Persebaya ( 0-3 'WO' )
PEKAN 16, Rabu (4/9/2013) Persebaya vs PSIR ( 5-2 )
PEKAN 17, Minggu (8/9/2013) Persebaya vs Persema
PEKAN 18, Kamis (12/9/2013) Persepar vs Persebaya ( 3-2 )
PEKAN 19, Minggu (15/9/2013) Persibo vs Persebaya
PEKAN 20, Sabtu (21/9/2013) Persebaya vs Produta ( 1-3 )
PEKAN 21, Minggu (29/9/2013) PSLS vs Persebaya
PEKAN 22, Rabu (2/10/2013) Persiraja vs Persebaya
PEKAN 23, Sabtu (12/10/2013) Persebaya vs Arema
PEKAN 24, Selasa (15/10/2013) Persebaya vs Persiba Bantul
PEKAN 25, Minggu (20/10/2013) Perseman vs Persebaya
PEKAN 26, Rabu (23/10/2013) PSM vs Persebaya
PEKAN 27, Sabtu (2/11/2013) Persebaya vs Semen Padang
PEKAN 28, Rabu (6/11/2013) Persebaya vs Persija
PEKAN 29, Sabtu (9/11/2013) Persebaya vs Persijap
PEKAN 30, Minggu (17/11/2013) Bontang FC vs Persebaya