Baris Kaos Bola Clothes

Baris Kaos Bola Clothes

Share

online store Menjual kaos Segala motif yang berhubungan dengan tim sepak bola yang terkenal..

Untitled album 30/05/2012

Bahan : cootton combed 30s, all size, Harga Rp 65.000 (belum termasuk ongkos kirim) 081906223371, 081802799590

JUVENTUS

Untitled album 30/05/2012

Bahan : cootton combed 30s, all size, Harga Rp 65.000 (belum termasuk ongkos kirim) 081906223371, 081802799590

BARCA FC

Untitled album 30/05/2012

Bahan : cootton combed 30s, all size, Harga Rp 65.000 (belum termasuk ongkos kirim) 081906223371, 081802799590

AC MILAN

Album Tanpa Judul 23/03/2012

Rp. 85.000 (blum termasuk ongkir)

minat hub.081906223371

03/02/2012

Nasionalisme PSSI.

Penulis: Rahmad Darmawan.

Saat ini, sepak bola Indonesia sampai pada titik yang memprihatinkan. Ketika seseorang tidak sependapat dengan federasi sepak bola nasional, dalam hal ini PSSI, rasa nasionalisme pun dipertanyakan. Padahal, nasionalisme seseorang tidak bisa dikaitkan dengan perbedaan pendapat.

Berbicara tentang masalah nasionalisme, tentu harus dalam spektrum yang lebih luas, bukan dalam ruang dengan pemikiran sempit. Harus benar-benar untuk kepentingan yang lebih luas, bukan sekadar kepentingan kelompok.
Ketika saya mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Indonesia, sebagian pihak mempertanyakan rasa nasionalisme yang ada dalam diri saya. Termasuk di dalamnya, mungkin sebagian pengurus PSSI. Buat saya, ini lucu, ini membuat saya miris.

Ketika seorang pelatih atau pemain tidak sependapat dengan kebijakan yang dianggapnya salah, bukan berarti orang itu tidak memiliki jiwa nasionalis atau rasa nasionalismenya berkurang. Ambil contoh, pada kasus saya sendiri. Justru harus dipertanyakan lagi, lebih tidak nasionalis mana, pelatih yang mundur karena tidak sependapat dengan kebijakan yang membatasi kesempatan pemain untuk membela negaranya, dibandingkan dengan pihak yang membuat kebijakan itu.

Banyak pemain berpotensi masuk Timnas Indonesia, tetapi tidak bisa membela bangsa dan negara hanya karena memilih bermain di Indonesia Super League (ISL). Ini kebijakan yang lebih memprioritaskan sebuah kepentingan yang kelasnya lebih rendah dibandingkan dengan kepentingan nasional. Inilah sesungguhnya yang patut kita pertanyakan.

Kini, semua pecinta sepak bola yang terbebas dari kepentingan-kepentingan lain selain sepak bola, merasa amat prihatin. Betapa tidak, sebuah pertunjukan yang aneh dipertontonkan, di saat pemain bersemangat membela negaranya, dan mereka adalah pemain yang berpotensi, tetapi pintu mereka ditutup rapat dengan alasan mereka bermain di kompetisi yang dianggap ilegal. Ini sebuah kenyataan pahit bagi sepak bola Indonesia.

Sebuah keanehan lagi, si pembuat kebijakan itu adalah mereka yang dulu memprakarsai hadirnya liga ilegal yang menyebabkan terjadinya dualisme kompetisi. Mereka pun dulu berteriak lantang menentang kebijakan tersebut. Lantas, pantaskah kini mereka mempertanyakan rasa nasionalisme itu kepada seseorang yang menentang dan menunjukkan sikap tidak sependapat dengan kebijakan itu?

Berbicara tentang nasionalisme sesungguhnya adalah bagaimana usaha, kerja keras, dan pengorbanan kita semua ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara. Pengorbanan kepentingan pribadi dan kelompok untuk kepentingan yang lebih besar, yakni kepentingan bangsa.

Dalam sepak bola, semua pihak seharusnya bisa menanggalkan kepentingan kelompok dan bersatu padu mengumpulkan kekuatan dan potensi anak bangsa demi jayanya Merah Putih. Demi kejayaan sepak bola Indonesia, semua pihak, termasuk PSSI khususnya, harus bisa mengusahakan dengan gigih agar potensi bangsa, yakni para pemain, mendapat kesempatan untuk membela Merah Putih. Dan, kesempatan membela negara itu harus dibuka lebar-lebar, bukan malah sebaliknya.

Bahkan jika ada pihak yang mencoba membatasi warga negara membela negaranya dalam sepak bola, justru tugas federasilah untuk memperjuangkan agar warga negara potensial itu bisa membela negaranya. Jadi, seharusnya dualisme kompetisi tidak boleh menjadi penghalang hak warga negara untuk membela negara yang dicintainya.

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Yogyakarta City?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Yogyakarta City
55000