Kalau saat ini kamu belum bisa meluangkan waktu 30โ60 menit untuk satu sesi latihan, nggak apa-apa.
Daripada menunggu waktu luang yang belum tentu datang, lebih baik mulai dengan sisihkan 5 menit tiap 30 menit sekali atau 1 jam sekali.
Karena tujuan utamanya bukan langsung punya badan atlet, tapi membangun kebiasaan bahwa tubuh ini memang harus bergerak.
Sedikit demi sedikit, 5 menit bisa jadi 10 menit. 10 menit bisa jadi 30 menit. Yang penting konsisten.
Kalau bingung bagaimana cara menaikkan level latihan dari yang sederhana sampai menjadi program latihan yang terstruktur, di E-Course Muslim Fit Classtersedia 25+ video pembelajaran latihan beban yang bisa dilakukan di mana saja, cocok untuk pemula maupun yang ingin kembali rutin berolahraga.
Ketik โFITโ di kolom komentar, nanti kami kirimkan informasi lengkapnya. ๐ช
Muslimfit
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Muslimfit, Personal trainer, m6mp3 (Jeddah), Mecca.
Yang membuat kita kehilangan kekuatan bukanlah usia, tetapi berhenti bergerak.
Di usia 50 tahun ke atas, tubuh masih bisa membangun massa otot. Mungkin lebih lambat dibanding saat muda, tetapi manfaatnya luar biasa: lebih kuat, lebih seimbang, dan lebih mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Tidak ada kata terlambat untuk memulai.
๐ช Komen โKUATโdan pelajari langkah-langkahnya di E-Course Fit for Lansia.
Barakallah fiikum ๐๐ผ
Selain itu bisa lakukan juga WARM UP SET sebelum WORKING SET.
Gak ada aturan baku berapa beban untuk warm up set, tapi kalau saya pribadi misal mau main di 80-90% 1RM, maka saya lakuin dulu 2 warm up set. Yaitu di 40% dan 60% 1RM sebanyak 6-8 repetisi.
Balik lagi ya, sesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kenyamanan masing-masing.
Kalau ada yang mau ditanya, silahkan tulis di kolom komentar ๐๐ผ
Dan jangan lupa perbanyak berdoa untuk kebaikan negeri ini, pemimpinnya dan juga rakyatnya ๐คฒ๐ผ
Kalau rajin olahraga + tutup aurat, udah mah taat, dapat p**a badan sehat dan kuat. Insyaa Allah dapat pahala di akhirat dan olahraga jadi makin bermanfaat ๐ช๐ผ
Sekitar 80% glukosa setelah kita makan akan digunakan dan disimpan oleh otot. Karena itu, otot berperan besar dalam membantu mengontrol gula darah, menjaga metabolisme tetap sehat, dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif.
Makanya saat massa otot menurun karena jarang bergerak atau kurang latihan fisik, tubuh juga jadi lebih rentan mengalami:
โข diabetes tipe 2
โข osteoporosis dan tulang rapuh
โข penurunan kekuatan serta keseimbangan
โข tubuh mudah lelah
โข penurunan kualitas hidup saat usia bertambah
Jadi membangun otot bukan cuma urusan estetika. Ini adalah investasi kesehatan jangka panjang agar tubuh tetap kuat, aktif, dan mandiri hingga tua nanti.
Dan kabar baiknya, membangun otot tidak harus selalu di gym. Latihan sederhana dari rumah dengan berat tubuh sendiri pun sudah bisa jadi awal yang sangat baik kalau dilakukan dengan konsisten ๐ช
Komen โFITโ kalau mau akses video pembelajaran latihan dari rumah cuma pakai tubuh sendiri.
๐ Referensi:
DeFronzo RA & Tripathy D. Diabetes Care (2009) โ skeletal muscle bertanggung jawab terhadap sekitar 80% pembuangan glukosa setelah makan.
Kadang kita sibuk mempersiapkan fisik untuk ibadahโฆ
jalan kaki, latihan stamina, jaga kesehatan.
Padahal ada yang juga perlu dipersiapkan: hati.
Karena perjalanan haji bukan cuma tentang kuat berjalan, tapi juga kuat bersabar, berzikir, dan berharap kepada Allah di tengah lelahnya perjalanan.
Semoga Allah bukan hanya memberi kita kesehatan untuk berangkat, tapi juga hati yang hidup saat beribadah. ๐ค ๐
Aktif bergerak sejak kecil bisa membantu perkembangan motorik, koordinasi, keseimbangan, kekuatan tulang, sampai kepercayaan diri anak.
Bahkan latihan kekuatan yang aman dan sesuai usia juga dapat membantu anak lebih aktif dan mengurangi risiko cedera saat bermain maupun olahraga.
Makanya fokus utamanya bukan bikin anak cepat jadi atlet atau punya otot besar.
Tapi membangun kebiasaan cinta gerak dan gaya hidup aktif sejak dini.
Dan sebagai muslim, menjaga kesehatan tubuh juga bagian dari ikhtiar menjaga amanah yang Allah titipkan kepada kita.
Anak yang terbiasa bergerak hari ini, sedang membangun tubuh kuat untuk masa depannya.
Jadi sebagai orang tua, jangan hanya fokus pada nilai akademik. Kesehatan dan kemampuan gerak anak juga investasi masa depan.
Barakallahu fiikum!
Jalan Kaki Bagus, Tapi...
Jalan kaki memang melatih betis, tapi stimulusnya cenderung ringan karena tubuh sudah sangat terbiasa melakukannya setiap hari. Efeknya lebih ke menjaga aktivitas dasar dan daya tahan, bukan benar-benar meningkatkan kekuatan atau massa otot betis.
Sedangkan calf raise memberi latihan yang lebih spesifik ke otot betis karena:
- Rentang geraknya lebih penuh,
- kontraksinya lebih maksimal,
- dan bebannya bisa ditambah secara bertahap.
Saat calf raise, betis dipaksa bekerja lebih keras untuk mengangkat tubuh, apalagi kalau dilakukan perlahan atau dengan tambahan beban.
Makanya orang yang tiap hari banyak jalan belum tentu punya betis kuat atau besar. Mirip seperti sering duduk-berdiri belum tentu otomatis kuat squat.
Komen โKUATโ kalau ingin dapat akses belajar video latihan beban untuk lansia di rumah lewat E Course Fit For Lansia.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
M6mp3 (Jeddah)
Mecca